Kerjasama Antar Kota: Surabaya dan Batam Jajaki Kolaborasi di Empat Bidang Strategis
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kerjasama antar daerah kini menjadi salah satu strategi penting dalam membangun kota yang lebih maju dan berkelanjutan. Pada hari ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Pemkot Batam melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama di empat bidang utama. Proses ini menunjukkan komitmen kedua pihak untuk saling mendukung dan meningkatkan kualitas pelayanan publik serta pembangunan daerah.
Fokus pada Koordinasi dan Kolaborasi
Salah satu aspek utama dari kerjasama ini adalah koordinasi antara perangkat daerah di kedua kota. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, M Fikser, menjelaskan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara instansi pemerintah daerah. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan proses penyusunan kebijakan dan pelaksanaan tugas dapat lebih efektif dan cepat.
“Kami ingin saling diskusi dan berbagi pengalaman agar bisa merespons program-program pembangunan dengan lebih cepat,” ujarnya. Penandatanganan perjanjian ini juga mencakup bagaimana mengelola data dan menyusun rencana pembangunan bersama.
Perencanaan Pembangunan Daerah
Di bidang perencanaan pembangunan, Pemkot Surabaya dan Pemkot Batam fokus pada penyusunan, perencanaan, dan pengelolaan data. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa data yang dimiliki dapat digunakan secara optimal dalam merancang program kerja yang efektif.
Fikser menegaskan bahwa data merupakan fondasi penting dalam setiap kebijakan pemerintah. “Dengan data yang akurat dan terintegrasi, kami bisa membuat keputusan yang lebih tepat dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Kerjasama di Bidang Kesehatan
Selain itu, kerjasama juga mencakup bidang kesehatan. Pemkot Surabaya akan berbagi pengalaman dalam penanganan penyakit dan pengelolaan layanan kesehatan. Fikser menyebutkan bahwa beberapa topik spesifik akan dibahas lebih lanjut dalam waktu dekat.
“Ini akan menjadi awal dari kerjasama yang lebih luas dalam hal kesehatan,” tambahnya. Diharapkan, kolaborasi ini akan membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan di kedua kota.
Digitalisasi dan Inovasi Teknologi
Di bidang digitalisasi, Pemkot Batam akan berkunjung ke Dinas Komunikasi dan Informatika Surabaya untuk belajar tentang sistem dan program digitalisasi yang telah diterapkan. Fikser menyatakan bahwa Surabaya terbuka untuk berbagi inovasi dan program yang telah berhasil diterapkan.
“Kami ingin berkontribusi dalam membangun bangsa yang lebih hebat melalui kolaborasi dan inovasi,” katanya. Hal ini sejalan dengan visi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang menekankan pentingnya kerja sama antar daerah.
Keuntungan dan Harapan Bersama
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Batam, Yusfa Hendri, menjelaskan bahwa alasan pemilihan Surabaya sebagai mitra kerjasama adalah karena inovasi dan praktik baik yang sudah diterapkan. Menurutnya, Surabaya memiliki ketangguhan dalam pemerintahan, digitalisasi, serta pembinaan UMKM.
“Kami ingin belajar dari Surabaya dan saling menukar program agar bisa saling memajukan,” ujarnya. Yusfa juga menekankan bahwa kolaborasi antar daerah adalah hal wajib dalam era modern saat ini.
Sejarah Kerjasama yang Berlangsung Lama
Yusfa menambahkan bahwa kerjasama antara Surabaya dan Batam sudah berlangsung sejak tahun 2016. Selama 10 tahun terakhir, hubungan ini tetap terjalin dan terus berkembang. Tahun ini, empat perjanjian kerjasama ditandatangani, termasuk di bidang sekretariat daerah, Bappeda, kepemimpinan, dan kesehatan.
“Kami berharap kerjasama ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat kedua kota,” pungkasnya.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar