Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HANKAM » Upacara Bendera Mingguan Makodam V/Brawijaya Perkuat Nasionalisme Prajurit dan Profesionalisme Pengabdian Negara

Upacara Bendera Mingguan Makodam V/Brawijaya Perkuat Nasionalisme Prajurit dan Profesionalisme Pengabdian Negara

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Prajurit dan PNS Makodam V/Brawijaya melaksanakan Upacara Bendera Mingguan secara khidmat di Lapangan A. Yani Makodam V/Brawijaya, Senin pagi (11/05/2026). Kegiatan berlangsung disiplin dipimpin Kapendam V/Brawijaya Letkol Inf Afiid Cahyono, S.Sos., M.Han., sebagai Inspektur Upacara untuk memperkuat nasionalisme dan loyalitas pengabdian.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran Perwira Menengah, Perwira Pertama, Bintara, Tamtama, hingga Pegawai Negeri Sipil Makodam V/Brawijaya. Seluruh peserta melaksanakan prosesi upacara dengan tertib mulai pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, hingga Delapan Wajib TNI secara penuh penghormatan.

Kapendam V/Brawijaya Letkol Inf Afiid Cahyono, S.Sos., M.Han., menegaskan upacara mingguan memiliki makna strategis membangun karakter prajurit. “Upacara bendera menjadi sarana efektif memperkuat disiplin, loyalitas, serta jiwa nasionalisme seluruh personel TNI,” tegasnya saat memberikan amanat kepada peserta upacara pagi tersebut.

Selain memperkokoh kedisiplinan, kegiatan rutin setiap Senin tersebut menjadi momentum mempererat soliditas antarpersonel di lingkungan Makodam V/Brawijaya. Nilai kebersamaan dan rasa tanggung jawab terhadap tugas terus dipelihara melalui kegiatan militer terstruktur yang dilaksanakan konsisten sesuai aturan dan tradisi keprajuritan TNI AD.

“Pembacaan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit mengingatkan kembali komitmen pengabdian kepada bangsa serta negara,” ujar Kapendam V/Brawijaya. Penegasan nilai fundamental TNI dilakukan agar setiap personel memahami jati diri prajurit sekaligus menjaga integritas dalam melaksanakan tugas pokok sehari-hari di satuan masing-masing.

Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dengan susunan kegiatan sesuai protokol militer yang berlaku di lingkungan TNI Angkatan Darat. Kehadiran seluruh personel menunjukkan kesiapan institusi menjaga profesionalisme, kedisiplinan, serta tanggung jawab sebagai aparat pertahanan negara dalam mendukung stabilitas dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melalui pelaksanaan Upacara Bendera Mingguan tersebut, Kodam V/Brawijaya berharap seluruh prajurit dan PNS terus meningkatkan profesionalisme, loyalitas, serta semangat pengabdian. Kegiatan rutin itu diharapkan mampu memperkuat karakter keprajuritan dan soliditas satuan demi mendukung tugas pertahanan negara secara optimal.(dk/tgh)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan tracing dan screening yang dilakukan secara rutin di sejumlah wilayah. Hingga Mei 2026, capaian pemeriksaan suspek TBC di Kota Pahlawan menunjukkan perkembangan yang signifikan dan menjadi bagian dari upaya mendukung target nasional eliminasi TBC pada 2030. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, mengatakan saat ini terdapat lima area di Kota Pahlawan yang menjadi fokus kegiatan tracing dan screening setiap pekan. "Kita punya kegiatan untuk tracing dan screening. Di Surabaya ini ada lima area yang setiap minggu itu kita lakukan kegiatan untuk tracing dan screening," ujar dr Billy, Rabu (10/6/2026). Billy menjelaskan, tracing dilakukan terhadap orang yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC. Sedangkan screening menyasar masyarakat yang tidak bergejala maupun tidak memiliki riwayat kontak dengan penderita. "Jadi tracing ini untuk yang kontak erat. Sedangkan screening (untuk) yang tidak bergejala, dan tidak pernah kontak juga," katanya. Berdasarkan data Dinkes Surabaya periode Januari-Mei 2026, dari target penemuan 61.624 suspek atau terduga TBC, sebanyak 44.088 orang telah diperiksa atau mencapai 71,54 persen. Sementara capaian skrining telah menjangkau 644.201 penduduk atau 45,78 persen dari target 50 persen jumlah penduduk yang harus diskrining. Dari estimasi 11.412 kasus TBC pada 2026, sebanyak 4.191 kasus berhasil ditemukan, terdiri atas 4.078 kasus TBC sensitif obat (SO) dan 113 kasus TBC resistan obat (RO). Saat ini, sebanyak 4.166 pasien TBC tengah menjalani pengobatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Surabaya. Untuk kasus TBC SO, sebanyak 3.443 pasien atau 84,43 persen telah memulai pengobatan. Sedangkan dari 113 kasus TBC RO yang ditemukan, sebanyak 90 pasien atau 79,65 persen telah menjalani terapi. Tingkat keberhasilan pengobatan atau Treatment Success Rate (TSR) TBC SO di Surabaya tercatat mencapai 89,36 persen, sementara angka kematian pasien TBC selama menjalani pengobatan berada di angka 1,80 persen. Selain itu, Dinkes Surabaya juga mencatat sebanyak 2.461 investigasi kontak telah dilakukan dan 2.729 orang mendapatkan terapi pencegahan kontak serumah sebagai bagian dari upaya memutus rantai penularan. Menurut Billy, hasil kegiatan tracing dan screening yang dilakukan secara rutin tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Hingga Mei 2026, pemeriksaan telah dilakukan terhadap lebih dari separuh target temuan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. "Nah, sampai bulan Mei kemarin kita sudah lakukan pemeriksaan itu terhadap sekitar 50 persen lebih dari 68.000 estimasi (target penemuan) yang diberikan Kemenkes ke Kota Surabaya," ungkap dr Billy. Ia mengungkapkan, kegiatan tracing dan screening salah satunya digelar di Puskesmas Sawah Pulo, Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir. Dalam kegiatan itu, Dinkes Surabaya melibatkan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair), dokter spesialis paru, serta residen paru. "Di sana kita libatkan FK Unair dari dokter spesialis paru dan residen paru. Ada turun sekitar enam orang dan kepala Irna-nya (Instalasi Rawat Inap)," ujarnya. Selain dukungan tenaga medis, dr Billy menyebut kegiatan tersebut juga memanfaatkan teknologi pemeriksaan terbaru yang dinilai dapat mempermudah deteksi TBC. "Ada alat untuk pemeriksaan baru. Kalau selama ini kan kita harus pakai dahak. Nah, kesulitan untuk dapat dahak ini, ternyata ada alat yang bisa membantu kita, cukup saliva atau air liur saja kita bisa mendeteksinya," jelas dr Billy. Bahkan, dr Billy menuturkan bahwa pengembangan metode pemeriksaan tersebut mendapat dukungan dari tim ahli internasional. "Jadi, kegiatan itu didukung oleh tim ahli juga dari Cina dan Korea," imbuhnya. Billy menjelaskan, langkah penanganan TBC di Surabaya dilakukan segera setelah pasien terdiagnosis. Obat dan paket terapi telah tersedia di seluruh puskesmas untuk memastikan pasien dapat segera menjalani pengobatan. "Jadi langkah dari tracing dan screening ini begitu kita ketemu, langsung kita terapi. Setelah diagnostik selesai kita terapi. Paket-paket untuk terapi ini sudah ada di Puskesmas," bebernya. Untuk memastikan keberhasilan pengobatan, Dinkes Surabaya juga melibatkan Kader Surabaya Hebat (KSH), petugas puskesmas, dan tim Dinkes dalam memantau kepatuhan pasien mengonsumsi obat. "Jadi baik itu Kader Surabaya Hebat, tim dari Puskesmas setempat dan Dinas Kesehatan akan memantau memantau ketaatan minum obatnya," kata dr Billy. Menurutnya, durasi terapi yang cukup panjang kerap menjadi tantangan bagi pasien. Karena itu, pendampingan dan motivasi terus diberikan agar pasien tidak menghentikan pengobatan di tengah jalan. "Sehingga obat yang diberikan benar-benar diminum karena terapinya cukup banyak. Itu yang membuat kadang-kadang pasien lelah. Nah, kita motivasi terus sehingga mereka tetap semangat," tuturnya. Pihaknya berharap berbagai upaya yang dilakukan Pemkot Surabaya dapat membantu pencapaian target nasional eliminasi TBC pada 2030. "Kita harapkan paling tidak target dari Kementerian Kesehatan itu kita bisa dapat, sehingga angka eliminasi TB (tahun 2030) yang diharapkan itu tercapai," pungkasnya. Target tersebut sejalan dengan Perpres Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis, yang menargetkan angka kejadian TBC turun menjadi 65 kasus per 100.000 penduduk dan angka kematian menjadi 6 kasus per 100.000 penduduk pada 2030. (*)

