Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » DPRD Surabaya: Kebijakan Bantuan Pendidikan UKT Dinilai Berisiko Tinggi

DPRD Surabaya: Kebijakan Bantuan Pendidikan UKT Dinilai Berisiko Tinggi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemangkasan bantuan pendidikan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menimbulkan kekhawatiran dari kalangan legislatif. Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati, menyampaikan peringatan keras terhadap potensi putusnya kuliah mahasiswa akibat penyesuaian nominal bantuan uang kuliah tunggal (UKT).

Data Mahasiswa Terdampak Perubahan Kebijakan

Menurut data yang diperoleh, sekitar 2.437 mahasiswa di Kota Surabaya harus mendapatkan pendampingan khusus. Dari jumlah tersebut, sekitar 600 mahasiswa memiliki tagihan UKT di bawah Rp 2,5 juta, sehingga tidak terlalu rentan terhadap perubahan kebijakan. Namun, sebanyak 1.700 mahasiswa lainnya memiliki besaran UKT yang melebihi nominal bantuan yang diberikan.

Ajeng menjelaskan bahwa kelompok ini paling rentan mengalami kesulitan ekonomi. “Kondisi ekonomi keluarga bersifat dinamis. Mungkin saat masuk kuliah mereka tidak termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan, tetapi sekarang kondisinya berubah,” ujarnya.

Peringatan untuk Pemkot Surabaya

Anggota Komisi D DPRD Surabaya ini menekankan pentingnya pengawasan terhadap kelompok mahasiswa tersebut. Ia meminta Pemkot Surabaya untuk memastikan bahwa tidak ada mahasiswa yang terpaksa putus kuliah karena kurangnya bantuan pendidikan.

“Jangan sampai ada yang terputus kuliahnya akibat penyesuaian bantuan pendidikan sebesar Rp 2,5 juta tersebut,” tegas Ajeng.

Tanggapan dari Wali Kota Surabaya

Wali Kota Surabaya telah memberikan jaminan bahwa bantuan pendidikan bagi mahasiswa prasejahtera akan tetap aman. Namun, beberapa isu seperti penyusupan beasiswa dan kesalahan sasaran masih menjadi perhatian serius.

Beberapa evaluasi yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya menunjukkan bahwa sebagian besar penerima beasiswa tidak sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan transparansi dan akurasi data dalam distribusi bantuan pendidikan.

Tantangan dan Solusi yang Diperlukan

Masalah utama yang dihadapi adalah ketidakseimbangan antara bantuan yang diberikan dan biaya hidup yang semakin meningkat. Dengan situasi ekonomi yang fluktuatif, banyak keluarga yang tidak bisa memenuhi kebutuhan dasar anak-anaknya, termasuk biaya pendidikan.

Untuk mengatasi hal ini, diperlukan langkah-langkah strategis seperti peningkatan alokasi anggaran pendidikan, penguatan sistem monitoring, dan kolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat. Selain itu, perlu adanya program pendampingan khusus bagi mahasiswa yang berada di bawah garis kemiskinan.

Rekomendasi dari Legislatif

Komisi D DPRD Surabaya merekomendasikan agar Pemkot Surabaya melakukan evaluasi berkala terhadap kebijakan bantuan pendidikan. Selain itu, diperlukan pula koordinasi dengan lembaga pendidikan untuk memastikan bahwa setiap mahasiswa yang membutuhkan mendapatkan dukungan yang layak.

Ajeng juga menyarankan agar Pemkot Surabaya mempertimbangkan skema bantuan tambahan, seperti beasiswa khusus atau subsidi langsung, untuk membantu mahasiswa yang sedang mengalami kesulitan ekonomi.

Kesimpulan

Perubahan kebijakan bantuan pendidikan di Surabaya harus dipertimbangkan secara matang agar tidak mengganggu proses belajar mengajar. Dengan pendekatan yang lebih proaktif dan transparan, Pemkot Surabaya dapat memastikan bahwa semua mahasiswa tetap memiliki akses yang layak terhadap pendidikan.

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Metro Jaya Tetapkan 8 Tersangka Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi

    Polda Metro Jaya Tetapkan 8 Tersangka Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 223
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Polda Metro Jaya menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyebaran informasi bohong terkait tuduhan ijazah palsu milik Presiden Joko Widodo. Penetapan diumumkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, Senin (7/11/2025). Kedelapan tersangka dibagi dalam dua klaster. Klaster pertama terdiri dari Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Damai Hari Lubis, Rustam […]

  • Kapolres kediri kota

    BGN Minta Kemenag Segera Bagikan MBG untuk 11 Juta Santri

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 117
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mengharapkan Kementerian Agama segera mengatur pesantren-pesantren di berbagai daerah di seluruh negeri agar segera mendapatkan manfaat makanan bergizi gratis (MBG). Menurut Nanik, saat ini persentase pesantren dan santri yang menerima MBG masih sangat rendah. “Dari sekitar 11 juta santri dan 1 juta guru pondok pesantren, […]

  • Semarak Hari Bhayangkara ke-78: Polres Gresik Naikkan Pangkat 51 Anggota

    Semarak Hari Bhayangkara ke-78: Polres Gresik Naikkan Pangkat 51 Anggota

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 203
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka merayakan Hari Bhayangkara ke-78, Polres Gresik menggelar upacara kenaikan pangkat bagi sejumlah personelnya. Upacara yang berlangsung di halaman Pemkab Gresik ini memberikan penghargaan kepada 51 personel, terdiri dari 49 anggota Polri dan 2 pegawai negeri sipil (PNS), yang menerima kenaikan pangkat. Kenaikan pangkat ini didasarkan pada Surat Telegram Kapolda Jatim Nomor: […]

  • Menjanjikan! Petani Desa Sidodadi Ramunia pilih tanam bawang merah

    Menjanjikan! Petani Desa Sidodadi Ramunia pilih tanam bawang merah

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bawang merah kini menjadi barang dagangan yang diminati oleh petani di Kecamatan Beringin, terutama di Desa Sidodadi Ramunia. Pemilihan bawang merah ini tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan didasarkan pada alasan yang jelas dan kuat. Alasannya adalah bawang merah memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan. Dari satu rantai lahan, modal yang dibutuhkan hanya Rp4 juta, […]

  • TNI mahasiswa

    Kolaborasi TNI dan Mahasiswa: Bersama Membangun Masa Depan Bangsa

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 343
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perkembangan lingkungan strategis dan dinamika ancaman yang semakin kompleks, menuntut Kerjasama antara militer dan akademisi sebagai komponen penting dalam meningkatkan keamanan nasional dan mendorong kemajuan teknologi. Perjalanan sejarah telah membentuk kemitraan ini, mulai dari era Perang Dunia II, di mana universitas memainkan peran penting dalam mengembangkan teknologi militer. Sinergi antara kedua sektor ini […]

  • Polda Jatim Akan Salurkan 1.000 Paket Sembako dari Yayasan Bakti Persatuan di Momen Imlek dan Ramadan

    Polda Jatim Akan Salurkan 1.000 Paket Sembako dari Yayasan Bakti Persatuan di Momen Imlek dan Ramadan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Daerah Jawa Timur menerima penyerahan bantuan sosial dari Yayasan Bakti Persatuan Yayasan Bakti Persatuan berupa 1.000 paket sembako di Lobi Gedung Tribrata Mapolda Jatim, Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini menjadi wujud sinergi kepedulian sosial antara institusi kepolisian dan elemen dunia usaha dalam membantu warga yang membutuhkan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua […]

expand_less