Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Denada Digugat! Perkembangan Hukum Terkait Dugaan Penelantaran Anak Kandungnya di PN Banyuwangi

Denada Digugat! Perkembangan Hukum Terkait Dugaan Penelantaran Anak Kandungnya di PN Banyuwangi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Gugatan hukum yang dialami oleh seorang artis nasional kini menjadi sorotan masyarakat. Penyanyi terkenal tersebut kini dihadapkan dengan dugaan penelantaran anak kandungnya, yang telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi. Gugatan ini menimbulkan perhatian luas karena melibatkan tokoh publik dan isu penting tentang hak-hak anak.

Isu Hak Anak dalam Persidangan

Gugatan yang diajukan oleh Ressa Rizky Rossano, 24 tahun, berisi tuntutan terhadap pertanggungjawaban serta pengakuan resmi dari pihak artis. Ia mengaku baru mengetahui identitas ibu biologisnya dan merasa bahwa hak-haknya sebagai anak tidak pernah dipenuhi sejak lahir pada tahun 2002. Hal ini menjadi dasar bagi Ressa untuk memperjuangkan hak-haknya melalui jalur hukum.

Pihak penggugat menyatakan bahwa selama proses berjalan, PN Banyuwangi telah menggelar satu kali sidang mediasi. Namun, pihak tergugat, yang diketahui adalah seorang artis dengan inisial D, tidak hadir memenuhi panggilan pengadilan. Kuasa hukum penggugat, Moh. Firdaus Yuliantono, membenarkan bahwa tergugat adalah orang tua kandung dari kliennya. Ia menegaskan bahwa gugatan ini dilakukan atas dasar perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh tergugat.

Kehidupan Ressa Sebelum Gugatan

Ressa mengungkapkan bahwa selama hidupnya, ia tinggal berpindah-pindah antara rumah tantenya dan rumah Denada di Banyuwangi tanpa kejelasan status sebagai anak biologis. Ia mengaku tidak pernah bertemu langsung dengan Denada, bahkan saat Idul Fitri. Meskipun demikian, Ressa menyadari bahwa Denada adalah ibu biologisnya setelah melakukan pencarian informasi.

Selama hampir 24 tahun, Ressa hidup dalam keterbatasan ekonomi dan tidak pernah menerima nafkah dari Denada. Ia sempat kuliah di salah satu universitas swasta di Banyuwangi hingga semester empat, namun harus berhenti karena keterbatasan biaya. Saat ini, Ressa bekerja sebagai penjaga toko kelontong dengan gaji di bawah UMK Banyuwangi.

Tantangan dan Harapan

Pihak penggugat masih membuka ruang untuk penyelesaian secara kekeluargaan. Firdaus berharap agar tergugat memiliki itikad baik untuk bertemu dengan klien mereka sehingga ada titik temu. Jika tidak ada respons, maka hak-hak klien akan diperjuangkan melalui jalur pengadilan.

Hingga kini, pihak Denada belum memberikan tanggapan resmi. Namun, pihak penggugat tetap menegaskan komitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak Ressa melalui jalur hukum jika tidak ada penyelesaian kekeluargaan.

Dampak Sosial dan Hukum

Peristiwa ini menunjukkan betapa pentingnya hak-hak anak dalam masyarakat. Isu penelantaran anak sering kali terabaikan, meskipun hal ini dapat berdampak besar pada kehidupan dan masa depan anak tersebut. Gugatan ini juga menjadi pengingat bahwa setiap individu, termasuk tokoh publik, memiliki tanggung jawab sosial dan hukum terhadap anak-anak mereka.

Dalam konteks hukum, kasus ini bisa menjadi preceden penting dalam menjaga keadilan dan perlindungan hak-hak anak. Masyarakat diharapkan lebih sadar akan pentingnya hubungan antara orang tua dan anak, serta bagaimana hal ini dapat memengaruhi kehidupan anak secara keseluruhan.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reni Astuti Dorong Semangat Zero Accident untuk Tingkatkan Keselamatan Perjalanan Nasional

    Reni Astuti Dorong Semangat Zero Accident untuk Tingkatkan Keselamatan Perjalanan Nasional

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil Jawa Timur 1 (Surabaya–Sidoarjo), Reni Astuti, S.Si., M.PSDM., menekankan pentingnya semangat Zero Accident dalam setiap momen nasional, khususnya terkait aktivitas perjalanan masyarakat.

  • Kebutuhan Petani Situbondo Diperhatikan dengan Pengajuan Pupuk Bersubsidi Tahun 2026

    Kebutuhan Petani Situbondo Diperhatikan dengan Pengajuan Pupuk Bersubsidi Tahun 2026

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 201
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) mengambil langkah penting dalam memastikan kebutuhan petani terpenuhi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengajuan usulan kebutuhan pupuk bersubsidi untuk tahun 2026 kepada Kementerian Pertanian (Kementan). Langkah ini bertujuan agar produktivitas pertanian tetap terjaga dan meningkat, sehingga kesejahteraan para petani dapat tercapai. Rincian Pengajuan […]

  • Cuaca Ekstrem di Surabaya: Papan Reklame dan Pohon Tumbang Akibat Hujan Deras

    Cuaca Ekstrem di Surabaya: Papan Reklame dan Pohon Tumbang Akibat Hujan Deras

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 73
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Cuaca ekstrem yang melanda Kota Surabaya pada Selasa (3/2) sore menyebabkan sejumlah kerusakan, termasuk papan reklame yang patah dan puluhan pohon tumbang. Peristiwa ini terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang yang menerjang wilayah tersebut. Kondisi Saat Insiden Terjadi Saksi mata yang tinggal di sekitar Jalan Tidar mengungkapkan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 16.00 […]

  • Pemkot Perkuat Infrastruktur Cegah Banjir Rob Surabaya

    Pemkot Perkuat Infrastruktur Cegah Banjir Rob Surabaya

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur berupaya memaksimalkan penggunaan infrastruktur sebagai langkah untuk mengatasi kenaikan air laut (rob) di wilayah setempat. “Pada saat ini, Pemkot Surabaya lebih mengutamakan optimalisasi rumah pompa, pintu air, dan bozem sebagai upaya pengendalian banjir,” ujar Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Syamsul Hariadi, Senin (9/12/2025). […]

  • Kemenangan Persebaya Berdampak Positif pada Psikologi Tim, Menang Mudah Francisco Rivera Akui Pengaruhnya

    Kemenangan Persebaya Berdampak Positif pada Psikologi Tim, Menang Mudah Francisco Rivera Akui Pengaruhnya

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 166
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kemenangan telak yang diraih oleh Persebaya Surabaya dalam laga melawan Persijap Jepara memberikan dampak signifikan terhadap psikologi pemain. Pemain asal Meksiko, Francisco Rivera, mengungkapkan bahwa kemenangan ini sangat penting bagi tim setelah sebelumnya hanya mampu meraih hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Minggu (28/12/2025), […]

  • Imam Syafi'i DPRD Surabaya

    Kisruh Sertifikat Margorukun: DPRD Surabaya Janji Advokasi Hukum

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 331
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Puluhan warga Margorukun, Kecamatan Bubutan, dibuat resah karena sertifikat tanah mereka diblokir oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). Dokumen kepemilikan yang sudah berbentuk Hak Guna Bangunan (HGB) maupun Sertifikat Hak Milik (SHM) tidak bisa dipakai sebagaimana mestinya, mulai dari balik nama, peningkatan status, hingga kebutuhan administrasi lain. Kondisi ini menimbulkan keresahan karena sertifikat yang […]

expand_less