Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Surabaya Pilot Project Nasional, 239.277 KK DTSEN Tak Ditemukan! DPRD: Alarm Keras Bagi Pemkot

Surabaya Pilot Project Nasional, 239.277 KK DTSEN Tak Ditemukan! DPRD: Alarm Keras Bagi Pemkot

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Status Surabaya pilot project nasional Program Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) memantik sorotan tajam DPRD Kota Surabaya. Temuan 239.277 kepala keluarga (KK) berstatus tidak ditemukan mendorong DPRD membunyikan alarm keras kepada Pemerintah Kota Surabaya, agar persoalan data sosial tidak berubah menjadi bom waktu kebijakan.

Seharusnya menjadi standar emas pendataan sosial ekonomi. Namun realitas di lapangan justru memunculkan tanda tanya besar. Hingga tahap akhir, 239.277 KK tercatat dalam kategori tidak ditemukan—angka yang terlalu besar untuk sekadar dianggap anomali teknis.

Persoalan ini mencuat dalam rapat kerja DPRD Kota Surabaya bersama Pemerintah Kota Surabaya, Rabu (14/1/2025). DPRD memberi apresiasi terhadap kerja aparatur sipil negara (ASN) sebagai surveyor lapangan, namun sekaligus mengirimkan peringatan keras: jika tidak segera dituntaskan, DTSEN berpotensi menjadi fondasi rapuh bagi kebijakan publik.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko (Cak Yebe), mengakui bahwa proses pendataan DTSEN bukan pekerjaan ringan.

“Kami mengapresiasi apa yang sudah dikerjakan ASN sebagai surveyor. Ini kerja lapangan yang melelahkan dan penuh tantangan,” ujar Cak Yebe.

“Tidak Ditemukan” Bukan Alibi, Tapi Titik Kritis

Namun DPRD menegaskan bahwa istilah tidak ditemukan tidak boleh dijadikan selimut untuk menutup problem struktural pendataan. Cak Yebe menjelaskan bahwa kategori tersebut muncul setelah warga dikunjungi lebih dari dua kali, namun tidak dapat ditemui di alamat sesuai data.

“Ada warga yang sudah pindah, ada yang bermigrasi ke kecamatan lain di Surabaya, bahkan ke luar kota. Ini dinamika masyarakat perkotaan,” jelasnya.

Meski demikian, DPRD menilai bahwa besarnya angka 239 ribu KK tetap menyimpan risiko serius. Data sosial yang tidak tuntas berpotensi melahirkan kebijakan salah sasaran, terutama dalam penyaluran bantuan dan perencanaan program kesejahteraan.

Surabaya Pilot Project Nasional, Tak Boleh Gagal di Hulu

Posisi Surabaya sebagai daerah percontohan membuat persoalan ini tidak berdampak lokal semata. Pemkot Surabaya telah menandatangani MoU dengan BPS Nasional, dan program DTSEN bahkan mendapat perhatian khusus dari Gubernur Jawa Timur.

“Karena Surabaya menjadi contoh, maka penyelesaian data ini harus melibatkan semua pihak. Jangan sampai daerah lain justru lebih cepat menyelesaikan pendataannya dibanding Surabaya,” tegas Cak Yebe.

DPRD menilai, kegagalan menuntaskan DTSEN di Surabaya akan menjadi preseden buruk bagi daerah lain yang menjadikan kota ini sebagai rujukan.

Metode Disorot: ASN Tak Bisa Bekerja Sendirian

Dalam fungsi pengawasannya, DPRD juga menyoroti metode pendataan yang masih bertumpu penuh pada ASN. Cak Yebe menilai pendekatan tersebut perlu dievaluasi, terutama untuk wilayah dengan karakteristik khusus.

“Pendekatan di kawasan perumahan menengah ke atas dan apartemen tidak bisa disamakan dengan permukiman padat. Akses terbatas dan sistem keamanan ketat membutuhkan metode yang berbeda,” katanya.

Untuk itu, DPRD mendorong DPRKPP melibatkan APERSI dan REI Surabaya, agar pengembang dan pengelola perumahan maupun apartemen turut membuka akses bagi tim surveyor.

RT–RW Didorong Jadi Garda Terdepan

Sebagai langkah korektif, DPRD meminta Pemkot Surabaya mengoptimalkan pola jemput bola dengan melibatkan RT dan RW secara aktif.

