Perayaan HJKS 2026: Kemeriahan yang Mengubah Kota Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 tahun ini menjadi momen penting bagi kota yang dikenal sebagai Kota Pahlawan. Tahun ini, perayaan tidak hanya sekadar acara tahunan, tetapi juga menjadi strategi besar dalam memperkuat city branding Surabaya. Berbagai agenda yang disiapkan menunjukkan upaya pemerintah untuk menjadikan Surabaya sebagai destinasi wisata berbasis event di tingkat nasional.
Agenda Utama yang Menarik Wisatawan
Salah satu agenda utama yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 adalah Festival Rujak Uleg dan Surabaya Vaganza. Festival Rujak Uleg akan digelar pada 9 Mei 2026 di Surabaya Expo Center, sementara Surabaya Vaganza akan berlangsung pada 16 Mei dengan rute dari Jalan Pahlawan menuju Balai Kota. Kedua acara ini diharapkan mampu menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.
Selain itu, konsep wisata malam menjadi salah satu daya tarik utama HJKS 2026. Acara-acara yang dirancang berlangsung pada malam hari memberikan pengalaman unik bagi para pengunjung. Surabaya Vaganza juga akan tampil dengan konsep baru, yaitu perpaduan instalasi bunga dan permainan cahaya. Hal ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman visual yang lebih atraktif dan berkelas.
Kolaborasi dengan Sektor Pariwisata
Untuk mendukung kenyamanan wisatawan, Pemkot Surabaya bekerja sama dengan hotel dan agen perjalanan. Melalui kerja sama tersebut, wisatawan yang menginap di hotel mitra dapat memperoleh paket bundling termasuk tiket event unggulan HJKS 2026. Dengan kolaborasi ini, antusiasme pengunjung diharapkan tinggi, terutama karena adanya promosi tiket masuk destinasi wisata seharga Rp733 selama akhir pekan dan hari libur sepanjang Mei.
Destinasi seperti Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, Museum 10 November, Wisata Perahu Kalimas, hingga Kebun Raya Mangrove (KRM) turut serta dalam program promo ini. Pembelian tiket bisa dilakukan secara daring melalui laman resmi tiketwisata.surabaya.go.id atau langsung di lokasi dengan kuota terbatas.
Penguatan Infrastruktur dan Ekonomi
Selain agenda hiburan dan pariwisata, rangkaian HJKS 2026 juga mencakup penguatan infrastruktur kota. Peresmian sejumlah rumah pompa di kawasan Margorejo menjadi bagian dari momentum HJKS. Sementara itu, sektor ekonomi dan UMKM diperkuat lewat penyelenggaraan Surabaya Bisnis Festival dan Gebyar UMKM, serta kolaborasi industri kreatif dan gaya hidup dalam agenda Surabaya Sports Fashion (SSF).
Ragam kegiatan tematik lainnya juga disiapkan untuk memperkaya atmosfer perayaan. Di antaranya Hospital Expo, Maritim Fest di kawasan pesisir, hingga agenda budaya berupa Ruwatan Kota di kawasan Tugu Pahlawan. Festival Tepi Pantai di THP Kenjeran juga akan menghadirkan perpaduan olahraga dan seni dalam satu rangkaian acara.
Dampak Ekonomi dan Peningkatan Kunjungan Wisatawan
Dari sisi ekonomi, HJKS ke-733 ditargetkan mampu mendorong perputaran ekonomi khususnya di sektor pariwisata dan budaya. Dampak lanjutan yang diharapkan antara lain peningkatan okupansi hotel serta lonjakan kunjungan wisatawan. Pemkot Surabaya juga menyediakan ruang khusus bagi UMKM dalam event-event besar agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Kolaborasi strategis dijalin bersama Grab, Bluebird Group, serta Kereta Api Indonesia. Seluruh agenda dapat diakses melalui kanal resmi Pemkot Surabaya, memperkuat integrasi informasi bagi wisatawan.
Masa Depan Surabaya sebagai Kota Pariwisata
Menurut Kepala Bidang Pariwisata Disbudporapar Surabaya Farah Andita Ramdhani, potensi peningkatan kunjungan wisatawan pada Mei 2026 cukup besar. Optimisme tersebut didorong padatnya rangkaian agenda HJKS, kehadiran dua event berlabel KEN, serta momentum libur panjang. Pendekatan penyelenggaraan HJKS yang semakin terintegrasi dan inovatif menjadi bagian dari upaya memperkuat citra Surabaya sebagai kota modern yang adaptif, kreatif, dan kompetitif di sektor pariwisata berbasis event.
Dengan pendekatan yang semakin terintegrasi, perayaan HJKS diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi berkembang sebagai event berskala nasional hingga internasional.***

>
>

Saat ini belum ada komentar