Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Gig Economy Kian Tumbuh, CIPS Minta Pemerintah Siapkan Regulasi Tepat Sasaran

Gig Economy Kian Tumbuh, CIPS Minta Pemerintah Siapkan Regulasi Tepat Sasaran

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pertumbuhan Gig economy di Indonesia semakin pesat seiring meningkatnya platform digital dan kebutuhan kerja fleksibel.

Melihat tren ini, Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) mendorong pemerintah menghadirkan regulasi yang lebih tepat sasaran agar mampu memberikan perlindungan bagi pekerja tanpa menghambat perkembangan sektor tersebut.

Namun hingga saat ini, kerangka regulasi yang mengatur sektor tersebut masih terfragmentasi dan belum memberikan kepastian mengenai status kerja maupun perlindungan bagi para pekerja.

Melalui publikasi ini, CIPS bertujuan memberikan analisis dan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah dan pemangku kepentingan mengenai perkembangan ekonomi gig di Indonesia serta pendekatan regulasi yang lebih tepat untuk melindungi pekerja sekaligus menjaga inovasi dalam ekonomi digital.

Gig work merupakan bentuk pekerjaan yang bersifat fleksibel, berbasis tugas atau proyek jangka pendek, dan umumnya dilakukan melalui platform digital.

Di Indonesia, aktivitas ini semakin berkembang terutama pada sektor transportasi online, logistik, pengiriman e-commerce, serta pekerjaan lepas digital seperti desain grafis, pemrograman, dan penulisan konten.

Pekerja gig dalam sektor transportasi digital, misalnya pengemudi ojek online yang beroperasi melalui berbagai platform seperti inDrive, Gojek, dan Grab, menjadi salah satu kelompok pekerja yang paling terlihat dalam perkembangan ekonomi gig di Indonesia.

Penelitian CIPS mencatat bahwa kontribusi gig economy terhadap perekonomian Indonesia mencapai sekitar US$7 miliar atau sekitar 0,62 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2019.

Meski kontribusinya masih relatif kecil, sektor ini diperkirakan akan terus berkembang seiring meningkatnya penggunaan teknologi digital dan platform ekonomi.

Namun dibalik peluang tersebut, sebagian pekerja gig menghadapi kondisi kerja yang tidak stabil, pendapatan yang tidak menentu, serta keterbatasan daya tawar terhadap platform.

Studi CIPS mengidentifikasi bahwa sebagian pekerja platform, khususnya pengemudi ride-hailing, berada dalam kategori “disguised employment”, yaitu kondisi ketika seseorang tampak sebagai pekerja mandiri tetapi secara praktik bekerja seperti karyawan karena sangat bergantung pada satu pemberi kerja atau platform.

Policy brief ini menekankan bahwa pekerja gig tidak dapat diperlakukan sebagai satu kelompok yang seragam.

Berdasarkan tingkat otonomi kerja dan daya tawar terhadap platform atau klien, penelitian ini mengidentifikasi empat kategori utama pekerja gig, yaitu disguised employment, dependent self-employment, constrained high-leverage self-employment, dan independent self-employment.

Disguised employment menggambarkan pekerja yang memiliki otonomi rendah dan bergantung pada satu platform. Dependent self-employment merujuk pada pekerja mandiri yang masih sangat bergantung pada satu atau beberapa klien utama.

Sementara constrained high-leverage self-employment adalah pekerja dengan keterampilan tinggi namun menghadapi keterbatasan akses modal, jaringan, atau sumber daya.

Adapun independent self-employment merupakan pekerjaan mandiri yang benar-benar independen, dengan kontrol penuh atas usaha serta sumber klien yang beragam.

Sementara itu, pekerja gig di sektor digital seperti desainer, programmer, dan penulis lepas cenderung memiliki tingkat otonomi dan fleksibilitas yang lebih tinggi, sehingga kebutuhan kebijakannya lebih berfokus pada peningkatan akses pasar dan daya saing.

Jimmy Daniel Berlianto, Senior Research and Policy Analyst di CIPS, menekankan bahwa kebijakan terkait pekerjaan gig tidak seharusnya dibuat dengan pendekatan yang menyamaratakan semua jenis pekerjaan.

“Pendekatan regulasi yang terlalu umum berisiko menghambat fleksibilitas yang menjadi keunggulan utama gig work. Oleh karena itu, kebijakan sebaiknya difokuskan pada perlindungan pekerja yang berada dalam kondisi disguised employment, tanpa menghambat peluang dan inovasi bagi pekerja gig lainnya,” paparnya.

