Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Penundaan Penyegelan Kantor Ormas Madas di Surabaya: Alasan dan Dampak

Penundaan Penyegelan Kantor Ormas Madas di Surabaya: Alasan dan Dampak

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Penyegelan kantor organisasi kemasyarakatan (ormas) Madura Asli Daerah Anak Serumpun (Madas) di Jalan Raya Darmo, Surabaya, ditunda karena permintaan dari aparat kepolisian terkait situasi keamanan. Keputusan ini menjadi perhatian masyarakat setelah sebelumnya ada spekulasi bahwa tindakan penyegelan berkaitan dengan dugaan aktivitas ilegal yang dilakukan oleh ormas tersebut.

Apa Itu Penyegelan dan Perbedaannya dengan Eksekusi?

Penyegelan adalah proses hukum yang dilakukan untuk melindungi aset yang menjadi objek sengketa atau dalam proses penyelesaian perkara. Berbeda dengan eksekusi, penyegelan tidak langsung mengambil alih aset, tetapi hanya memastikan bahwa aset tersebut tidak dapat digunakan atau dijual tanpa persetujuan pengadilan. Dalam kasus ini, penyegelan dilakukan atas permintaan kurator yang bertugas mengelola aset pailit Achmad Sidqus Syahdi.

Humas Pengadilan Negeri Surabaya, Slamet Pujiono, menjelaskan bahwa penyegelan dilakukan sebagai bagian dari proses hukum terhadap pailit. “Ini penyegelan, bukan eksekusi ya. Penyegelan itu atas permintaan dari kurator,” ujarnya.

Penyebab Penundaan Penyegelan

Penundaan penyegelan disebabkan oleh surat resmi dari Kapolrestabes Surabaya yang meminta agar tindakan penyegelan ditunda sementara waktu. Permintaan ini didasarkan pada pertimbangan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Kita terima surat dari Kapolrestabes yang menyatakan bahwa minta ditunda karena situasi keamanan Kamtibmas,” jelas Pujiono.

Keputusan ini menunjukkan bahwa pengadilan dan aparat kepolisian bekerja sama dalam menjaga stabilitas wilayah. Meskipun penyegelan merupakan tindakan hukum, pengadilan tetap memperhatikan faktor-faktor eksternal seperti keamanan masyarakat.

Proses Hukum yang Dilalui

Sebelum penyegelan dilakukan, pengadilan telah memutuskan pailit terhadap Achmad Sidqus Syahdi berdasarkan permohonan dari pemohon Tutiek Retnowati. Putusan ini dikeluarkan oleh majelis hakim Pengadilan Niaga Surabaya pada 10 Agustus 2021. Setelah putusan dikeluarkan, pengadilan menunjuk kurator untuk mengelola aset pailit tersebut.

“Segala sesuatu tindak lanjut terhadap barang boedel pailit itu yang menentukan kurator. Jadi, nanti disegel kemudian apa mau dilelang apa mau dijual oleh kurator nanti ya terserah kurator,” tambah Pujiono.

Reaksi Masyarakat dan Politik

Penundaan penyegelan ini juga menimbulkan reaksi dari masyarakat dan kalangan politik. Beberapa warganet mengkritik keputusan ini dan menuntut agar ormas Madas dibubarkan. Namun, beberapa pihak lain menganggap bahwa proses hukum harus dihormati dan tidak boleh diintervensi oleh tekanan eksternal.

Selain itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga memberikan respons terkait desakan pembubaran ormas Madas. Ia menegaskan bahwa semua keputusan harus diambil secara hukum dan tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

Langkah Selanjutnya

Pujiono menjelaskan bahwa penyegelan akan dilanjutkan jika kurator kembali mengajukan permohonan. “Kita akan menunggu permintaan kembali dari kurator. Kalau kurator meminta, ya kita tindak lanjuti seperti biasa, kita kirim surat ke Polrestabes untuk pengamanan,” katanya.

