Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Pimpinan Dewan: KPK Jangan Citrakan Surabaya menjadi Kota Koruptor!

Pimpinan Dewan: KPK Jangan Citrakan Surabaya menjadi Kota Koruptor!

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kam, 27 Jun 2024
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COMKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merilis Data laporan pengaduan (Lapdu) dugaan korupsi di Surabaya tahun 2020-2024, di gedung Grahadi, Kamis(13/6/2024) lalu.

Dari data tersebut, Surabaya ada di peringkat teratas di antara kabupaten/kota se-Jawa Timur, dengan 343 aduan korupsi.

Terhadap hal ini, Wakil Ketua DPRD kota Surabaya, A Hermas Thony meminta agar KPK tidak hanya membuat merilis Data.

“KPK harus menjelaskan, dari ratusan laporan tersebut, mana yang bisa ditindak lanjuti, mana yang tidak, karena memang tidak semua laporan masyarakat tersebut akan memenuhi unsur,” ungkap Thony kepada Diagramkota, Rabu (26/6/2024)

Politisi partai Gerindra itu menerangkan, kalau KPK hanya menyampaikan ada sejumlah laporan, seolah-olah semua laporan itu sudah masuk kasus pidana.

“Orang berpikirnya akan kesana (semua sudah menjadi kasus korupsi, red),” kata Thony.

Masih katanya, KPK merupakan lembaga anti rasuah, kalau hanya memunculkan rilis laporan korupsi tapi tidak ada tindak lanjutnya, kedepan akan menjadi bom waktu.

“Nanti KPK tidak lagi menjadi lembaga pemberantas korupsi, tapi menjadi lembaga atau komisi penerima pengaduan korupsi,” ketusnya.

“Atau masyarakat akan menyebut KPK sebagai Komisi penghimpun laporan Korupsi, makanya perlu ada klarifikasi dan tindak lanjut,” tambah Thony.

Dari 343 laporan korupsi Surabaya, Thony berharap tidak mencitrakan kota Pahlawan ini menjadi kota Koruptor.

“Supaya clear, nama KPK juga bagus, ya diperjelas. Di Surabaya juga banyak lembaga pemerintah provinsi sesuai yang disampaikan Walikota,” kata Thony.

Dan supaya tidak ada image tidak baik bagi KPK dan Surabaya, Thony kembali menegaskan agar KPK segera menindak lanjuti 343 laporan dugaan korupsi tersebut.

“Sekali lagi, jangan Citrakan Surabaya menjadi kota Koruptor,” tegas Thony mengakhiri. (dk/nw)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Surabaya Tata Perparkiran, DPRD: Untuk Perangi Parkir Liar dan Lindungi Masyarakat

    Pemkot Surabaya Tata Perparkiran, DPRD: Untuk Perangi Parkir Liar dan Lindungi Masyarakat

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Langkah Pemkot Surabaya yang kini intens menata parkir dinilai sebagai upaya sistematis untuk mewujudkan sistem perparkiran yang lebih baik dengan memerangi parkir liar dan pungutan-pungutan tak resmi. Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, mendukung penataan parkir oleh Wali Kota Eri Cahyadi karena berangkat dari keresahan masyarakat terhadap masalah parkir. Masalah terjadi pada […]

  • Malaysia Ikuti Australia, Larang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

    Malaysia Ikuti Australia, Larang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA – Malaysia menjadi negara terbaru yang mengambil langkah untuk mengatur penggunaan media sosial berdasarkan usia. Pekan lalu, kabinet Malaysia secara resmi menyetujui peraturan baru yang akan melarang pembuatan akun media sosial bagi anak di bawah 16 tahun. Kebijakan ini diambil seiring meningkatnya kekhawatiran dunia terkait dampak buruk media sosial terhadap kesehatan mental dan keselamatan anak. […]

  • Cak yebe DPRD Surabaya

    DPRD Surabaya Soroti Program Kampung Pancasila, Cak YeBe: Harus Ada Pilot Project

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 165
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, yang akrab disapa Cak YeBe tersebut melontarkan kritik tajam terhadap pelaksanaan program Kampung Pancasila yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot). Ia menilai program tersebut berjalan tanpa perencanaan matang dan kurang kajian di lapangan. “Tapi seyogyanya, kalau ingin bikin program kemasyarakatan, lakukan kajian dulu, bikin simulasi. Jangan […]

  • Bupati Mojokerto Al Barra

    Bupati Mojokerto Al Barra Gencarkan Olahraga Tradisional di Kalangan Pelajar Gen Z

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra mengambil langkah penting dalam memperkenalkan olahraga tradisional kepada generasi muda. Dengan inisiatif ini, ia berusaha membawa kembali nilai-nilai budaya yang mulai terkikis oleh pengaruh teknologi dan gaya hidup modern. Tujuan Pemerintah Kabupaten Mojokerto Pemkab Mojokerto melalui kegiatan olahraga tradisional ingin menanamkan kembali nilai-nilai budaya yang mulai terkikis. Selain menjadi […]

  • Evakuasi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: 6 Korban Diduga Masih Hidup, Logistik Disalurkan Melalui Reruntuhan

    Evakuasi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: 6 Korban Diduga Masih Hidup, Logistik Disalurkan Melalui Reruntuhan

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Proses Evakuasi Korban Tragedi Runtuhnya Bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny DIAGRAMKOTA.COM – Tim SAR gabungan terus melakukan proses evakuasi korban dari tragedi runtuhnya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Dalam laporan terbaru, ditemukan indikasi bahwa ada 6 korban yang diduga masih hidup dan berada di bawah reruntuhan. Para korban ini masih merespons ketika […]

  • Apakah Ada Season 2 The Last Samurai Standing? Ini Jawabannya

    Apakah Ada Season 2 The Last Samurai Standing? Ini Jawabannya

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 40
    • 0Komentar

    DIAGRAMMKOTA.COM – Perjalanan para samurai menuju Tokyo demi mendapatkan uang 100 miliar yen ternyata belum berakhir, Bela. Meskipun serial Last Samurai Standing sudah selesai ditayangkan, namun masih banyak hal yang terkesan menggantung. Salah satunya terkait siapa pemenang dari kompetisi Kodoku yang digadang-gadang menjadi ajang Kawaji, Kepala Kepolisian Jepang, untuk memusnahkan para samurai. Lantas, apakah Last Samurai […]

expand_less