Surabaya Juara Umum Kejurda Finswimming Jawa Timur 2026 di Lumajang
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kejuaraan Finswimming Daerah (Kejurda) Jawa Timur 2026 resmi berakhir dengan kemenangan yang diraih oleh kontingen Surabaya. Kompetisi ini digelar di Kolam Renang Veteran, Lumajang, pada 8–10 Mei 2026. Selama tiga hari bertanding, tim Kota Pahlawan berhasil meraih total 34 medali emas, 40 perak, dan 33 perunggu.
Kontingen Surabaya Dominasi Kejurda Finswimming Jatim 2026
Dalam kejuaraan kali ini, Surabaya menjadi jawara umum dengan poin yang jauh lebih tinggi dibandingkan peserta lainnya. Di posisi kedua, kontingen Kota Kediri mengumpulkan 21 emas, 17 perak, dan 15 perunggu. Sementara itu, Kabupaten Pasuruan menempati posisi ketiga dengan 12 emas, 13 perak, dan 16 perunggu.
Peringkat keempat ditempati Kabupaten Malang dengan 10 emas, 9 perak, dan 2 perunggu. Diikuti oleh Nganjuk yang mampu meraih 10 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Dengan hasil ini, Surabaya memperkuat reputasinya sebagai salah satu pusat pengembangan olahraga selam di Jawa Timur.
Finswimming Bukan Hanya Soal Medali, Tapi Pembinaan Olahraga
Mirza Muttaqien, Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jawa Timur, menegaskan bahwa Kejurda Finswimming bukan hanya tentang kemenangan. Lebih dari itu, kompetisi ini menjadi wadah pembinaan atlet muda yang ingin berkembang lebih jauh dalam olahraga selam.
Menurut Mirza, Kejurda Finswimming menjadi bagian penting dalam proses pengembangan olahraga selam di Jawa Timur. Ia menekankan bahwa setiap atlet dari berbagai daerah harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan bermimpi lebih jauh.
Dampak Ekonomi dari Kejuaraan Finswimming di Lumajang
Selain berdampak pada pembinaan olahraga, Kejurda Finswimming Jatim 2026 juga memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah. Kehadiran atlet, official, pelatih, hingga keluarga peserta membuat kawasan sekitar venue di Lumajang lebih ramai selama pelaksanaan kejuaraan. Hal ini turut meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, seperti penginapan, kuliner, dan transportasi.
Pengembangan Olahraga Selam di Jawa Timur
Selama tiga hari, sebanyak 654 atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur bersaing dalam 144 nomor pertandingan. Kompetisi ini mencakup berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga atlet senior. Dengan adanya event ini, diharapkan semakin banyak atlet muda yang tertarik dan berkomitmen untuk berlatih finswimming.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Meski Kejurda Finswimming Jatim 2026 telah berakhir, tantangan untuk mengembangkan olahraga selam masih sangat besar. Diperlukan dukungan penuh dari pemerintah daerah, pelatih, dan masyarakat agar olahraga ini bisa terus berkembang dan menembus level nasional maupun internasional.***

>
>

Saat ini belum ada komentar