Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Perkembangan Sistem Perpajakan Digital di Indonesia, Kacau di Awal Tahun Sampai Purbaya Turun Tangan

Perkembangan Sistem Perpajakan Digital di Indonesia, Kacau di Awal Tahun Sampai Purbaya Turun Tangan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Sistem perpajakan digital yang dikenal sebagai Coretax telah menjadi fokus utama pemerintah dalam transformasi layanan ke wajib pajak. Dalam beberapa tahun terakhir, pihak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah melakukan pengembangan sistem ini dengan tujuan untuk mempercepat proses administrasi pajak dan meningkatkan akurasi data.

Proses Pengembangan dan Penerapan

Proyek Coretax telah berjalan selama sekitar 7 tahun, dengan masa pembangunan selama 4 tahun (2021-2024) dan masa persiapan selama 3 tahun (2018-2020). Anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini mencapai Rp 1,39 triliun. Namun, meskipun memiliki potensi besar, implementasi sistem ini menghadapi berbagai tantangan yang tidak terduga.

Pada awal tahun 2025, saat sistem Coretax mulai dijalankan secara penuh, banyak kendala muncul. Gangguan teknis terjadi secara masif, menyebabkan kesulitan bagi wajib pajak dalam melakukan transaksi pajak. Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi dan persiapan penerapan sistem baru tidak sepenuhnya efektif.

Tantangan dan Kritik dari Kalangan Pengusaha

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sanny Iskandar, menyampaikan bahwa DJP telah melakukan upaya yang baik dalam membangun sistem, tetapi kesiapan dan sosialisasi harus diperbaiki. Ia menyoroti bahwa banyak pertanyaan yang belum terjawab mengenai penerbitan faktur pajak dan prosedur lainnya.

Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo, juga mengungkapkan bahwa ada kesulitan bagi wajib pajak dalam membuat faktur pajak. Masalah ini menyebabkan banyak perusahaan tidak dapat mengakses faktur pajak mereka karena tingginya permintaan akses.

Tindakan yang Diambil oleh Pemerintah

Kendala yang terjadi dalam sistem Coretax memicu intervensi dari DPR RI. Komisi XI DPR melakukan pemanggilan kepada Dirjen Pajak pada awal Februari 2025. Menteri Keuangan Sri Mulyani juga menyatakan bahwa membangun sistem seperti Coretax dengan lebih dari 8 miliar transaksi adalah tugas yang sangat kompleks.

DJP kemudian memberikan perkembangan terkini tentang perbaikan sistem. Meskipun performa aplikasi Coretax stabil selama periode tertentu, masih ada fluktuasi waktu tunggu, terutama saat volume transaksi meningkat.

Peran Menteri Keuangan Baru

Perbaikan Coretax kembali menjadi sorotan ketika Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dilantik pada September 2025. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan perbaikan agar sistem tersebut bisa beroperasi secara kuat. Purbaya berjanji perbaikan Coretax akan dilakukan dalam satu bulan ke depan.

Direktur Jenderal Perpajakan Bimo Wijayanto mengungkapkan bahwa downtime di dalam Coretax merupakan bagian dari pemeliharaan sistem. Ia menegaskan bahwa sistem ini sedang dalam tahap stabilisasi dan perbaikan bertahap.

Evaluasi dan Tantangan Berkelanjutan

Purbaya menjelaskan bahwa permasalahan utama dalam Coretax adalah quality control yang terlewat ketika LG sebagai kontraktor menyerahkan hasil pekerjaannya. Ia menekankan pentingnya uji coba dan perbaikan berkelanjutan dari tahapan perancangan hingga setelah beroperasi.

Meskipun uji coba terhadap Coretax sudah dilakukan dan berjalan dengan baik, jumlah wajib pajak yang memanfaatkan sistem ini masih rendah. Hingga saat ini, hanya sekitar 3 juta wajib pajak atau 21% dari total 14 juta wajib pajak di Indonesia yang telah mengaktivasi akun di sistem Coretax.

