Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kebijakan Pemkota Surabaya Pembatasan Gawai di Sekolah: Dampak Positif yang Terlihat

Kebijakan Pemkota Surabaya Pembatasan Gawai di Sekolah: Dampak Positif yang Terlihat

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kebijakan pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah, yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Surabaya, mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Berbagai institusi pendidikan mengakui bahwa aturan ini membantu meningkatkan interaksi sosial, fokus belajar, serta pengawasan terhadap peserta didik.

Penjelasan dari Kepala Sekolah

Maria Widawati, kepala SMPK St. Vincentius Surabaya, menjelaskan bahwa kebijakan pembatasan gawai telah disosialisasikan sejak awal tahun 2026. Aturan ini berdasarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya. Menurutnya, penerapan tata tertib ini bertujuan untuk memastikan anak-anak lebih fokus dalam proses belajar.

“Kami sudah mensosialisasikan di awal tahun penerapan tata tertib ini, membatasi penggunaan HP ini. Maka dari surat edaran Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, kami menerapkan peraturan ini di sekolah kami,” ujar Maria.

Ia menekankan bahwa kebijakan ini akan terus diterapkan karena dampak positif yang dirasakan. “SMPK ST Vincentius ini akan terus menerapkan pembatasan gawai karena dampaknya sungguh luar biasa untuk anak-anak,” katanya.

Perubahan pada Siswa

Maria juga membandingkan kondisi siswa sebelum dan sesudah kebijakan diterapkan. Sebelumnya, banyak siswa cenderung menggunakan gawai saat berada di sekolah. “Kalau dulu ketika anak-anak datang, mereka berkelompok-kelompok, kemudian mabar (main gim bareng) atau membuka media sosial yang lain,” tuturnya.

Setelah gawai dikumpulkan, suasana sekolah menjadi lebih komunikatif. “Setelah HP dikumpulkan, mereka (siswa-siswi) menjadi lebih banyak berbicara dengan teman-temannya,” imbuhnya.

Dasar Hukum dan Tindakan Tegas

Menurut Maria, keberadaan SE Wali Kota Surabaya memberi dasar yang kuat bagi sekolah untuk bersikap tegas dalam menegakkan aturan. “Dengan imbauan ini, dengan surat ini, sekolah bisa benar-benar lebih tegas menerapkan pembatasan gawai supaya anak-anak bisa lebih baik lagi ke depan dan kami bisa lebih banyak memantau anak-anak,” jelasnya.

Pandangan Wali Kota Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa pembatasan gawai bukan berarti melarang total penggunaan teknologi, melainkan mengaturnya agar proses belajar berjalan optimal. “Bagaimana cara mengajar di dalam sekolah itu bisa konsentrasi, maka HP tidak boleh digunakan. Tidak membolehkan bukan, tapi membatasi sesuai dengan ketentuan,” kata Wali Kota Eri.

Ia menekankan bahwa kebijakan ini bertujuan mengembalikan esensi pendidikan, yakni interaksi, komunikasi, dan pembentukan karakter. Dampaknya terlihat pada suasana belajar yang lebih kondusif. “Di kelas, anak-anak kini lebih fokus belajar, lebih aktif berdiskusi dan lebih dekat dengan guru maupun teman-temannya,” ujarnya.

Contoh Penerapan di SMPK St. Vincentius

Eri juga mencontohkan penerapan kebijakan tersebut di SMPK St. Vincentius Surabaya, yang menunjukkan perubahan perilaku siswa. “Dulu sebelum masuk kelas, anak-anak ini lebih banyak menatap layar gawai, mabar gim, scroll medsos. Sekarang siswa lebih banyak bercengkrama dengan teman-temannya,” katanya.

Selain siswa, Wali Kota Eri juga meminta para guru memberi contoh sebagai teladan dengan membatasi penggunaan gawai saat proses belajar mengajar berlangsung. “Sekolah harus selalu jadi ruang aman bagi anak untuk tumbuh, belajar, dan bersosialisasi,” pungkasnya.

