Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Tertibkan, Warga Minta Polisi Cepek Dibina, Bukan Dihilangkan

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Tertibkan, Warga Minta Polisi Cepek Dibina, Bukan Dihilangkan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

DIAGRAMKOTA.COM – Pengaturan sukarelawan pengendali lalu lintas (Supeltas) yang sering disebut sebagai Polisi Goceng atau Polisi Cepek yang diumumkan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, mendapat perhatian dari masyarakat.

Seperti Jessica Laurent. Warga Ketabang, Kecamatan Genteng, Surabaya ini menyatakan tidak keberatan dengan kehadiran Polisi Cepek. Pada waktu-waktu tertentu, Jessica justru merasa didukung oleh kehadiran mereka.

“Sampai saat ini saya merasa mendapat bantuan. Terlebih di jalan-jalan besar yang sering dilalui, seperti Jalan Diponegoro, lalu lintasnya cukup padat, ya. Mereka (Polisi Cepek) cukup membantu,” ujar Jessica kepadaKAWALSURABAYA.COM, Senin (25/8).

Namun, perempuan berusia 24 tahun ini menyoroti kemampuan Polisi Cepek dalam mengatur lalu lintas. Jessica mengatakan masih sering menemukan Polisi Cepek yang mengatur kendaraan secara asal-asalan tanpa arah yang jelas.

Karena ada kan polisi cepek yang dia itunggak tahu haluan, kapan berhentiin, keburu nyetopsaja. Terus polisi cepek pastingutamainmobil yang biasanya memberinya uang. Saya setuju jika mereka terlatih,” tambah Jessica.

Warga Banyuurip, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Agustin Ardiani juga menyampaikan pendapat yang sama. Ia merasa mendapatkan manfaat dari kehadiran Polisi Cepek di jalan-jalan utama Kota Pahlawan.

“Sebenarnya merasa bantuan (dengan adanya Polisi Cepek). Saya ketika pergi bekerja, lalu kembali melalui jalan-jalan besar yang ramai kendaraan, itu merasa terbantu dengan Polisi Cepek,” kata Agustin.

Namun, ia juga pernah mengalami pengalaman tidak menyenangkan dengan Polisi Cepek. Pada saat itu, Agustin bersama keluarganya sedang berjalan menuju sebuah mal di Surabaya Barat. Saat hendak memutar balik, Polisi Cepek menunjukkannya secara asal-asalan.

Jadi sebenarnya itu berlawanan, hanya saja dia (Polisi Cepek) itungarahinnyaterlalu menjauh ke kiri, sehingga justru membuat kita sendiri bingung, padahal sisi kanan itunggakterdapat kendaraan dan kesempatan, “tambah Agustin Ardiani.”

Ia berharap masih terdapat Polisi Cepek yang dapat membantu pengendara di beberapa titik tertentu. Dengan syarat, mereka memiliki pengetahuan dalam mengatur lalu lintas. Inilah tugas Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi melakukan penertiban terhadap polisi cilik atau Polisi Cepek guna memastikan keamanan dan kenyamanan bagi para pengendara. Keberadaan mereka mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

“Sebenarnya kita sudah memulai ini dengan Dishub untuk memetakan (supeltas) di titik-titik tersebut. Karena saya juga merasakan, saat ingin belok (putar balik) malah semakin macet,” kata Eri di Surabaya, Sabtu (23/8).

Menurutnya, penghasilan sebagai Polisi Cepek tidak cukup jika digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, Pemkot akan melakukan pendataan supeltas agar diberikan pekerjaan yang lebih layak.