Persiapan untuk Pelaporan SPT Tahunan 2026

Untuk mempersiapkan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan pajak 2025 yang akan dilakukan pada 2026 melalui Coretax, DJP telah merancang stress test. Tujuannya adalah agar para wajib pajak tidak lagi menemukan kesalahan sistem saat melaporkan kewajiban pelaporan SPT Tahunannya. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imunisasi Campak, Indonesia

    Perkembangan Imunisasi Campak di Indonesia dan Tantangan yang Dihadapi

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 103
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Indonesia masih menghadapi tantangan dalam mencapai cakupan imunisasi campak yang optimal. Meski penyakit ini dapat dicegah melalui vaksin, persentase balita yang mendapatkan imunisasi campak di negara ini belum mencapai angka 100%. Data terbaru menunjukkan bahwa hanya sekitar 63,52% balita di Indonesia menerima vaksin campak, angka yang lebih rendah dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Tingkat […]

  • Liga Champions 2025/2026

    Hasil Penting dalam Babak Grup Liga Champions 2025/2026

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 125
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Laga antara Borussia Dortmund dan Inter Milan menjadi salah satu pertandingan yang menarik perhatian penggemar sepak bola di Eropa. Dalam pertandingan yang berlangsung di Signal-Iduna Park, Inter Milan berhasil mengalahkan tuan rumah dengan skor 2-0. Meski kemenangan ini memastikan Inter melaju ke fase Playoff, hasil tersebut tidak cukup untuk membawa mereka ke babak […]

  • Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares

    Persebaya Surabaya habiskan Rp 7,39 miliar! Bernardo Tavares bawa gerbong Brasil gantikan serdadu Balkan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 155
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Persebaya Surabaya benar-benar menunjukkan keseriusan menatap Super League 2025/2026 dengan langkah berani di bursa transfer. Klub kebanggaan Bonek itu menghabiskan dana Rp 7,39 miliar demi mendatangkan dua pemain Brasil atas rekomendasi pelatih anyar, Bernardo Tavares. Persebaya Surabaya resmi mendatangkan Bruno Paraiba dan Jefferson Silva sebagai rekrutan awal era baru. Kedua pemain tersebut menjadi […]

  • Jadwal Pelayaran Kapal Laut Rute Lombok-Surabaya pada 13-19 April 2026

    Jadwal Pelayaran Kapal Laut Rute Lombok-Surabaya pada 13-19 April 2026

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 59
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelayaran laut antara Lombok dan Surabaya menjadi salah satu jalur transportasi penting di Indonesia, khususnya untuk masyarakat yang tinggal di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Jawa Timur. Pada pekan ini, rute tersebut dilayani oleh tiga kapal milik PT Dharma Lautan Utama (DLU), yaitu KM Kirana 7, KM Dharma Kencana, dan KM Dharma Kartika 5. […]

  • Kinerja Ekspor IKM Surabaya Melampaui Target, Menjadi Bukti Daya Saing yang Tinggi

    Kinerja Ekspor IKM Surabaya Melampaui Target, Menjadi Bukti Daya Saing yang Tinggi

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ekspor Industri Kecil Menengah (IKM) Kota Surabaya mencapai angka fantastis yaitu 2,7 juta Dollar AS. Angka ini jauh melampaui target awal pemerintah kota yang hanya sebesar 1 juta Dollar AS. Kinerja ini menjadi bukti bahwa produk-produk dari IKM Surabaya memiliki daya saing tinggi di pasar global. Komoditas Ekspor yang Beragam dan Menggembirakan Beberapa […]

  • Direktur Sarana Demokrasi: Makan Bergizi Gratis? Sampai Kapan? Prioritaskan Pendidikan dan Lapangan Kerja

    Direktur Sarana Demokrasi: Makan Bergizi Gratis? Sampai Kapan? Prioritaskan Pendidikan dan Lapangan Kerja

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 387
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Direktur Sarana Demokrasi, Asada yang akrab dipanggil Cak Sade mengutarakan pandangannya terkait program pemerintah “Makan Bergizi Gratis”. Dalam wawancara yang berlangsung Rabu (13/11/2024), menurut Sade, program ini memiliki tujuan mulia, tetapi ia menilai bahwa program ini perlu mempertimbangkan beberapa hal yang lebih mendasar, seperti peningkatan kualitas Pendidikan dan pelayanan kesehatan, perluasan lapangan kerja, […]

expand_less