Latar Belakang Kebijakan

Sebagai informasi, sebelumnya Wali Kota Surabaya telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.2.4/ 34733/ 436.7.8/2025 tentang Penggunaan Gawai (HP) dan Internet untuk Anak di Kota Surabaya. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan prestasi belajar, kedisiplinan, serta melindungi anak dari dampak negatif perkembangan teknologi informasi.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Resep Camilan Singkong Lezat yang Menggugah Selera

    5 Resep Camilan Singkong Lezat yang Menggugah Selera

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Berbagai Resep Camilan Singkong yang Mudah Dibuat DIAGRAMKOTA.COM – Singkong merupakan bahan makanan yang sangat fleksibel dan bisa diolah menjadi berbagai jenis camilan. Jika kamu bosan dengan camilan yang itu-itu saja, coba kreasikan singkong dengan resep-resep berikut ini. Tidak hanya enak, resep ini juga mudah dibuat dan cocok untuk disajikan saat santai bersama keluarga atau teman. […]

  • Kunker Pangdam V/Brawijaya Tinjau Progres Pembangunan Koperasi Merah Putih Sidoarjo

    Kunker Pangdam V/Brawijaya Tinjau Progres Pembangunan Koperasi Merah Putih Sidoarjo

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 170
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudi Saladin, M.A melaksanakan kunjungan kerja di Desa Bangah, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo pada Rabu, 10 Desember 2025. Kegiatan tersebut menyoroti perkembangan pembangunan Koperasi Merah Putih di wilayah Kodim 0816/Sidoarjo. Kunjungan kerja tersebut dihadiri oleh pejabat utama Kodam V/Brawijaya serta unsur Forkopimda setempat. Hadir di antaranya Kolonel Inf Timmy […]

  • Ambisi Sulawesi Tengah menuju PON 2032: Rapat di Palu, mimpi besar dari Bumi Tadulako

    Ambisi Sulawesi Tengah menuju PON 2032: Rapat di Palu, mimpi besar dari Bumi Tadulako

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Di sebuah ruang rapat sederhana di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah, Kota Palu, Jumat (26/12/2025), tersimpan ambisi besar yang melampaui batas daerah. Dipimpin langsung Ketua KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, para pengurus olahraga provinsi itu berkumpul dengan satu tujuan: membuka jalan agar Sulawesi Tengah masuk dalam peta tuan rumah […]

  • Puteri Modiyanti, Keluarga Cendana , Darma Mangkuluhur

    Puteri Modiyanti, Keluarga Cendana Hadir di Acara Siraman Darma Mangkuluhur

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 253
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Keluarga besar Cendana, yang terkenal dengan latar belakang politik dan sosialnya, turut hadir dalam acara siraman menjelang pernikahan Darma Mangkuluhur, putra Tommy Soeharto. Acara ini menjadi momen penting dalam prosesi pernikahan yang akan digelar pada masa mendatang. Dalam foto yang diunggah oleh Darma melalui akun Instagramnya, tampak berbagai anggota keluarga seperti Tutut Soeharto, Titiek […]

  • Kehidupan di Serie B: Pertarungan Sengit untuk Promosi ke Serie A

    Kehidupan di Serie B: Pertarungan Sengit untuk Promosi ke Serie A

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 55
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan-pertandingan di Serie B pada akhir musim ini menjadi momen yang penuh drama dan ketegangan. Di tengah persaingan sengit, beberapa tim berhasil meraih promosi ke Serie A, sementara yang lain masih berjuang keras untuk menghindari degradasi. Ini adalah momen penting bagi para penggemar sepak bola Italia yang menyaksikan pertandingan-pertandingan krusial. Tim-tim yang Berhasil Promosi […]

  • Mencintai Ipar Sendiri

    Penyelidikan Menarik di Sinetron ‘Mencintai Ipar Sendiri’ Eps 96

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 157
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sinetron populer RCTI, Mencintai Ipar Sendiri, kembali menampilkan episode yang penuh teka-teki dan emosi. Dalam episode ke-96, penonton disuguhi cerita yang memperlihatkan perubahan signifikan dalam hubungan antara karakter utama, Tristan dan Ayuna. Salah satu momen penting terjadi ketika kalung Ayuna hilang, sebuah kejadian yang ternyata menjadi awal dari petunjuk baru mengenai asal usulnya. Informasi […]

expand_less