Meningkatkan Pertumbuhan EkonomI Ada Pengembalian Pajak, Wisatawan Asing Diajak Indonesia Great Sale
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Senin, 22 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana (kemenpar)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia mengambil langkah inovatif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui program belanja nasional yang diberi nama BINA Indonesia Great Sale. Program ini dirancang sebagai ajang promosi besar-besaran bagi pelaku usaha ritel dan sekaligus memberikan kesempatan bagi wisatawan asing untuk berbelanja dengan diskon menarik.
Program ini tidak hanya menawarkan potongan harga hingga 80% tetapi juga menyediakan tambahan diskon khusus sebesar 11% bagi wisatawan asing. Diskon tambahan tersebut diatur dalam skema pengembalian PPN atau VAT refund, yang menjadi salah satu strategi utama pemerintah untuk meningkatkan daya tarik pasar domestik terhadap wisatawan internasional.
Kebijakan PPN dan Skema Pengembalian untuk Wisatawan Asing
Kebijakan pengembalian PPN bagi wisatawan asing telah diatur dalam Pasal 16E UU PPN dan dijelaskan lebih lanjut dalam PMK 81/2024. Dalam aturan ini, wisatawan asing dapat meminta pengembalian pajak atas barang bawaan yang mereka beli dari toko ritel. Untuk memenuhi syarat, pembelian harus dilakukan dalam jangka waktu satu bulan sebelum keberangkatan ke luar daerah pabean.
Selain itu, nilai PPN yang diajukan harus minimal sebesar Rp500.000, yang bisa berasal dari satu faktur pajak atau gabungan beberapa faktur. Setiap faktur pajak yang digunakan dalam penggabungan harus memiliki nilai PPN minimal Rp50.000. Syarat lainnya adalah permintaan pengembalian PPN hanya dapat dilakukan oleh wisatawan asing sendiri dan harus disampaikan saat mereka meninggalkan Indonesia melalui Unit Pelaksana Restitusi PPN (UPRPPN) bandara.
Fokus pada UMKM dan Peningkatan Konsumsi
Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan bahwa tujuan utama dari BINA Indonesia Great Sale adalah untuk meningkatkan pengalaman belanja, menaikkan penjualan ritel, dan memperluas eksposur produk UMKM. Program ini diharapkan mampu memberikan dorongan signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kami menargetkan peningkatan pengalaman belanja, kenaikan penjualan ritel, hingga perluasan eksposur produk UMKM agar memberikan dorongan signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Budi.
Program ini berlangsung selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, mencakup 412 pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia dan melibatkan 380 peritel. Menurutnya, transaksi yang terjadi selama program ini akan berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi.
Sinergi antara Pemerintah dan Pelaku Industri
Keberhasilan program ini memerlukan sinergi kuat antara pemerintah, pelaku industri, dan asosiasi ritel. Budi menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk memastikan program berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal.
Tantangan dan Perspektif Masa Depan
Meski program ini menawarkan peluang besar, ada beberapa tantangan yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah kesiapan pelaku usaha ritel dalam memproses pengajuan VAT refund secara efisien. Selain itu, sosialisasi kepada wisatawan asing tentang prosedur pengembalian pajak juga menjadi hal penting untuk memastikan kepuasan pelanggan.
Dengan adanya BINA Indonesia Great Sale, pemerintah menunjukkan komitmen untuk meningkatkan daya saing ekonomi nasional melalui inisiatif-inisiatif yang berfokus pada konsumsi dan investasi. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar