Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Pemkot Surabaya Ajak Warga Perbarui Data Sosial Ekonomi Nasional

Pemkot Surabaya Ajak Warga Perbarui Data Sosial Ekonomi Nasional

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya terus memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga keakuratan data sosial ekonomi nasional. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan akses layanan publik tetap optimal dan program pemerintah dapat berjalan efektif. Dalam upaya tersebut, warga diimbau segera melakukan pengecekan dan pembaruan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui laman resmi yang telah disediakan.

Pentingnya Validasi Data DTSEN

Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran. Melalui data yang akurat, pemerintah dapat menentukan prioritas pembangunan dan distribusi bantuan sosial secara lebih efisien. Namun, kondisi data yang tidak diperbarui atau tidak sesuai dengan realitas bisa menghambat akses layanan publik.

Eddy Christijanto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Surabaya, menjelaskan bahwa hingga April 2026, sebanyak 4.040 kepala keluarga telah melakukan konfirmasi mandiri. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam memastikan validitas data.

“Konfirmasi diperlukan agar status dapat diverifikasi dan layanan tetap bisa diakses,” ujarnya.

Layanan Konfirmasi Secara Digital

Untuk memudahkan proses pembaruan data, Pemkot Surabaya menyediakan layanan konfirmasi secara daring. Masyarakat dapat mengakses situs https://surabaya.go.id/id/page/0/25002/cek-status-penonaktifan-nik untuk memastikan kesesuaian data dan melakukan pembaruan. Setelah diverifikasi dan dinyatakan memenuhi ketentuan, akses layanan akan dipulihkan.

Proses ini tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga meningkatkan transparansi dan akurasi data yang digunakan dalam pengambilan keputusan oleh pemerintah. Dengan demikian, setiap warga memiliki peran penting dalam memastikan bahwa informasi yang dimiliki benar-benar mencerminkan kondisi riil.

Dampak Kebijakan pada Layanan Publik

Kebijakan penyesuaian status layanan bagi warga dengan kondisi tertentu berdampak pada beberapa layanan publik. Misalnya, warga yang tidak ditemukan dalam hasil survei DTSEN atau tidak memenuhi kewajiban pemberian nafkah anak setelah perceraian sesuai putusan pengadilan akan mengalami pembatasan akses layanan.

“Pada kondisi tersebut, Nomor Induk Kependudukan (NIK) dibatasi sementara dari akses layanan publik yang terintegrasi dalam sistem Pemkot Surabaya, baik layanan digital maupun administratif,” jelas Eddy.

Meski begitu, pembatasan tersebut bersifat sementara. Warga tetap memiliki kesempatan memperbarui data kapan saja, baik secara daring maupun melalui kantor kelurahan.

Partisipasi Masyarakat sebagai Kunci Sukses

Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci sukses dalam penerapan kebijakan ini. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat merancang program yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Selain itu, partisipasi ini juga menjadi bentuk tanggung jawab sosial, di mana setiap individu ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Validitas DTSEN menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran. Karena itu, partisipasi aktif masyarakat dalam memastikan keakuratan data menjadi kunci agar program pembangunan berjalan efektif pada 2026 hingga 2027,” tambah Eddy.

Dengan langkah-langkah yang dilakukan, Pemkot Surabaya menunjukkan komitmen dalam menjaga kualitas data dan memastikan layanan publik dapat dinikmati oleh seluruh warga. Masyarakat diharapkan dapat mendukung inisiatif ini dengan segera melakukan pengecekan dan pembaruan data DTSEN.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Bojonegoro Amankan 8 Pelaku Kejahatan dalam Operasi Sikat Semeru 2025

    Polres Bojonegoro Amankan 8 Pelaku Kejahatan dalam Operasi Sikat Semeru 2025

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 215
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bojonegoro Polda Jatim berhasil mengamankan Delapan pelaku kejahatan dari berbagai kasus dalam pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025. Para pelaku ditangkap atas keterlibatan dalam sejumlah tindak pidana, mulai dari pencurian sepeda motor, uang di mesin ATM, perhiasan emas, hingga burung kicau milik warga. Selain meringkus para tersangka, Polisi juga […]

  • Reklamasi Pantai Ria Kenjeran dan Bayangan Kontroversi ala PIK 2

    Reklamasi Pantai Ria Kenjeran dan Bayangan Kontroversi ala PIK 2

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 667
    • 0Komentar

    Oleh : Nawi (Masyarakat Surabaya) DIAGRAMKOTA.COM – Rencana menjadikan Pantai Ria Kenjeran sebagai jalur utama penghubung Proyek Strategis Nasional (PSN) Surabaya Waterfront Land (SWL) yang akan digarap PT Granting Jaya memunculkan berbagai persoalan yang memerlukan perhatian serius. Dalam setiap proyek reklamasi, perlu keseimbangan antara potensi manfaat ekonomi dengan risiko kerusakan lingkungan dan sosial. Kutipan dari […]

  • Pemkota Surabaya Pembatasan Gawai di Sekolah

    Kebijakan Pemkota Surabaya Pembatasan Gawai di Sekolah: Dampak Positif yang Terlihat

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 131
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Ā Kebijakan pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah, yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Surabaya, mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Berbagai institusi pendidikan mengakui bahwa aturan ini membantu meningkatkan interaksi sosial, fokus belajar, serta pengawasan terhadap peserta didik. Penjelasan dari Kepala Sekolah Maria Widawati, kepala SMPK St. Vincentius Surabaya, menjelaskan bahwa kebijakan pembatasan gawai telah disosialisasikan […]

  • Diduga Usir Wartawan, Sekjen PWDPI : Oknum Kepsek SDN 1 Gulak Galik Terancam Penjara Dua Tahun

    Diduga Usir Wartawan, Sekjen PWDPI : Oknum Kepsek SDN 1 Gulak Galik Terancam Penjara Dua Tahun

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 226
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Diduga usir wartawan saat akan konfirmasi, Oknum Kepala SDN 1 Gulak Galik Ernawati, terancam pidana 2 Tahun penjara dan denda Rp 500 juta. Hal ini disampaikan oleh Sekjen DPP Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), Nova Indriani, Pada Sabtu (26/10/2024). “Seperti kita ketahui Pada Pasal 4 ayat (1) disebut kemerdekaan pers dijamin sebagai […]

  • Kasus Adrian Krainer di Indonesia

    Penangkapan Terakhir Pelaku Kasus Adrian Krainer di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 179
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seorang pria berusia 33 tahun, Costinel Cosmin Zuleam, akhirnya ditangkap dan dibawa kembali ke Romania setelah berhasil dilacak oleh otoritas Indonesia. Ia adalah satu-satunya tersangka yang masih dalam daftar pencarian internasional terkait kasus pembunuhan Adrian Krainer pada 2023. Pria yang tinggal di Horezu Poenari, Kabupaten Dolj, tiba di Bandara Internasional Henri Coandă di […]

  • Polda Jatim Pastikan Proses Identifikasi Korban Ponpes Al Khoziny Berjalan Maksimal, 17 Korban Telah Teridentifikasi

    Polda Jatim Pastikan Proses Identifikasi Korban Ponpes Al Khoziny Berjalan Maksimal, 17 Korban Telah Teridentifikasi

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 253
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polda Jawa Timur menyampaikan perkembangan terbaru proses identifikasi korban robohnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo di Posko Disaster Victim Identification (DVI) RS Bhayangkara Surabaya,Senin (6/10/2025). Hingga saat ini, tim DVI Polda Jatim telah berhasil mengidentifikasi 17 korban dari total 59 kantong jenazah yang diterima. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes […]

expand_less