“RT dan RW adalah ujung tombak. Mereka paling tahu kondisi warganya. Jika ini dimaksimalkan, pendataan akan lebih cepat dan akurat,” tandas Cak Yebe.

DPRD menegaskan, DTSEN bukan sekadar proyek administratif, melainkan instrumen kekuasaan kebijakan. Data yang cacat berisiko melahirkan ketidakadilan baru. Karena itu, Surabaya sebagai pilot project nasional dituntut membuktikan bahwa data sosial tidak hanya dikumpulkan, tetapi juga dipertanggungjawabkan.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Kali Membunuh, Syah Rama Sempat Bebas dan Menikah: Ini Profil Pembunuh Sadis Driver Ojol

    Dua Kali Membunuh, Syah Rama Sempat Bebas dan Menikah: Ini Profil Pembunuh Sadis Driver Ojol

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 413
    • 0Komentar

    DIAGARAMKOTA.COM – Wajah tenang Syah Rama (36) rupanya menyimpan sisi kelam yang baru terkuak ke permukaan. Pria yang dikenal sebagai driver ojek online dan sempat membuka usaha fotokopi ini kembali ditangkap polisi atas dugaan pembunuhan keji terhadap seorang perempuan ojol asal Sidoarjo, Sevi Ayu Claudia. Tragisnya, ini bukan pertama kalinya ia membunuh. Syah Rama ternyata […]

  • BGN: Masalah Teknis di Balik Pemberhentian Operasional SPPG Sampang

    BGN: Masalah Teknis di Balik Pemberhentian Operasional SPPG Sampang

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 170
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, sempat mengalami hambatan operasional. Hal ini menarik perhatian Badan Gizi Nasional (BGN) yang memberikan penjelasan terkait penyebabnya. Menurut Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang, masalah tersebut lebih bersifat teknis daripada kekurangan anggaran. “Jangankan di Madura, yang lain juga ya (sempat berhenti operasional), jadi […]

  • Kiai Pastikan Gus Yahya Tak Dicopot, PBNU Tetap Kompak hingga Muktamar

    Kiai Pastikan Gus Yahya Tak Dicopot, PBNU Tetap Kompak hingga Muktamar

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 152
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ahmad Said Asrori, Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), menyatakan bahwa para kiai sepakat bahwa tidak akan terjadi pemakzulan terhadap Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Perjanjian ini dihasilkan dalam pertemuan silaturahmi para ulama yang diselenggarakan di Gedung PBNU, Jakarta, hari Minggu tanggal 23 November 2025. “Kami para kiai telah […]

  • Menkeu Sentil Menteri ESDM: Data Subsidi Sudah Siap, Mengapa Belum Dipakai?

    Menkeu Sentil Menteri ESDM: Data Subsidi Sudah Siap, Mengapa Belum Dipakai?

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 258
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan kritik terhadap Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), khususnya kepada Menteri Bahlil Lahadalia, terkait belum digunakannya Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam penyaluran subsidi bahan bakar minyak (BBM). Menurut Purbaya, data DTSEN telah siap digunakan dan bahkan sudah dimanfaatkan oleh Kementerian Sosial. Namun, Kementerian ESDM hingga […]

  • Polrestabes Surabaya Bongkar Jaringan Narkotika di Kedungrejo, Sidoarjo

    Polrestabes Surabaya Bongkar Jaringan Narkotika di Kedungrejo, Sidoarjo

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 357
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya kembali mencetak prestasi dalam memberantas peredaran narkotika. Kali ini, operasi dilakukan di wilayah Kedungrejo, Sidoarjo, pada Sabtu dini hari (2/11/2024), dengan menangkap seorang pria berinisial AFF alias S (23). AFF ditangkap di kediamannya yang beralamat di Jl. Pasar Kedungrejo RT 003 RW 001. Operasi tersebut menjadi pintu masuk bagi […]

  • Parade Surabaya Juang 2025

    Dishub Surabaya Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Parade Surabaya Juang 2025, Ini Rinciannya

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 378
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menyambut gelaran Parade Surabaya Juang 2025 yang akan digelar Minggu (2/11/2025), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan skema rekayasa lalu lintas secara menyeluruh. Kebijakan ini diterapkan demi menjamin kelancaran serta keamanan acara teatrikal kolosal yang diprediksi bakal menyedot ribuan pengunjung. Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Kabid Wasdal) Dishub Kota Surabaya, […]

expand_less