Lebih lanjut, CIPS merekomendasikan agar pemerintah Indonesia menghindari pendekatan regulasi yang bersifat menyeluruh (blanket regulation) dan lebih menargetkan perlindungan kepada pekerja gig yang memiliki tingkat otonomi rendah serta daya tawar yang terbatas.

Selain itu, CIPS juga mendorong pemerintah untuk memperkuat mekanisme penyelesaian sengketa antara pekerja gig dan platform, serta meningkatkan transparansi algoritma yang digunakan oleh platform digital.

Transparansi ini mencakup informasi mengenai penentuan tarif layanan, komisi platform, sistem insentif, hingga mekanisme penalti yang dapat mempengaruhi pendapatan pekerja.

Melalui pendekatan kebijakan yang lebih tepat sasaran, Indonesia diharapkan dapat melindungi pekerja yang rentan sekaligus tetap menjaga dinamika inovasi dan pertumbuhan ekonomi digital yang terus berkembang. (*)

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Levante vs Real Oviedo, Kemenangan Dramatis Levante di La Liga

    Levante vs Real Oviedo, Kemenangan Dramatis Levante di La Liga

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 50
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Levante dan Real Oviedo dalam lanjutan La Liga pada Minggu (22/3) dini hari WIB berlangsung sangat sengit. Di Stadion Ciutat de València, tuan rumah Levante berhasil mengalahkan Real Oviedo dengan skor 4-2. Hasil ini menjadi kemenangan penting bagi Levante yang sedang berjuang untuk menjauh dari ancaman degradasi. Gol-Gol Penting yang Menentukan Kemenangan […]

  • Rute KM Labobar Ambon-Jakarta 2 Kali, Jadwal Kapal Pelni Hingga 2 November dengan Rute Surabaya-FakFak

    Rute KM Labobar Ambon-Jakarta 2 Kali, Jadwal Kapal Pelni Hingga 2 November dengan Rute Surabaya-FakFak

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Jadwal Kapal Pelni KM Labobar Tahun 2025 DIAGRAMKOTA.COM – KM Labobar merupakan salah satu kapal yang menjadi andalan dalam layanan transportasi laut di Indonesia. Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, KM Labobar akan sandar di Banda pada hari ini, 16 Oktober 2025, pukul 09:00 hingga 10:00. Setelah itu, kapal akan berangkat ke Ambon. Perjalanan ini termasuk […]

  • 4 Cafe Unik di Malang: Tempat Nongkrong yang Bikin Ketagihan!

    4 Cafe Unik di Malang: Tempat Nongkrong yang Bikin Ketagihan!

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Tempat Ngopi yang Unik dan Menarik di Kota DIAGRAMKOTA.COM – Kota sering kali menawarkan kejutan yang tak terduga, terutama ketika kamu mulai menjelajahi tempat-tempat khusus seperti kedai kopi. Jika kamu mencari pengalaman ngopi yang berbeda dengan suasana yang tidak biasa, berikut ini beberapa kedai kopi unik yang bisa kamu kunjungi. 1. Pipir Lepen Saat memasuki Limp […]

  • Soal Perumahan Alana, Ketua Komisi A : Jangan Serah Terima Unit Pada Konsumen !

    Soal Perumahan Alana, Ketua Komisi A : Jangan Serah Terima Unit Pada Konsumen !

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 331
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, meminta pengembang Perumahan Alana Gunung Sari Indah oleh PT Tumerus Jaya Propertindo untuk menunda proses serah terima unit kepada konsumen jika rekomendasi dari dinas terkait belum ditindaklanjuti secara menyeluruh. Cak YeBe sapaan lekatnya menegaskan bahwa Komisi A telah memantau proses mediasi antara warga Gunungsari Indah […]

  • Strategi Arema FC untuk Mencapai Kemenangan di Laga Kontra Persijap

    Strategi Arema FC untuk Mencapai Kemenangan di Laga Kontra Persijap

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 106
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Arema FC kini tengah mempersiapkan diri menghadapi laga penting melawan Persijap dalam lanjutan Super League 2025-2026. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Senin (2/2/2026) pukul 15.30 WIB. Tim asuhan Marcos Santos sedang berusaha keras untuk meningkatkan posisi mereka di klasemen sementara. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menyatakan bahwa timnya telah […]

  • Polri Ungkap Kerugian Rp1,26 Triliun dari Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi

    Polri Ungkap Kerugian Rp1,26 Triliun dari Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka mendukung implementasi program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada bidang ketahanan energi nasional dan tata kelola sumber daya yang berkeadilan, Polri menegaskan peran strategisnya dalam menjaga stabilitas distribusi energi. Langkah ini mencakup pengamanan jalur distribusi BBM dan LPG sebagai upaya preventif untuk mencegah gangguan yang berpotensi memicu krisis energi. Wakil […]

expand_less