Pemkot Surabaya Kembangkan Program PAUD Berbasis Data Wilayah
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM –Â Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya memperkuat pendidikan anak usia dini melalui berbagai inisiatif yang dijalankan bersama Bunda PAUD. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penyelenggaraan Rapat Kerja Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Surabaya. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan PAUD dengan mengoptimalkan peran seluruh pemangku kepentingan.
Peran Penting Bunda PAUD dalam Pendidikan Anak Usia Dini
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Febrina Kusumawati, menekankan bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, keluarga, masyarakat, serta pendidik sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang optimal bagi anak-anak.
“Peran Bunda PAUD sangat penting dalam menumbuhkan kesadaran bahwa PAUD merupakan pondasi dasar pendidikan anak,” ujar Febrina. Ia menjelaskan bahwa Bunda PAUD tidak hanya sebagai pengawas kegiatan, tetapi juga sebagai penggerak dan penghubung antara kebijakan pemerintah dengan masyarakat.
Dalam upaya memperkuat partisipasi masyarakat, Bunda PAUD bertindak sebagai teladan dalam menumbuhkan kepedulian terhadap pendidikan anak usia dini. Hal ini membantu meningkatkan kesadaran orang tua untuk menyekolahkan anak sejak dini serta menerapkan pola asuh yang tepat.
Sinergi Antara Pemerintah dan Masyarakat
Febrina menegaskan bahwa tanpa peran aktif Bunda PAUD, kesadaran masyarakat tentang pentingnya PAUD akan sulit berkembang. Keberadaan Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan kelurahan membuat kebijakan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat.
“Melalui peran tersebut, banyak orang tua kini mulai memahami pentingnya menyekolahkan anak ke PAUD, menerapkan pola asuh yang baik, serta menjaga kesehatan dan gizi anak sejak dini,” katanya.
Selain itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) RI telah menetapkan berbagai kebijakan yang bertujuan untuk memperluas akses pendidikan, memperkuat karakter anak, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memastikan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai.
Strategi Penyusunan Program yang Efektif
Dalam rapat kerja ini, Bunda PAUD Kota Surabaya mengajak seluruh peserta untuk menyusun program kerja yang tidak hanya bagus di atas kertas, tetapi benar-benar bisa dijalankan dan memberikan dampak nyata bagi anak serta keluarga.
“Program tidak harus besar dan rumit, tetapi harus tepat sasaran, sesuai kebutuhan wilayah masing-masing, serta dapat dilaksanakan secara berkelanjutan,” jelas Febrina.
Ia menyampaikan lima hal penting yang perlu menjadi pegangan bersama. Pertama, memastikan program kerja sejalan dengan kebijakan nasional dan Pemkot Surabaya. Kedua, menyusun program berdasarkan data nyata di wilayah. “Data harus benar-benar riil, baik dari Dapodik, data kependudukan, maupun data lapangan, agar program sesuai kebutuhan sebenarnya,” tuturnya.
Ketiga, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak seperti camat, lurah, kader, PKK, Posyandu, akademisi, media, tokoh masyarakat, organisasi mitra PAUD, hingga dunia usaha melalui program CSR. Keempat, memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yang membutuhkan pendampingan lebih, termasuk anak berkebutuhan khusus. Kelima, melakukan pemantauan dan evaluasi secara rutin untuk menyempurnakan program di tahun-tahun berikutnya.
Tantangan dan Harapan di Masa Depan
Meski ada tantangan, seperti pemerataan akses PAUD, peningkatan mutu lembaga, dan pendampingan orang tua dalam pola asuh anak, Febrina tetap optimistis. Ia yakin dengan kerja sama dan komitmen bersama, Surabaya mampu menjadi kota yang ramah anak dan peduli terhadap pendidikan anak usia dini.
“Kami berharap rapat kerja ini menghasilkan program yang jelas, realistis, dan dapat segera dilaksanakan sebagai pedoman bagi Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Surabaya,” pungkasnya.***

>

Saat ini belum ada komentar