Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Jawa Timur: Dua Wajah Pembangunan yang Mengemuka

Jawa Timur: Dua Wajah Pembangunan yang Mengemuka

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Jawa Timur menunjukkan progres signifikan dalam beberapa indikator pembangunan, namun di sisi lain, masih terdapat tantangan serius yang memerlukan perhatian khusus. Dua wajah ini menjadi fokus utama dalam evaluasi program Bangga Kencana 2025 yang digelar oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Jawa Timur bersama OPD KB dari 38 kabupaten/kota.

Capaian Positif dalam Pembangunan Keluarga

Salah satu indikator penting yang mencerminkan keberhasilan pembangunan keluarga adalah tingkat kesuburan total (TFR). Jawa Timur berhasil mencatatkan TFR sebesar 1,96, yang menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk berada dalam kondisi stabil dan terkendali. Angka ini menjadi bukti bahwa upaya pencegahan kehamilan di luar rencana dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keluarga berencana telah memberikan dampak positif.

Selain itu, angka stunting di Jawa Timur juga menunjukkan penurunan yang signifikan. Saat ini, angka stunting tercatat sebesar 14,7 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional yang mencapai 19,8 persen. Penurunan ini menunjukkan bahwa program-program pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan gizi, telah efektif dalam mengurangi risiko gangguan pertumbuhan pada anak-anak.

Penguatan Fungsi Keluarga untuk Ketahanan Masa Depan

Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Maria Ernawati, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak semata-mata berasal dari BKKBN, tetapi juga hasil dari kolaborasi yang kuat antara perwakilan provinsi dengan OPD KB kabupaten/kota. Ia menekankan pentingnya penguatan delapan fungsi keluarga, mulai dari fungsi keagamaan hingga kepedulian lingkungan. Menurutnya, ketahanan keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang berakhlak baik dan mampu menjaga stabilitas sosial di masa depan.

“Jika pondasi keluarga kuat, terutama fungsi keagamaannya, maka akan lahir generasi berakhlak baik dan ketahanan keluarga yang kokoh. Dari keluarga yang kuat, kita menuju bangsa yang luar biasa,” ujar Maria.

Masalah Serius: Pernikahan Anak dan Janda Usia Sekolah

Meski ada capaian positif, Jawa Timur masih menghadapi tantangan serius, terutama terkait pernikahan anak. Data BKKBN Jatim menunjukkan sekitar 3.900 kasus pernikahan di bawah usia 19 tahun. Usia tersebut secara hukum masih dianggap sebagai anak, dan belum siap secara emosional maupun ekonomi untuk membangun rumah tangga. Hal ini berdampak pada berbagai aspek, termasuk perceraian dan ketahanan keluarga yang tidak optimal.

Maria Ernawati menyoroti peningkatan jumlah janda usia sekolah (JUS). Pada 2023, tercatat 3.700 orang, kini meningkat menjadi 3.900 orang. Ia menegaskan bahwa peningkatan ini harus dihentikan segera.

“Ini jangan lagi ada peningkatan,” tambahnya.

Upaya Pencegahan dan Edukasi

Untuk mengatasi masalah ini, BKKBN Jatim dan OPD KB kabupaten/kota sedang melakukan berbagai upaya pencegahan dan edukasi. Program-program seperti pengembangan kesadaran masyarakat tentang bahaya pernikahan dini, penguatan peran orang tua, serta penguatan sistem perlindungan anak menjadi prioritas utama. Selain itu, pemerintah daerah juga aktif dalam memperkuat regulasi dan memastikan pelaksanaan undang-undang terkait perlindungan anak.

Jawa Timur menunjukkan kemajuan dalam beberapa indikator pembangunan, tetapi masih menghadapi tantangan serius terkait pernikahan anak dan janda usia sekolah. Dengan kolaborasi yang kuat dan upaya pencegahan yang intensif, diharapkan dapat membantu membangun masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. Keberhasilan ini tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keluarga yang kuat dan harmonis.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangkut OTT KPK, Ini Profil dan Karier Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

    Tersangkut OTT KPK, Ini Profil dan Karier Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 83
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Peristiwa yang menggegerkan dunia politik di Lampung Tengah terjadi ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan tindakan penangkapan terhadap Bupati Ardito Wijaya. Penangkapan yang terjadi pada malam Rabu, 10 Desember 2025, disahkan secara langsung oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. Ia menyampaikan bahwa operasi tersebut terkait dengan dugaan korupsi terkait proyek di lingkungan pemerintahan daerah, […]

  • Kunker Pangdam V/Brawijaya Tinjau Progres Pembangunan Koperasi Merah Putih Sidoarjo

    Kunker Pangdam V/Brawijaya Tinjau Progres Pembangunan Koperasi Merah Putih Sidoarjo

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 80
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudi Saladin, M.A melaksanakan kunjungan kerja di Desa Bangah, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo pada Rabu, 10 Desember 2025. Kegiatan tersebut menyoroti perkembangan pembangunan Koperasi Merah Putih di wilayah Kodim 0816/Sidoarjo. Kunjungan kerja tersebut dihadiri oleh pejabat utama Kodam V/Brawijaya serta unsur Forkopimda setempat. Hadir di antaranya Kolonel Inf Timmy […]

  • Benjamin Sesko ,Laga Kontra Burnley

    Performa Mengesankan Benjamin Sesko di Laga Kontra Burnley

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Benjamin Sesko menunjukkan performa yang luar biasa dalam pertandingan melawan Burnley. Meski timnya hanya meraih hasil imbang 2-2, pemain muda ini berhasil mencetak dua gol sekaligus dalam satu pertandingan. Ini menjadi momen penting bagi Sesko yang sebelumnya kesulitan mencetak gol selama berada di bawah asuhan Ruben Amorim. Gol Pertama dan Kedua yang Membawa Semangat […]

  • Padel Jadi Gaya Hidup Baru, Grand Mercure Solo Baru Hadirkan Kompetisi Sporty Penuh Gengsi

    Padel Jadi Gaya Hidup Baru, Grand Mercure Solo Baru Hadirkan Kompetisi Sporty Penuh Gengsi

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 82
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Olahraga padel kian menancapkan eksistensinya sebagai tren gaya hidup baru di Indonesia. Sejak mulai naik daun pada 2024, sport yang dikenal mudah dimainkan dan sarat unsur sosial ini menjelma menjadi fenomena global, terutama di kalangan urban yang menggemari aktivitas sehat sekaligus fun. Menangkap geliat tren tersebut, Grand Mercure Solo Baru menghadirkan pengalaman berbeda […]

  • Sepi Pengunjung,DPRD Surabaya Dorong Serambi Ampel Lebih Hidup dan Jadi Pusat Kuliner Menarik

    Sepi Pengunjung,DPRD Surabaya Dorong Serambi Ampel Lebih Hidup dan Jadi Pusat Kuliner Menarik

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 203
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wisata kuliner Serambi Ampel telah diresmikan Pemkot Surabaya pada 5 Maret 2024 lalu. Sayangnya, hingga kini wisata yang dulunya merupakan tempat jagal babi itu masih sepi pembeli. Tercatat, 161 pedagang harusnya menempati stan-stan di Serambi Ampel. Mereka berasal dari tiga kecamatan, yakni Semapir, Pabean Cantikan, dan Simokerto. Kendati demikian, hingga sekarang belum semua […]

  • 8 Cara Menjadi Dewasa Secara Emosional, Menurut Psikologi

    8 Cara Menjadi Dewasa Secara Emosional, Menurut Psikologi

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Memahami Kedewasaan Emosional dan Langkah-Langkah untuk Mengembangkannya DIAGRAMKOTA.COM – Apakah kamu pernah bertemu seseorang yang sudah dewasa secara usia, tetapi cara mengelola emosinya masih seperti anak kecil? Hal ini cukup umum terjadi. Karena menjadi dewasa secara usia tidak selalu sejalan dengan kedewasaan emosional. Kemampuan untuk mengelola perasaan, memahami orang lain, dan tetap tenang dalam situasi sulit […]

expand_less