Ringkasan Berita:
- Wali Kota Eri Cahyadi membuka resmi Surabaya Kite Festival 2026 yang diikuti sekitar 100 peserta domestik dan mancanegara.
- Festival menampilkan aneka kreasi layang-layang unik, mulai dari bentuk hewan purba Trilobit hingga karakter 3D berukuran raksasa.
- Pemerintah Kota Surabaya memproyeksikan ajang tahunan ini menjadi ikon destinasi wisata dan penggerak ekonomi kreatif lokal.
Surabaya, Diagramkota.com— Langit pesisir Kota Surabaya dipenuhi warna-warni kreasi layang-layang raksasa dalam perhelatan akbar Festival Layang-Layang Surabaya (Surabaya Kite Festival) 2026 yang dibuka secara resmi pada Sabtu (29/8/2026).
Ajang bergengsi ini mempertemukan sekitar 100 pelayang berpengalaman dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang hadir langsung bersama Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani membuka jalannya festival dengan mengucap rasa syukur seraya mengajak masyarakat menikmati pesona seni layang-layang.
“Selamat menikmati, dan dengan mengucap Bismillaahirrahmaanirrahiim, Surabaya Kite Festival 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka. Dan semoga ini menjadi salah satu wisata di Surabaya yang bisa menjadi destinasi ditunggu setiap tahun sekali. Ini akan menjadi ikon kota Surabaya,” ujar Eri Cahyadi dalam sambutan pembukaannya.
Atraksi Trilobit Purba hingga Karakter 3D Raksasa Hiasi Langit Kota Pahlawan
Dalam festival bertaraf internasional ini, para peserta unjuk kebolehan dengan menerbangkan aneka ragam layang-layang dua dimensi maupun tiga dimensi (3D) berukuran besar. Berbagai bentuk, ukuran, motif rancangan, dan corak warna beradu ketangkasan serta estetika di udara.
Salah satu atraksi yang menyita perhatian ribuan pasang mata pengunjung adalah penerbangan layang-layang berdesain hewan purba Trilobit. Liukan detail anatomi fauna laut purba tersebut membumbung tinggi berdampingan dengan beragam layang-layang tematik dan karakter kartun 3D lainnya.
Keberagaman kreasi ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi dan rekreasi keluarga, tetapi juga menjadi wadah ekspresi bagi komunitas pelayang nasional maupun global untuk memamerkan inovasi aerodinamika serta estetika seni kriya.
Surabaya Kite Festival: Dorong Geliat Pelaku Usaha dan Sektor Kuliner Lokal
Selain memperkuat citra pariwisata berbasis komunitas, perhelatan Surabaya Kite Festival 2026 dirancang sebagai motor penggerak perekonomian masyarakat lokal. Antusiasme peserta luar daerah dan arus wisatawan yang memadati lokasi festival memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap aktivitas ekonomi di sekitarnya.
Sektor perdagangan mikro, stan kuliner khas, jasa transportasi, hingga pelaku industri kreatif di sekitar kawasan acara turut menikmati peningkatan transaksi ekonomi selama gelaran festival berlangsung.
Pemerintah Kota Surabaya optimis perpaduan harmonis antara atraksi seni budaya, partisipasi komunitas internasional, dan keindahan bentang alam terbuka mampu mengukuhkan Surabaya sebagai kota metropolitan yang ramah wisata tematik dan berdaya saing global.















