Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kasus Hukum Penyanyi Dangdut Denada yang Digugat oleh Anak Kandungnya

Kasus Hukum Penyanyi Dangdut Denada yang Digugat oleh Anak Kandungnya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah kasus hukum yang mengejutkan terjadi di Banyuwangi, Jawa Timur. Penyanyi dangdut ternama, Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan atau dikenal sebagai Denada, digugat oleh seorang pemuda bernama Ressa Rizky Rossano (24) karena diduga telantarkan anak kandungnya selama 24 tahun. Gugatan ini memicu perhatian publik dan berbagai spekulasi mengenai hubungan keluarga antara penyanyi tersebut dengan sang penggugat.

Latar Belakang Gugatan

Ressa Rizky Rossano, yang selama ini disebut sebagai adik Denada, baru mengetahui bahwa ia adalah anak kandung dari penyanyi tersebut saat duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Informasi ini diperoleh melalui kabar selentingan dan kemudian dikonfirmasi oleh seseorang yang sangat dipercayainya. Menurut kuasa hukum Ressa, Moh Firdaus Yuliantono, informasi tersebut mengubah segalanya bagi Ressa.

“Awalnya dengar dari kabar selentingan, lalu dia diberitahu oleh seseorang yang sangat dipercayainya memberi tahu hal yang sebenarnya bahwa ia bukan anak dari bibi Denada, melainkan anak Denada,” ujar Firdaus.

Bibi Denada, yang merawat Ressa sejak kecil, adalah adik dari ibunda Denada, Emilia Contessa, yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu. Selama ini, Ressa dibesarkan oleh keluarga besar Denada di Banyuwangi, dan kebutuhan hidupnya dipenuhi oleh keluarga besar tersebut, terutama almarhumah Emilia Contessa.

Perkembangan Gugatan

Setelah menerima informasi tersebut, Ressa mencoba menanyakan langsung kepada Denada. Namun, jawaban yang diterima tidak sesuai dengan harapan. Denada tetap mengatakan bahwa Ressa adalah adiknya dan anak dari bibinya. Hal ini membuat Ressa merasa ditelantarkan sejak kecil.

“Saat ia menanyakan langsung kepada Denada, hal tersebut tidak diakui. Denada tetap mengatakan bahwa ia (Ressa) adalah adiknya, bukan anaknya,” tambah Firdaus.

Ketika Emilia Contessa meninggal, kondisi ekonomi keluarga memburuk, dan tidak ada pemasukan sama sekali. Akibatnya, Ressa akhirnya memutuskan untuk menuntut Denada. Gugatan tersebut menyatakan dugaan perbuatan melawan hukum karena menelantarkan anak kandung.

Bukti yang Didapatkan

Firdaus mengklaim bahwa pihaknya telah mengantongi beberapa bukti yang menyatakan bahwa Ressa adalah anak kandung Denada. Namun, bukti-bukti tersebut akan dibuka dalam pengadilan. Saat ini, gugatan masih dalam tahap mediasi di Pengadilan Negeri Banyuwangi.

“Pada masa mediasi, pokok perkara belum bisa dibuka secara detail. Namun secara umum, gugatan tersebut adalah perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Denada sebagai ibu penggugat. Bentuk perbuatan melawan hukumnya adalah tidak menjalankan kewajiban selayaknya seorang ibu,” jelas Firdaus.

Tanggapan dari Kuasa Hukum Denada

Sementara itu, kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, mengaku telah datang ke PN Banyuwangi saat mediasi digelar. Iqbal membenarkan bahwa panggilan sidang telah dilakukan tiga kali, namun hanya satu kali yang sampai ke Denada.

“Iqbal mengaku baru mendapat materi gugatan saat mediasi. Namun, ia belum mempelajarinya dan belum mendiskusikannya dengan Denada. Jadi, terkait isi gugatan, konstruksi hukumnya, apa yang diminta, dan apa yang dimasukkan, masih belum jelas bagi kami,” tambah Iqbal.

