Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Gig Economy Kian Tumbuh, CIPS Minta Pemerintah Siapkan Regulasi Tepat Sasaran

Gig Economy Kian Tumbuh, CIPS Minta Pemerintah Siapkan Regulasi Tepat Sasaran

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month 7 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pertumbuhan Gig economy di Indonesia semakin pesat seiring meningkatnya platform digital dan kebutuhan kerja fleksibel.

Melihat tren ini, Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) mendorong pemerintah menghadirkan regulasi yang lebih tepat sasaran agar mampu memberikan perlindungan bagi pekerja tanpa menghambat perkembangan sektor tersebut.

Namun hingga saat ini, kerangka regulasi yang mengatur sektor tersebut masih terfragmentasi dan belum memberikan kepastian mengenai status kerja maupun perlindungan bagi para pekerja.

Melalui publikasi ini, CIPS bertujuan memberikan analisis dan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah dan pemangku kepentingan mengenai perkembangan ekonomi gig di Indonesia serta pendekatan regulasi yang lebih tepat untuk melindungi pekerja sekaligus menjaga inovasi dalam ekonomi digital.

Gig work merupakan bentuk pekerjaan yang bersifat fleksibel, berbasis tugas atau proyek jangka pendek, dan umumnya dilakukan melalui platform digital.

Di Indonesia, aktivitas ini semakin berkembang terutama pada sektor transportasi online, logistik, pengiriman e-commerce, serta pekerjaan lepas digital seperti desain grafis, pemrograman, dan penulisan konten.

Pekerja gig dalam sektor transportasi digital, misalnya pengemudi ojek online yang beroperasi melalui berbagai platform seperti inDrive, Gojek, dan Grab, menjadi salah satu kelompok pekerja yang paling terlihat dalam perkembangan ekonomi gig di Indonesia.

Penelitian CIPS mencatat bahwa kontribusi gig economy terhadap perekonomian Indonesia mencapai sekitar US$7 miliar atau sekitar 0,62 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2019.

Meski kontribusinya masih relatif kecil, sektor ini diperkirakan akan terus berkembang seiring meningkatnya penggunaan teknologi digital dan platform ekonomi.

Namun dibalik peluang tersebut, sebagian pekerja gig menghadapi kondisi kerja yang tidak stabil, pendapatan yang tidak menentu, serta keterbatasan daya tawar terhadap platform.

Studi CIPS mengidentifikasi bahwa sebagian pekerja platform, khususnya pengemudi ride-hailing, berada dalam kategori “disguised employment”, yaitu kondisi ketika seseorang tampak sebagai pekerja mandiri tetapi secara praktik bekerja seperti karyawan karena sangat bergantung pada satu pemberi kerja atau platform.

Policy brief ini menekankan bahwa pekerja gig tidak dapat diperlakukan sebagai satu kelompok yang seragam.

Berdasarkan tingkat otonomi kerja dan daya tawar terhadap platform atau klien, penelitian ini mengidentifikasi empat kategori utama pekerja gig, yaitu disguised employment, dependent self-employment, constrained high-leverage self-employment, dan independent self-employment.

Disguised employment menggambarkan pekerja yang memiliki otonomi rendah dan bergantung pada satu platform. Dependent self-employment merujuk pada pekerja mandiri yang masih sangat bergantung pada satu atau beberapa klien utama.

Sementara constrained high-leverage self-employment adalah pekerja dengan keterampilan tinggi namun menghadapi keterbatasan akses modal, jaringan, atau sumber daya.

Adapun independent self-employment merupakan pekerjaan mandiri yang benar-benar independen, dengan kontrol penuh atas usaha serta sumber klien yang beragam.

Sementara itu, pekerja gig di sektor digital seperti desainer, programmer, dan penulis lepas cenderung memiliki tingkat otonomi dan fleksibilitas yang lebih tinggi, sehingga kebutuhan kebijakannya lebih berfokus pada peningkatan akses pasar dan daya saing.

Jimmy Daniel Berlianto, Senior Research and Policy Analyst di CIPS, menekankan bahwa kebijakan terkait pekerjaan gig tidak seharusnya dibuat dengan pendekatan yang menyamaratakan semua jenis pekerjaan.

“Pendekatan regulasi yang terlalu umum berisiko menghambat fleksibilitas yang menjadi keunggulan utama gig work. Oleh karena itu, kebijakan sebaiknya difokuskan pada perlindungan pekerja yang berada dalam kondisi disguised employment, tanpa menghambat peluang dan inovasi bagi pekerja gig lainnya,” paparnya.