Proses penyegelan ini juga memerlukan persetujuan dari aparat kepolisian. “Kalau keamanan ya Polres. Kalau pelaksanaan dari kita. Jadi, itu penyegelan ya, bukan eksekusi. Penyegelan karena ini perkara pailit atas permintaan kurator,” tegasnya.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saiful Huda Ems: Nasionalisme dan Islam Tak Dapat Dipisahkan 

    Saiful Huda Ems: Nasionalisme dan Islam Tak Dapat Dipisahkan 

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 150
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anies dan Ahok bersatu, kompak mendukung Pramono Anung-Rano Karno di Jakarta, Jokowi nyungsep menjadi tokoh lokal dan makelar PILKADA yang keluyuran ke daerah-daerah. Maka benarlah apa yang saya tulis selama beberapa tahun yang lalu, bahwa otak perpecahan Nasionalis-Islam di negeri ini adalah Jokowi. Dan berbagai kelompok radikal itu terbukti sebagai “karya” politik Jokowi. […]

  • Beasiswa , Mahasiswa Kurang Mampu, Pemkot Surabaya

    Kebijakan Beasiswa yang Mengancam Mahasiswa Kurang Mampu, Pemkot Surabaya Kurangi Bantuan

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Beasiswa Pemuda Tangguh, yang dulu menjadi harapan bagi banyak mahasiswa kurang mampu di Surabaya, kini menjadi sumber kekhawatiran setelah pemerintah kota mengumumkan rencana pemangkasan bantuan. Kebijakan ini berpotensi memperparah kesulitan ekonomi keluarga dan mengganggu proses pendidikan para mahasiswa. Perubahan Signifikan dalam Bantuan Beasiswa Pemkot Surabaya merencanakan pengurangan tiga komponen utama dari bantuan beasiswa. Pertama, […]

  • Sapa Warga di Kalisaridamen , Bapillu PDIP Surabaya Harap Masyarakat Bijak Memilih Pemimpin Yang Pro Rakyat

    Sapa Warga di Kalisaridamen , Bapillu PDIP Surabaya Harap Masyarakat Bijak Memilih Pemimpin Yang Pro Rakyat

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Surabaya, Penghapusan kemiskinan di Surabaya melalu program pro rakyat APBD untuk rakyat menjadi komitmen pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya Eri Cahyadi -Armuji dan Pasangan Gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur, Risma – Gus Hans. Hal tersebut ditegaskan Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Anas Karno saat menghadiri sapa […]

  • Don’t Call Me Ma’am Season 1 Episode 7 Subtitle Indonesia bukan Drakorindo Oppadrama Dramaqu

    Don’t Call Me Ma’am Season 1 Episode 7 Subtitle Indonesia bukan Drakorindo Oppadrama Dramaqu

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 155
    • 0Komentar

    DIAAGRAMKOTA.COM – Drama Don’t Call Me Ma’amtelah menjadi salah satu serial yang paling dibicarakan, terutama karena menyajikan cerita yang baru dan tokoh-tokoh yang menarik. Dalam episode 7, ketegangan semakin meningkat, membuat penonton penasaran dengan kelanjutan ceritanya. Berikut ini adalah data lengkap mengenai preview, latar belakang, sinopsis, jadwal rilis, serta cara menonton drama ini secara resmi. […]

  • Konflik Lahan PT KAI, Empat RW di Pacar Keling Mundur Massal

    Konflik Lahan PT KAI, Empat RW di Pacar Keling Mundur Massal

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 342
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketegangan sosial di Kelurahan Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, kembali memuncak. Pada Rabu (28/5/2025), sebanyak empat Ketua RW secara resmi mengundurkan diri dan menyerahkan stempel kepengurusan kepada pihak kelurahan. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas dugaan kriminalisasi terhadap salah satu Ketua RT setempat yang tengah terlibat persoalan hukum. Momen dramatis itu berlangsung […]

  • Kylie Jenner Tampil Seksi Di Red Carpet, Netizen Heboh!

    Kylie Jenner Tampil Seksi Di Red Carpet, Netizen Heboh!

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 139
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kylie Jenner Tampil Seksi di Red Carpet, Netizen Heboh! Kylie Jenner Gemparkan Red Carpet dengan Penampilan Seksi, Netizen Heboh! Kylie Jenner, nama yang tak asing lagi di dunia hiburan dan kecantikan, kembali menjadi sorotan. Kali ini, bukan karena produk kosmetiknya yang selalu laris manis, melainkan karena penampilannya yang memukau dan berani di red […]

expand_less