Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » DPRD Surabaya: Kebijakan Bantuan Pendidikan UKT Dinilai Berisiko Tinggi

DPRD Surabaya: Kebijakan Bantuan Pendidikan UKT Dinilai Berisiko Tinggi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemangkasan bantuan pendidikan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menimbulkan kekhawatiran dari kalangan legislatif. Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati, menyampaikan peringatan keras terhadap potensi putusnya kuliah mahasiswa akibat penyesuaian nominal bantuan uang kuliah tunggal (UKT).

Data Mahasiswa Terdampak Perubahan Kebijakan

Menurut data yang diperoleh, sekitar 2.437 mahasiswa di Kota Surabaya harus mendapatkan pendampingan khusus. Dari jumlah tersebut, sekitar 600 mahasiswa memiliki tagihan UKT di bawah Rp 2,5 juta, sehingga tidak terlalu rentan terhadap perubahan kebijakan. Namun, sebanyak 1.700 mahasiswa lainnya memiliki besaran UKT yang melebihi nominal bantuan yang diberikan.

Ajeng menjelaskan bahwa kelompok ini paling rentan mengalami kesulitan ekonomi. “Kondisi ekonomi keluarga bersifat dinamis. Mungkin saat masuk kuliah mereka tidak termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan, tetapi sekarang kondisinya berubah,” ujarnya.

Peringatan untuk Pemkot Surabaya

Anggota Komisi D DPRD Surabaya ini menekankan pentingnya pengawasan terhadap kelompok mahasiswa tersebut. Ia meminta Pemkot Surabaya untuk memastikan bahwa tidak ada mahasiswa yang terpaksa putus kuliah karena kurangnya bantuan pendidikan.

“Jangan sampai ada yang terputus kuliahnya akibat penyesuaian bantuan pendidikan sebesar Rp 2,5 juta tersebut,” tegas Ajeng.

Tanggapan dari Wali Kota Surabaya

Wali Kota Surabaya telah memberikan jaminan bahwa bantuan pendidikan bagi mahasiswa prasejahtera akan tetap aman. Namun, beberapa isu seperti penyusupan beasiswa dan kesalahan sasaran masih menjadi perhatian serius.

Beberapa evaluasi yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya menunjukkan bahwa sebagian besar penerima beasiswa tidak sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan transparansi dan akurasi data dalam distribusi bantuan pendidikan.

Tantangan dan Solusi yang Diperlukan

Masalah utama yang dihadapi adalah ketidakseimbangan antara bantuan yang diberikan dan biaya hidup yang semakin meningkat. Dengan situasi ekonomi yang fluktuatif, banyak keluarga yang tidak bisa memenuhi kebutuhan dasar anak-anaknya, termasuk biaya pendidikan.

Untuk mengatasi hal ini, diperlukan langkah-langkah strategis seperti peningkatan alokasi anggaran pendidikan, penguatan sistem monitoring, dan kolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat. Selain itu, perlu adanya program pendampingan khusus bagi mahasiswa yang berada di bawah garis kemiskinan.

Rekomendasi dari Legislatif

Komisi D DPRD Surabaya merekomendasikan agar Pemkot Surabaya melakukan evaluasi berkala terhadap kebijakan bantuan pendidikan. Selain itu, diperlukan pula koordinasi dengan lembaga pendidikan untuk memastikan bahwa setiap mahasiswa yang membutuhkan mendapatkan dukungan yang layak.

Ajeng juga menyarankan agar Pemkot Surabaya mempertimbangkan skema bantuan tambahan, seperti beasiswa khusus atau subsidi langsung, untuk membantu mahasiswa yang sedang mengalami kesulitan ekonomi.

Kesimpulan

Perubahan kebijakan bantuan pendidikan di Surabaya harus dipertimbangkan secara matang agar tidak mengganggu proses belajar mengajar. Dengan pendekatan yang lebih proaktif dan transparan, Pemkot Surabaya dapat memastikan bahwa semua mahasiswa tetap memiliki akses yang layak terhadap pendidikan.

