ALFI Jatim Apresiasi Transformasi Layanan yang Dilakukan PT Terminal Teluk Lamong
- account_circle Teguh Priyono
- calendar_month 58 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM.– Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia/Indonesian Logistics and Forwarders Association (DPW ALFI/ILFA) Jawa Timur memberikan apresiasi terhadap berbagai transformasi layanan yang dilakukan PT Terminal Teluk Lamong (TTL) dalam upaya meningkatkan efisiensi dan daya saing sektor logistik nasional.(12/06/26)
Apresiasi tersebut disampaikan dalam Forum Diskusi Strategis yang mempertemukan manajemen PT Terminal Teluk Lamong dengan pengurus serta anggota ALFI/ILFA Jawa Timur.
Forum ini menjadi sarana dialog untuk membahas perkembangan layanan kepelabuhanan sekaligus memperkuat sinergi antara operator terminal dan pelaku usaha logistik.
Ketua Umum DPW ALFI/ILFA Jawa Timur, Sebastian Wibisono, menilai PT Terminal Teluk Lamong telah menunjukkan komitmen nyata dalam menghadirkan berbagai inovasi yang mendukung kelancaran arus barang dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi pengguna jasa.
Menurutnya, sejumlah program yang dijalankan perusahaan telah memberikan dampak positif terhadap operasional logistik di Jawa Timur, khususnya dalam mendukung efisiensi proses bongkar muat dan distribusi barang.
“Kami melihat PT Terminal Teluk Lamong terus melakukan pembenahan dan inovasi layanan. Langkah-langkah yang dilakukan menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menjawab kebutuhan pengguna jasa serta meningkatkan daya saing sektor logistik,” ujar Sebastian.
Salah satu inovasi yang mendapat perhatian adalah implementasi Truck Booking System (TBS) Stage 2 yang mulai diterapkan sejak Maret 2026.
Sistem tersebut mengatur kedatangan kendaraan berdasarkan slot waktu tertentu sehingga arus truk menuju terminal menjadi lebih teratur dan kepadatan di area pelayanan dapat diminimalkan.
Selain itu, PT Terminal Teluk Lamong juga menghadirkan Green Shelter Waiting Area yang menyediakan berbagai fasilitas pendukung bagi pengemudi truk. Kehadiran area tunggu yang nyaman tersebut dinilai mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas operasional terminal.
Perusahaan juga terus melakukan optimalisasi kapasitas lapangan penumpukan peti kemas melalui pengembangan tata letak area terminal yang lebih efektif. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pertumbuhan volume peti kemas yang terus meningkat setiap tahun.
Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David P. Sirait, menyampaikan bahwa perusahaan akan terus membuka ruang komunikasi dengan para pengguna jasa dan pelaku usaha logistik guna memastikan setiap transformasi layanan berjalan sesuai kebutuhan industri.
Menurut David, masukan dari ALFI/ILFA Jawa Timur menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan pengembangan layanan perusahaan.
“Kolaborasi dengan pengguna jasa menjadi kunci keberhasilan transformasi layanan. Kami akan terus melakukan perbaikan dan inovasi agar layanan yang diberikan semakin efektif, efisien, dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
PT Terminal Teluk Lamong mencatat arus peti kemas konsolidasi mencapai 2,19 juta TEUs sepanjang tahun 2025.
Capaian tersebut menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan yang diberikan serta memperkuat posisi terminal sebagai salah satu gerbang logistik utama di kawasan Indonesia Timur.
Dalam forum tersebut, ALFI/ILFA Jawa Timur juga menyampaikan sejumlah masukan konstruktif terkait pengembangan layanan ke depan. Beberapa usulan yang dibahas meliputi
penyempurnaan sistem pengaturan slot kendaraan, peningkatan informasi operasional terminal, hingga optimalisasi koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Sebastian menegaskan bahwa komunikasi yang terbuka antara operator terminal dan pelaku usaha logistik menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem logistik yang sehat dan kompetitif.
Ia berharap forum diskusi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala agar seluruh pihak dapat bersama-sama mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi sektor logistik nasional.
Melalui transformasi layanan yang berkelanjutan dan kolaborasi yang semakin erat dengan para pelaku usaha, PT Terminal Teluk Lamong
Diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat perannya sebagai salah satu pusat logistik strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.(Dk/yud)
- Penulis: Teguh Priyono

>
