Pemkot Surabaya Diberi Apresiasi DPRD atas Tindakan Cepat dalam Memulihkan Taman Kota yang Rusak
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengelolaan ruang terbuka hijau. Setelah pergelaran Surabaya Vaganza berlangsung, sejumlah taman di pusat kota mengalami kerusakan akibat tingginya jumlah pengunjung. Pemkot Surabaya langsung bertindak cepat dengan mengerahkan Satgas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk melakukan proses pemulihan.
Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan memberikan apresiasi terhadap respons cepat pemerintah daerah.
Dalam keterangannya, Eri menyatakan bahwa antusiasme masyarakat terhadap acara budaya tersebut sangat luar biasa. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kondisi taman kota sebagai aset publik yang vital.
“Kami mengapresiasi gerak cepat Pemkot Surabaya lewat Satgas DLH yang langsung memulihkan taman-taman yang rusak,” ujarnya.
Eri menekankan bahwa langkah pemulihan tidak hanya sebatas membersihkan area yang terdampak, tetapi juga melalui tahapan teknis pemeliharaan agar vegetasi dapat kembali pulih optimal. Hal ini termasuk merapikan bed tanaman, menegakkan tanaman yang rebah, penyulaman tanaman hias dan groundcover yang rusak, serta penggemburan media tanam yang mengalami pemadatan akibat terinjak pengunjung.
Taman kota menjadi bagian dari identitas kota yang ramah lingkungan.
Menurut Eri, taman kota merupakan aset penting bagi kualitas lingkungan perkotaan. Surabaya dikenal sebagai kota yang konsisten menjaga ruang terbuka hijau. Oleh karena itu, upaya pemulihan cepat seperti ini penting agar fungsi ekologis dan estetika taman tetap terjaga.
Selain itu, Eri mengajak masyarakat untuk lebih peduli dalam menjaga taman kota saat menghadiri kegiatan besar di ruang publik. Ia menilai bahwa kepedulian semua pihak menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan fasilitas publik.
“Ke depan, kesadaran bersama untuk menjaga taman perlu terus dibangun, misalnya dengan memanfaatkan jalur pedestrian dan tidak menginjak area vegetasi yang sudah ditata,” katanya.
Evaluasi penting untuk penyelenggaraan event di masa depan.
Eri juga menilai bahwa kondisi tersebut menjadi evaluasi penting bagi penyelenggara kegiatan. Ia menyarankan agar pengaturan event semakin baik, terutama terkait manajemen kerumunan dan perlindungan area taman.
“Ke depan, pengamanan area ruang hijau, pemasangan barrier sementara, hingga pengaturan kantong penonton perlu diperkuat supaya event tetap meriah tetapi taman kota juga tetap terlindungi,” ujarnya.
DPRD Surabaya terus mendorong pengembangan taman kota yang ramah lingkungan.
Komitmen Surabaya terhadap ruang terbuka hijau selama ini terus diperkuat. Selain menjaga minimum luasan ruang terbuka hijau sesuai amanat regulasi, DPRD Surabaya juga terus mendorong Pemkot Surabaya meningkatkan keragaman flora dan terus mengembangkan taman kota dan ruang bermain ramah anak.
“Kita mendorong sejumlah taman aktif untuk terus mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai ruang bermain ramah anak. Ini menunjukkan bahwa Surabaya serius membangun kota yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga ramah lingkungan dengan taman-taman yang inklusif,” pungkasnya.***
- Penulis: Diagram Kota

>
>

Saat ini belum ada komentar