Dishub Surabaya Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Sopir Transportasi Publik yang Ugal-ugalan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Perilaku sopir transportasi umum yang tidak terkendali kembali menjadi sorotan setelah video viral menunjukkan Suroboyo Bus melaju dengan kecepatan tinggi dan bermanuver agresif di jalan raya. Peristiwa ini memicu kekhawatiran warga terhadap keselamatan pengguna jalan.
Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi tegas bagi sopir yang terbukti melakukan pelanggaran. Menurutnya, sanksi pemecatan bisa diberlakukan jika hasil evaluasi penilaian kepuasan pelanggan menunjukkan ketidakpuasan yang signifikan.
Sistem Penilaian Kepuasan Pelanggan
Trio menjelaskan bahwa sistem penilaian kepuasan pelanggan akan diterapkan dalam unit kendaraan. Alat penilaian tersebut akan dipasang di dalam kabin penumpang dan digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan transportasi umum.
Evaluasi Bulanan dan Sanksi Tegas
Hasil dari sistem penilaian ini akan dievaluasi setiap bulan. Jika suatu unit mendapatkan nilai ketidakpuasan yang tinggi, maka sopir yang bersangkutan akan langsung dijatuhi sanksi administratif, peringatan, pembekuan, atau bahkan pemecatan.
Kekhawatiran Warga atas Keselamatan Jalan Raya
Video viral yang beredar menunjukkan aksi Suroboyo Bus yang dianggap membahayakan. Dalam rekaman tersebut, seorang pengendara motor mengungkapkan kekhawatirannya saat melihat armada transportasi publik itu melaju di tengah kepadatan lalu lintas dan beberapa kali berpindah lajur secara ekstrem.
Pengendara yang merekam kejadian tersebut terdengar mengatakan, “Ngeri, ngeri, ngeri.” Hal ini menunjukkan betapa kuatnya kekhawatiran warga terhadap perilaku sopir transportasi umum yang tidak terkendali.
Langkah Proaktif Dishub Surabaya
Dishub Surabaya berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran sopir terhadap aturan lalu lintas dan menjaga keselamatan pengguna jalan. Dengan penerapan sistem penilaian kepuasan pelanggan, pihak dinas berharap dapat menciptakan lingkungan transportasi yang lebih aman dan nyaman.
Perilaku ugal-ugalan sopir transportasi umum di Surabaya telah menjadi isu penting yang memerlukan tindakan cepat dan tegas. Dengan penerapan sistem penilaian kepuasan pelanggan dan sanksi tegas, Dishub Surabaya berupaya memastikan keselamatan pengguna jalan dan meningkatkan kualitas layanan transportasi umum.***

>

Saat ini belum ada komentar