Lebih lanjut, CIPS merekomendasikan agar pemerintah Indonesia menghindari pendekatan regulasi yang bersifat menyeluruh (blanket regulation) dan lebih menargetkan perlindungan kepada pekerja gig yang memiliki tingkat otonomi rendah serta daya tawar yang terbatas.

Selain itu, CIPS juga mendorong pemerintah untuk memperkuat mekanisme penyelesaian sengketa antara pekerja gig dan platform, serta meningkatkan transparansi algoritma yang digunakan oleh platform digital.

Transparansi ini mencakup informasi mengenai penentuan tarif layanan, komisi platform, sistem insentif, hingga mekanisme penalti yang dapat mempengaruhi pendapatan pekerja.

Melalui pendekatan kebijakan yang lebih tepat sasaran, Indonesia diharapkan dapat melindungi pekerja yang rentan sekaligus tetap menjaga dinamika inovasi dan pertumbuhan ekonomi digital yang terus berkembang. (*)

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Residivis Narkoba di Surabaya Kembali Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Paket Sabu

    Residivis Narkoba di Surabaya Kembali Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Paket Sabu

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 220
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seorang pria berinisial A P (39), warga Dinoyo, Surabaya, kembali berurusan dengan hukum setelah tertangkap mengedarkan narkotika jenis sabu. Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menangkapnya di sebuah rumah kontrakan di kawasan Tegalsari, Sabtu (8/2/2025) malam. Menurut Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Suria Miftah, tersangka merupakan residivis yang pernah dipenjara atas kasus […]

  • Penutupan Festival Semarak Budaya Indonesia 2025 Kota Surakarta 

    Penutupan Festival Semarak Budaya Indonesia 2025 Kota Surakarta 

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 282
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Agenda tahunan Kota Surakarta, Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2025, sukses digelar untuk ke-12 kalinya di Balaikota Surakarta. Acara kedua ini berlangsung pada Sabtu (10/05/2025) setelah hari pertama pada Jumat (09/05/2025) lalu. Acara Tema “Manca Warna Puspita” ini dimulai pada pukul 19.00 WIB dan disiarkan ulang melalui kanal YouTube resmi Semarak Budaya Indonesia. Semarak […]

  • Muhaimin : Sinergi Antara KSH, KETUA RT, DAN RW Penting Untuk Kemajuan Kota Surabaya

    Muhaimin : Sinergi Antara KSH, KETUA RT, DAN RW Penting Untuk Kemajuan Kota Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 328
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pentingnya sinergi antara Kader Surabaya Hebat (KSH), Ketua RT, dan RW dalam membangun Kota Surabaya kembali disorot oleh Muhaimin, Ketua DPC PPP Kota Surabaya sekaligus Sekretaris Fraksi Gabungan PPP-Demokrat. Ia menegaskan bahwa koordinasi yang erat antara ketiga elemen ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat program-program sosial di tingkat kelurahan guna mewujudkan pembangunan yang lebih […]

  • Jadwal dan Cara Menonton Pertandingan Millwall vs Birmingham City di Liga Championship

    Jadwal dan Cara Menonton Pertandingan Millwall vs Birmingham City di Liga Championship

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Millwall dan Birmingham City menjadi salah satu laga yang dinantikan oleh para penggemar sepak bola di Inggris. Laga ini akan digelar pada hari Rabu, 25 Februari 2026, dengan kick-off pada pukul 19:45 WIB. Kedua tim memiliki ambisi kuat untuk meraih kemenangan, terutama dalam konteks persaingan untuk promosi ke Liga Premier. Kondisi Tim […]

  • Pedagang Pasar Keputran

    Fluktuasi Harga Sembako di Surabaya Jelang Tahun Baru 2026

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 90
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Harga sembako di Kota Surabaya mengalami fluktuasi menjelang perayaan tahun baru 2026. Perubahan harga ini terlihat pada beberapa komoditas utama, termasuk cabai keriting dan ikan teri yang mengalami kenaikan signifikan. Peningkatan harga tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat yang sedang mempersiapkan kebutuhan pangan untuk momen spesial tersebut. Kenaikan Harga Komoditas Utama Salah satu komoditas yang […]

  • Kpu Jatim KPU Jawa Timur, PERS, Demokrasi

    KPU Jawa Timur Mengapresiasi Peran Pers dalam Proses Demokrasi

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur terus memperkuat hubungan dengan mitra kerjanya, termasuk kalangan media. Salah satu contohnya adalah kunjungan Plh. Ketua KPU Jawa Timur, Miftahur Rozaq, ke kantor Jawa Pos Radar Madura (JPRM). Pertemuan ini menjadi bukti bahwa KPU menjunjung tinggi sinergisitas dengan media sebagai bagian dari proses demokrasi yang transparan dan akuntabel. […]

expand_less