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Lamongan Luncurkan MOOLA: Langkah Strategis Mendukung UMKM

    Pemkab Lamongan Luncurkan MOOLA: Langkah Strategis Mendukung UMKM

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 208
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Pemerintah Kabupaten Lamongan memperkenalkan Mall Oleh-Oleh Lamongan (MOOLA) sebagai bagian dari strategi mereka untuk meningkatkan kualitas dan daya saing UMKM lokal. MOOLA hadir dengan konsep modern mart yang dirancang untuk mendukung pelaku UMKM melalui platform branding yang lebih efektif. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengungkapkan bahwa MOOLA adalah salah satu elemen penting dalam program […]

  • Sdi maryam

    Usung Ragam Budaya, SDI Maryam Tutup MPLS Dengan Reog Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Diagramkota Surabaya – Usung ragam budaya, SD Islam Maryam Surabaya gelar penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan penuh semarak. Kegiatan yang sudah  berlangsung selama  7 hari tersebut, dalam penutupannya menghadirkan kesenian reog Ponorogo, di lapangan olahraga SD Islam Maryam, Kamis (25/7/2024). Selain itu, sekolah berharap dengan adanya penampilan kesenian reog, siswa – siswi mengetahui […]

  • BI Jatim, Penjualan Eceran ,Surabaya

    BI Jatim Kinerja Penjualan Eceran di Surabaya Tumbuh Positif pada Desember 2025

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur (BI Jatim) melalui Survei Penjualan Eceran (SPE) memprakirakan kinerja penjualan eceran Desember 2025 di Surabaya meningkat. Hal ini terlihat dari nilai Indeks Penjualan Riil (IPR) Desember 2025 yang diprediksikan sebesar 500,4 atau tumbuh sebesar 17 persen secara tahunan (yoy). Meskipun pertumbuhan ini lebih lambat dibandingkan realisasi November 2025 yang […]

  • Polresta Malang Kota Raih Penghargaan Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan dari KemenPAN-RB

    Polresta Malang Kota Raih Penghargaan Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan dari KemenPAN-RB

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 230
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polresta Malang Kota kembali mencatat prestasi gemilang dengan meraih penghargaan sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik. Terbaik dalam Penyediaan Sarana Prasarana Ramah Kelompok Rentan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Penghargaan ini diumumkan oleh Menteri PAN-RB, Abdullah Azwar Anas, pada acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Polri di Jakarta, Selasa (9JULI 2024). […]

  • Pangdam V/Brw Periksa Kesiapan Satgas Gulbencal Yonzipur 5/ABW untuk Aceh Tengah

    Pangdam V/Brw Periksa Kesiapan Satgas Gulbencal Yonzipur 5/ABW untuk Aceh Tengah

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. memeriksa langsung kesiapan personel dan materil Satgas Gulbencal Yonzipur 5/ABW. Kegiatan ini menarik perhatian karena melibatkan 350 personel pimpinan pejabat tinggi Kodam V/Brw. “Satgas ini amanah luar biasa untuk bantu saudara di Aceh Tengah pasca bencana,” tegas Pangdam V/Brawijaya. Pemeriksaan berlangsung Senin, 15 Desember 2025, di […]

  • Geger dengan Munculnya Grup Gay di Medsos, DPRD Jatim Minta Tindak Tegas

    Geger dengan Munculnya Grup Gay di Medsos, DPRD Jatim Minta Tindak Tegas

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 190
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dunia maya kembali dihebohkan dengan munculnya sejumlah grup gay di Facebook yang mencantumkan Surabaya sebagai basis komunitasnya. Grup-grup tersebut memiliki ribuan anggota dan saat ini tengah menjadi perhatian serius pihak kepolisian serta DPRD Jawa Timur. Dirreskrimsus Polda Jatim saat ini melakukan pendalaman atas aktivitas grup yang dinilai menyimpang tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun, […]

expand_less