“Kadang saya juga sedih, mengapa ada warga saya yang seperti itu, lalu bagaimana kehidupannya? Berapa penghasilannya? Selain itu, mereka juga mengganggu orang lain, bahkan terkadang memperparah kemacetan,” ujar Eri. (*)

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masduki Toha, DPRD Surabaya

    Masduki Toha: Silaturahmi dengan DPRD Surabaya Pertama Kalinya, Ulama dan Umara Harus Berjalan Bersama

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 39
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surabaya, Masduki Toha, menyambut baik kunjungan silaturahmi yang dilakukan oleh Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri, bersama Wakil Ketua Bahtiyar Rifai dan Laila Mufidah. Kunjungan ini menjadi momen penting dalam memperkuat hubungan antara ulama dan umara di Kota Pahlawan. Menurut Masduki, kunjungan tersebut menunjukkan bahwa ketua DPRD Surabaya memahami […]

  • Tinjau Pembangunan KDKMP, Danrem Untoro Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

    Tinjau Pembangunan KDKMP, Danrem Untoro Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 215
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto meninjau pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Gulun, Kecamatan Maospati dan di Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Karangrejo, Senin (17/11/2025). Keduanya di wilayah Kabupaten Magetan. Untoro menegaskan, peninjauan yang dilakukan merupakan bentuk komitmen satuannya untuk mendukung dan memastikan pembangunan KDKMP di seluruh wilayah jajarannya dapat selesai tepat […]

  • Pemkot Surabaya Perkenalkan Sistem Parkir Non-Tunai dengan Voucher

    Pemkot Surabaya Perkenalkan Sistem Parkir Non-Tunai dengan Voucher

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, terus memperkuat inisiatif digitalisasi dalam berbagai sektor, termasuk pengelolaan parkir. Salah satu langkah terbaru adalah penerapan voucher parkir di Tepi Jalan Umum (TJU) dan tempat khusus parkir lainnya yang dikelola oleh pemerintah kota. Langkah ini merupakan bagian dari transisi dari sistem pembayaran tunai ke non-tunai, yang bertujuan meningkatkan efisiensi […]

  • TKD 2026 Dipangkas, Dana Transfer ke Daerah Tulungagung Jawa Timur Bisa Anjlok Rp 433 Miliar

    TKD 2026 Dipangkas, Dana Transfer ke Daerah Tulungagung Jawa Timur Bisa Anjlok Rp 433 Miliar

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Dana Transfer Daerah 2026 Mengalami Penurunan Signifikan DIAGRAMKOTA.COM – Penganggaran dana transfer ke daerah (TKD) untuk tahun 2026 mengalami penurunan yang cukup besar, terutama untuk wilayah Tulungagung, Jawa Timur. Berdasarkan data DJPK Kemenkeu, pagu TKD 2026 untuk kota tersebut diprediksi akan turun sebesar Rp 433 miliar, dari angka Rp 1,7 triliun di tahun 2025 menjadi hanya […]

  • Pemkot Surabaya Buka Posko Bantuan Eri-Armuji ,Kota Surabaya, DPRD

    Perayaan Tahun Baru di Surabaya: Doa Bersama untuk Korban Bencana di Balai Kota

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 158
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota yang dikenal dengan keragaman budaya dan agama, akan menggelar perayaan tahun baru dengan cara yang berbeda. Pada malam pergantian tahun, warga kota akan berkumpul di Balai Kota Surabaya untuk melakukan doa bersama lintas agama. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap korban bencana yang masih dalam proses pemulihan. Tujuan Doa Bersama Lintas […]

  • SIPA 2025 Hadirkan Seniman dari Empat Benua dalam Panggung Kolaborasi Seni Nusantara dan Mancanegara 

    SIPA 2025 Hadirkan Seniman dari Empat Benua dalam Panggung Kolaborasi Seni Nusantara dan Mancanegara 

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 256
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Solo International Performing Arts (SIPA) 2025 kembali menyelenggarakan jumpa pers pada Rabu (03/09/2025) di Balaikota Surakarta dalam rangka menyambut acara tahunan SIPA ke-17. Jumpa pers dihadiri oleh Dra. R. Ayu Irawati Kusumorasri M. Sn., selaku Direktur SIPA, Respati Achmad Ardianto S.H., M.Kn sebagai Walikota Surakarta. Aloisius Satmaka Nugroho SS., sebagai Bidang Ekonomi Kreatif […]

expand_less