Pembenahan Infrastruktur Sekolah di Malang Raya: 38 Institusi Dapatkan Bantuan Revitalisasi Sarpras
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyelesaikan program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan tahun anggaran 2025. Sebanyak 38 sekolah di wilayah Malang Raya kini memiliki fasilitas yang lebih baik, sesuai standar mutu layanan pendidikan. Proyek ini mencakup tiga jenjang pendidikan, yaitu SMK, SMA, dan SLB, dengan bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.
Daftar Sekolah yang Menerima Bantuan
Beberapa sekolah berikut ini telah selesai melalui proses rehabilitasi dan revitalisasi:
Kelompok SMK (23 Sekolah)
– SMKN 2 Singosari (Kab. Malang)
– SMKN 12 Malang
– SMKN 13 Malang
– SMKN 1 Ampel Gading
– SMKN 1 Kepanjen
– SMKN Wonosari
– SMKS PGRI 3 Malang
– SMKS Muhammadiyah 1 Malang
– SMKS Wiyata Husada
– SMKS Islam An Nuuru Tirtoyudo
– SMKS NU Miftahul Huda Kepanjen
– SMK Cendekia Madinah Dampit
– SMK Al Alaa Madinatul Al Munawaroh
– SMKS Assalam Bantur
– SMKS Muhammadiyah 5 Kepanjen
– SMKS Miftahul Ulum Pagelaran
– SMKS Cendekia Bangsa Kepanjen
– SMKS Islam Donomulyo
– SMKS Islam Kalipare
– SMK Nahdatul Ulama Donomulyo
– SMKS Islam Ahmad Yani Ngantang
Kelompok SMA (12 Sekolah)
– SMAN 3 Malang
– SMAN 6 Malang
– SMAN 7 Malang
– SMAN 8 Malang
– SMAN 10 Malang
– SMAN 1 Lawang
– SMAN 1 Ngantang
– SMAS Muhammadiyah 1 Malang
– SMAS Ibnu Sina Malang
– SMAS Islam Al Ikhlas Kasembon
– SMAS Islam Al Hikmah Tajinan
Kelompok SLB (3 Sekolah)
– SLB A,B,D Negeri Kedungkandang Kota Malang
– SLB C Autis Negeri Kedungkandang Kota Malang
– SLBN Pembina Tingkat Nasional Bagian C Malang
Fokus pada Standarisasi Toilet Sekolah
Salah satu hal yang menjadi perhatian utama dalam proyek ini adalah standarisasi toilet sekolah. Pemerintah menekankan bahwa toilet bukan hanya sebagai ruang samping, tetapi bagian dari indikator kualitas layanan pendidikan. Penekanan ini dilakukan untuk memastikan lingkungan belajar tetap sehat dan representatif bagi ribuan siswa di Jawa Timur.
Komentar dari Narasumber
Menurut sumber terpercaya di Dinas Pendidikan Jawa Timur, “Program ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan fasilitas yang lebih baik, siswa akan merasa nyaman dan fokus dalam belajar.”
Selain itu, pengembangan infrastruktur juga memberikan dampak positif pada kinerja guru dan tenaga kependidikan. “Dengan fasilitas yang memadai, kami bisa lebih maksimal dalam memberikan layanan pendidikan,” tambah seorang guru di salah satu sekolah yang mendapat bantuan.
Tantangan dan Peluang
Meski program ini membawa banyak manfaat, ada tantangan dalam penerapannya. Misalnya, pengelolaan dana dan koordinasi antara pihak sekolah dan pemerintah. Namun, dengan komitmen yang kuat, tantangan ini dapat diatasi untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar