Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » KPK Tangkap Bupati Lampung Tengah dalam Kasus Suap Proyek 5,7 Miliar

KPK Tangkap Bupati Lampung Tengah dalam Kasus Suap Proyek 5,7 Miliar

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM Lembaga Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan tindakan suap dalam proyek, pengadaan barang dan jasa, yang melibatkan Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, serta empat orang lainnya.

Empat lainnya, yaitu anggota DPRD Lampung Tengah, Riki Hendra Saputra (RHS); adik bupati Lampung Tengah, Ranu Hari Prasetyo (RHP); Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung Tengah, Anton Wibowo (kerabat Ardito Wijaya); serta pihak swasta, Direktur PT Elkaka Mandiri (EM), Mohamad Lukman Sjamsuri.

Lima orang tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan lembaga anti korupsi di Jakarta dan Lampung Tengah, pada hari Selasa-Rabu, 9-10 Desember 2025.

Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya beserta rekan-rekannya telah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka korupsi, mengenakan pakaian oranye, diborgol, dan ditahan.

Penangkapan lima tersangka kasus korupsi proyek di Kabupaten Lampung Tengah diumumkan oleh KPK dalam konferensi pers, Jumat, 11 Desember 2025.

Pada kasus ini, KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai sekitar Rp193 juta serta emas seberat 850 gram.

Menurut Plh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Mungkin Hadi Pratikno, Bupati Lampung Tengah periode 2025-2030 Ardito Wijaya diduga menerima uang pelicin terkait proyek senilai Rp5,7 miliar.

Disebutkan bahwa APBD Kabupaten Lampung Tengah tahun 2025 sekitar Rp3,19 triliun. Dari angka tersebut, sebagian digunakan untuk pelayanan masyarakat, program prioritas daerah, termasuk pembangunan infrastruktur.

Tugas Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya dan 4 Orang Lainnya

Ardito Wijaya diketahui menerima suap dan gratifikasi. Awalnya dia menetapkan biaya sebesar 15-20 persen untuk beberapa proyek.

Pada bulan Februari hingga November 2025, Ardito Wijaya diduga menerima komisi proyek sebesar Rp5,2 miliar.

Biaya proyek tersebut diperoleh dari beberapa mitra melalui Riki dan Rabu. Keduanya diduga bertindak sebagai pelaksana.

Ardito juga memberi perintah kepada Anton agar pemenang lelang paket proyek pengadaan PT EM yang akhirnya mendapatkan nilai paket sebesar Rp3,1 miliar.

Berdasarkan pengondisian tersebut, Ardito diduga menerima uang fee sebesar Rp500 juta dari Lukman Sjamsuri, sebagai pemberi atau pelaku suap.

”Jumlah yang diterima AW (Ardito Wijaya) sebesar Rp5,7 miliar.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jusuf Kalla: Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen Angka di Atas Kertas atau Realitas?

    Jusuf Kalla: Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen Angka di Atas Kertas atau Realitas?

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 321
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Indonesia, menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5 persen. Ia menilai angka tersebut hanya sekedar angka di atas kertas dan tidak mencerminkan realitas di lapangan. Jusuf Kalla (JK) menyamakannya dengan perusahaan yang memiliki neraca bagus namun arus kasnya rusak dan memiliki banyak utang. Hal tersebut disampaikan […]

  • Komisi C Minta Intiland Hentikan Sementara Pembangunan di Graha Natura Sambikerep

    Komisi C Minta Intiland Hentikan Sementara Pembangunan di Graha Natura Sambikerep

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 298
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Masih adanya polemik soal replanning yang dipermasalahkan warga perumahan Graha Natura di Sambikerep Surabaya, Komisi C DPRD Kota Surabaya minta pengembang Graha Natura yaitu, Intiland untuk menghentikan sementara semua pembangunan unit di perumahan elit tersebut. Hal ini terungkap saat digelar rapat antara warga perumahan Graha Natura dengan Bagian Hukum Pemkot Surabaya, DPRKP, di […]

  • Final Dangdut Academy 7

    Antusiasme Masyarakat Terhadap Final Dangdut Academy 7 Memunculkan Bintang Baru Tasya vs Valen

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 209
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pencarian bakat musik dangdut di Indonesia terus menarik perhatian publik. Salah satu ajang yang paling diminati adalah Dangdut Academy 7, yang telah menjadi wadah bagi para penyanyi muda untuk menunjukkan kemampuan mereka. Setelah melalui berbagai tahapan audisi dan kompetisi ketat, kini dua finalis terbaik, Tasya dan Valen, bertanding dalam babak Grand Final. Penonton dari […]

  • Uang Rp 13 Triliun Sitaaan Kasus Korupsi CPO, Prabowo: Bisa Renovasi 8.000 Sekolah

    Uang Rp 13 Triliun Sitaaan Kasus Korupsi CPO, Prabowo: Bisa Renovasi 8.000 Sekolah

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto Menyaksikan Penyerahan Uang Hasil Penyitaan Kasus Korupsi CPO DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hadir dalam acara penyerahan uang hasil penyitaan dari kasus korupsi ekspor Crude Palm Oil (CPO) minyak goreng sebesar Rp 13 triliun. Acara ini berlangsung di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Senin (20/10/2025). Uang tersebut diserahkan langsung oleh Jaksa […]

  • SPPG Karanglo, Ibas

    Penutupan Sementara SPPG di Gresik Akibat Menu Kelapa Utuh

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 105
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil tindakan tegas terhadap sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Penutupan sementara ini dilakukan karena pengelola SPPG menyajikan kelapa utuh sebagai bagian dari menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tindakan ini diambil setelah BGN menemukan adanya pelanggaran terhadap standar menu yang telah ditetapkan. Wakil […]

  • Es Daluman: Minuman Khas Yang Menyegarkan

    Es Daluman: Minuman Khas Yang Menyegarkan

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 379
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Es Daluman: Minuman khas yang menyegarkanSalah satunya adalah Es Daluman, minuman tradisional yang menyegarkan dan menjadi favorit di kalangan masyarakat lokal maupun wisatawan. Lebih dari sekadar pelepas dahaga, Es Daluman menyimpan cerita panjang tentang tradisi, kesehatan, dan cita rasa otentik Bali. Asal Usul dan Makna Daluman Nama "Daluman" sendiri merujuk pada bahan utama […]

expand_less