Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HANKAM » Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gagalkan Peredaran 19,47 Gram Sabu, Pengedar Dibekuk di Rumahnya!

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gagalkan Peredaran 19,47 Gram Sabu, Pengedar Dibekuk di Rumahnya!

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPolres Pelabuhan Tanjung Perak kembali menorehkan prestasi dalam perang melawan narkotika. Dalam pengerebekan yang digelar pada Jumat (14/3/2025) sekitar pukul 10.30 Wib, tim Satresnarkoba berhasil meringkus seorang pengedar sabu, LH (34), di rumahnya di kawasan DK Jawu Kidul Pakal, Surabaya.

Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Akhmad Khusen, melalui Kasi Humas Iptu Suroto, menegaskan dalam penggerebekan itu, anggota kami menyita 19,47 gram sabu yang sudah dikemas dalam 16 poket siap edar. Selain itu, turut diamankan satu timbangan elektrik, dua bendel klip plastik, serta satu unit ponsel yang diduga digunakan untuk transaksi narkoba.

“Menurut pengakuan tersangka, sabu tersebut diperoleh dari seorang pemasok bernama MJ, yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Polisi pun saat ini tengah memburu (MJ) guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas,” tutur Iptu Suroto, pada Kamis (20/03/2025).

Iptu Suroto, menegaskan bahwa tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Tersangka saat ini telah menjalani pemeriksaan intensif, dan kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk membongkar jaringan peredarannya,” ungkap Iptu Suroto.

Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam pemberantasan narkoba. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukung kami dengan memberikan informasi jika ada aktivitas mencurigakan terkait narkotika di lingkungan sekitar,” imbau Iptu Suroto.

Dengan komitmen yang kuat, Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus mempersempit ruang gerak para pelaku narkotika. Masyarakat pun berharap agar peredaran barang haram ini dapat diberantas hingga ke akar-akarnya (dk/tgh)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Pacitan Gelorakan Swasembada Pangan Melalui Program P2B

    Polres Pacitan Gelorakan Swasembada Pangan Melalui Program P2B

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 208
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang diinisiasi oleh Polres Pacitan Polda Jatim bersama Pemerintah Desa Hadiwarno, Kecamatan Ngadirojo, menunjukkan hasil nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Desa ini resmi ditetapkan sebagai Desa Percontohan P2B Terbaik oleh tim penilai dari Polres Pacitan. Penilaian dilakukan dalam rentang 22 hingga 25 April 2025 oleh gabungan personel […]

  • Teuku Ryan Tunjukkan Kondisi Aceh Saat Banjir, Keluarganya Terjebak dalam Bencana

    Teuku Ryan Tunjukkan Kondisi Aceh Saat Banjir, Keluarganya Terjebak dalam Bencana

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 72
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Aktor Teuku Ryan dikenal berasal dari Aceh. Keluarganya di sana juga mengalami dampak dari bencana berupa banjir yang terjadi di daerah yang dikenal sebagai Serambi Mekkah. Melalui unggahannya di Instagram, Teuku Ryan menunjukkan keadaan Aceh yang terkena banjir. Jalan utama tiba-tiba berubah menjadi seperti aliran sungai dengan air yang mengalir sangat deras. Rumah-rumah penduduk […]

  • Doa Bersama Ojol dan Polrestabes Surabaya untuk Affan Kurniawan, Simbol Kepedulian dan Persaudaraan

    Doa Bersama Ojol dan Polrestabes Surabaya untuk Affan Kurniawan, Simbol Kepedulian dan Persaudaraan

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 207
    • 0Komentar

    DIAGRAM KOTA.COM – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa di halaman Mapolrestabes Surabaya pada Senin (1/9/2025). Ratusan pengemudi ojek online (ojol) berkumpul bersama jajaran Polrestabes Surabaya untuk menggelar doa bersama mengenang almarhum Affan Kurniawan. Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, yang menegaskan bahwa doa bersama tersebut tidak hanya dimaksudkan untuk […]

  • Mama Lela dan Tim Hadirkan Semangat Baru di Jatim Emas Exhibition Fair 2024

    Mama Lela dan Tim Hadirkan Semangat Baru di Jatim Emas Exhibition Fair 2024

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 637
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perform para pemeran serial YouTube populer Mama Lela sukses membuka rangkaian acara Jatim Emas Exhibition Fair (JEEF) 2024 di Atrium Grand City Surabaya pada Rabu (6/11/2024). Aksi mereka memeriahkan pameran perdagangan, jasa, UMKM, dan ekonomi kreatif terbesar di Jawa Timur, yang diselenggarakan oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jatim bersama Pemerintah Provinsi Jawa […]

  • Polres Tanjung Perak Tertibkan Parkir Liar di Surabaya

    Polres Tanjung Perak Tertibkan Parkir Liar di Surabaya

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 240
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya menciptakan lalu lintas yang tertib dan aman, Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar operasi penertiban parkir liar di sejumlah titik rawan kemacetan di Surabaya. Operasi ini merupakan bagian dari program Operasi Keselamatan Semeru 2025, yang bertujuan untuk mengurangi pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Salah satu titik utama yang […]

  • Berita Terkini: Isu Korupsi Whoosh Mengguncang Publik

    Berita Terkini: Isu Korupsi Whoosh Mengguncang Publik

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 137
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah isu korupsi yang terkait dengan proyek Whoosh kembali menjadi perhatian masyarakat. Penyelidikan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan bahwa ada dugaan mark up anggaran yang terjadi selama masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Hal ini memicu gelombang protes dari berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi dan aktivis yang menuntut transparansi dalam penggunaan dana […]

expand_less