    Pemkot Surabaya Perkuat Penanggulangan TBC, Pemeriksaan Suspek Capai 71,54 Persen

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan tracing dan screening yang dilakukan secara rutin di sejumlah wilayah. Hingga Mei 2026, capaian pemeriksaan suspek TBC di Kota Pahlawan menunjukkan perkembangan yang signifikan dan menjadi bagian dari upaya mendukung target nasional eliminasi TBC pada 2030. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota […]

  • Perayaan Hari Disabilitas Internasional di Bojonegoro

    Perayaan Hari Disabilitas Internasional di Bojonegoro, Anak Disabilitas Bojonegoro Tampilkan Karya Kreatif

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 187
    • 0Komentar

    DIAGRMKOTA.COM – Hari Disabilitas Internasional menjadi momen penting bagi komunitas penyandang disabilitas di Bojonegoro. Acara ini tidak hanya menjadi ajang pamer karya, tetapi juga menjadi wadah untuk menunjukkan potensi dan kemampuan mereka dalam berbagai bidang. Pameran yang digelar di Pendopo Malowopati pada 2 Desember 2025 menjadi bukti nyata bahwa para penyandang disabilitas mampu menciptakan karya […]

  • Penyerangan Wisatawan Surabaya di Malang: Polda Jatim Pastikan Penanganan Serius

    Penyerangan Wisatawan Surabaya di Malang: Polda Jatim Pastikan Penanganan Serius

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Insiden pengeroyokan yang menimpa rombongan wisatawan asal Surabaya di kawasan Pantai Wediawu, Kabupaten Malang, telah menjadi perhatian serius dari aparat kepolisian. Kejadian ini terjadi pada dini hari, saat rombongan sedang beristirahat di area penginapan. Peristiwa tersebut menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan para pengunjung dan menjaga reputasi destinasi wisata. Polda Jawa Timur (Jatim) telah mengonfirmasi adanya […]

  • Pesta Sepak Bola di Stadion: Kemenangan Swansea City atas Blackburn Rovers

    Pesta Sepak Bola di Stadion: Kemenangan Swansea City atas Blackburn Rovers

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 146
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Swansea City dan Blackburn Rovers dalam kompetisi Championship menjadi momen yang dinantikan oleh para penggemar sepak bola. Dalam pertandingan ini, Swansea City berhasil meraih kemenangan yang memuaskan, mengukir kenangan tak terlupakan bagi para pendukungnya. Laga yang berlangsung pada 20 Januari menjadi salah satu pertandingan paling menarik dalam musim ini. Keseruan Di Lapangan […]

  • Operasi Pekat 2025 Sukses, Polres Tanjung Perak Ciduk 27 Tersangka

    Operasi Pekat 2025 Sukses, Polres Tanjung Perak Ciduk 27 Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 284
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Polres Pelabuhan Tanjung Perak mencatat keberhasilan luar biasa dalam Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) 2025. Operasi yang digelar selama dua pekan penuh, dari 1 hingga 14 Mei 2025, mencapai target penindakan 100 persen, dengan dampak nyata berupa penurunan signifikan angka kriminalitas di wilayah hukum setempat. Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu, menegaskan bahwa kegiatan […]

  • Persebaya Surabaya Hadapi Tantangan Khusus Selama Ramadan 2026

    Persebaya Surabaya Hadapi Tantangan Khusus Selama Ramadan 2026

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 130
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya, salah satu klub sepak bola ternama di Indonesia, menghadapi tantangan unik selama bulan suci Ramadan 2026. Tim yang dikenal dengan julukan Bajol Ijo ini dijadwalkan melakoni empat pertandingan dalam rentang waktu dua pekan. Hal ini membutuhkan perencanaan matang dan pengelolaan kondisi pemain yang sangat ketat agar tetap optimal selama berpuasa. Jadwal Pertandingan […]

expand_less