Konteks Lebih Luas

Kasus ini tidak hanya menjadi perhatian publik, tetapi juga mengangkat isu penting tentang tanggung jawab orang tua dan hak anak. Di tengah masyarakat yang sering kali menganggap anak angkat sebagai bagian dari keluarga, kasus ini menjadi peringatan bahwa setiap individu memiliki hak untuk mengetahui asal usulnya.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persaingan Transfer di Liga Indonesia: Persebaya Surabaya dan Arema FC Bersiap Menghadapi Musim Baru

    Persaingan Transfer di Liga Indonesia: Persebaya Surabaya dan Arema FC Bersiap Menghadapi Musim Baru

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 245
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persaingan antara dua klub besar Jawa Timur, Persebaya Surabaya dan Arema FC, di bursa transfer musim 2025/2026 kembali memanas. Kedua tim ini mulai menunjukkan strategi yang berbeda dalam memperkuat skuad mereka menjelang paruh musim. Hal ini membuat para penggemar dari masing-masing klub, Bonek dan Aremania, semakin antusias mengikuti perkembangan terbaru. Persebaya Surabaya, yang kini […]

  • Ketum PWDPI Berikan Rapot Merah Kerja Kejati Lampung

    Ketum PWDPI Berikan Rapot Merah Kerja Kejati Lampung

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 193
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI),M.Nurullah berikan raport merah kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati), Lampung. “Prestasi penanganan sejumlah kasus Mega Korupsi oleh Kejaksaan Tinggi Lampung Dinilai nol besar dari dijabat Dr. Kuntadi, S.H., M.H, hingga saat ini bannyak kasus yang mandek,”tegas Ketum PWDPI saat melakukan jumpa Pers, […]

  • 10 Hotel Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Tenang 2025

    10 Hotel Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Tenang 2025

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 226
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Memilih penginapan dekat Danau Toba merupakan tindakan penting agar liburan menjadi lebih nyaman dan tenang. Hotel terkemuka di sekitar Danau Toba sering menjadi pilihan utama bagi liburan yang nyaman sepanjang tahun 2025. Kenyamanan penginapan di dekat Danau Toba bisa memperbaiki kualitas liburan dan menyajikan pengalaman yang lebih tenang. Liburan pada tahun 2025 akan terasa […]

  • Perumda Surya Sembada Surabaya Perkuat Kerja Sama Internasional Lewat Kunjungan Mahasiswa

    Perumda Surya Sembada Surabaya Perkuat Kerja Sama Internasional Lewat Kunjungan Mahasiswa

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 187
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya terus memperkuat kerja sama internasional melalui kegiatan pendidikan dan pertukaran pengetahuan. Hal ini diwujudkan dengan kunjungan mahasiswa Nanyang Polytechnic University Singapore bersama mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) ke Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Ngagel). Kunjungan yang diikuti oleh 11 mahasiswa Nanyang Polytechnic, 10 mahasiswa UNAIR, serta dosen […]

  • Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 Kapan Nisfu Syaban 2026

    Membangun Antusiasme Menyambut Bulan Suci dengan Poster Marhaban Ya Ramadhan 2026

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menyambut bulan Ramadhan adalah momen penting bagi umat Islam. Tidak hanya sebagai bulan penuh berkah dan kesempatan untuk memperbaiki diri, bulan ini juga menjadi ajang untuk menunjukkan kebersamaan dan semangat keagamaan. Salah satu cara sederhana namun efektif untuk menciptakan suasana khusus adalah dengan membagikan poster Marhaban Ya Ramadhan. Di tahun 2026, banyak desain yang […]

  • Komisi B DPRD Surabaya Beri Peringatan Tegas Terhadap Penjualan Es Krim Beralkohol

    Komisi B DPRD Surabaya Beri Peringatan Tegas Terhadap Penjualan Es Krim Beralkohol

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 219
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Temuan es krim beralkohol yang dijual secara bebas di salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya memicu reaksi keras dari Komisi B DPRD Kota Surabaya. Dalam keterangannya, Ketua dan Anggota Komisi B menyatakan keprihatinan dan menegaskan pentingnya penindakan tegas serta pengawasan ketat terhadap peredaran produk pangan yang berpotensi membahayakan generasi muda. Ketua Komisi B […]

expand_less