Tingkatkan Kompetensi, Juru Parkir Surabaya Kini Dibekali Sertifikasi Profesi Resmi
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya kini tengah memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor perparkiran melalui program sertifikasi kompetensi. Langkah strategis ini diambil untuk memastikan para petugas parkir memiliki kemampuan yang teruji, sekaligus sebagai bentuk penguatan profesionalisme dalam melayani masyarakat dan menjaga ketertiban lalu lintas kota.
Tiga Prioritas Keselamatan dalam Pelayanan Perparkiran
Dalam pelaksanaan pelatihan ini, aspek keselamatan menjadi poin utama yang ditekankan kepada para peserta. Perwakilan penyelenggara, Nurhadi, mengingatkan bahwa tugas seorang juru parkir tidak hanya sebatas mengatur kendaraan, melainkan memikul tanggung jawab keselamatan yang besar di ruang publik.
Menurut Nurhadi, ada tiga elemen penting keselamatan yang wajib dijaga oleh setiap petugas saat berada di lapangan:
Keselamatan Diri Sendiri: Melindungi diri sebagai petugas dari risiko kecelakaan kerja di jalan raya.
Keselamatan Pelanggan: Menjamin keamanan masyarakat atau pengguna jasa yang kendaraannya sedang dilayani.
Keselamatan Pengguna Jalan Lain: Memastikan aktivitas parkir tidak mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan pengendara lain.
“Keselamatan bapak sendiri sebagai petugas, keselamatan bagi pelanggan atau orang yang bapak layani yang mempunyai kendaraan. Yang ketiga, pengguna jalan lain,” kata Nurhadi.
Dukungan Polrestabes dan Peran Juru Parkir Surabaya sebagai Pejuang PAD
Langkah peningkatan mutu ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari pihak kepolisian. Kanit Turjawali Sat Samapta Polrestabes Surabaya, Ipda Doni Nugroho Dwi Putra, mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum pelatihan ini dengan sebaik-baiknya demi menghadapi perkembangan zaman dan perubahan regulasi di masa depan.
“Jadi silakan rekan-rekan dimanfaatkan karena semakin berkembangnya zaman, semakin banyak perubahan-perubahan. Jadi contohnya nanti sertifikasi ini,” ujar Ipda Doni Nugroho Dwi Putra.
Lebih lanjut, Ipda Doni menjelaskan bahwa sertifikasi ini merupakan bukti otentik bahwa seorang petugas parkir telah memiliki kompetensi dan pengetahuan yang teruji. Ia juga mengingatkan pentingnya peran juru parkir terhadap stabilitas ekonomi kota, di mana mereka merupakan garda terdepan dalam mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Karena rekan-rekan sebenarnya adalah pejuang PAD dan penyumbang pendapatan daerah,” katanya.
Sinergi Lintas Instansi Demi Mewujudkan “Suroboyo Tertib”
Keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi kuat antara Dinas Perhubungan (Dishub) setempat dan Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun, lembaga institusi pendidikan yang berada di bawah naungan Kementerian Perhubungan.
Ipda Doni menegaskan bahwa Polrestabes Surabaya siap mengawal sinergi ini demi terciptanya standarisasi profesi yang menyeluruh di Kota Pahlawan. Ia berharap ke depan, seluruh mitra kerja perparkiran di Surabaya tanpa terkecuali dapat mengantongi sertifikasi resmi ini sebagai identitas profesionalisme mereka.
“Jadi sertifikasi itu menandakan bahwa yang bersangkutan sudah profesional. Tetap Jogo Suroboyo tertib, lancar, terkendali, wani,” pungkas Ipda Doni Nugroho Dwi Putra.***

>
