Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Persoalan Transparansi dalam Penerbitan Perwali Reklame Kota Surabaya

Persoalan Transparansi dalam Penerbitan Perwali Reklame Kota Surabaya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 73 Tahun 2025 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Reklame menjadi perhatian khusus dari sejumlah pihak, termasuk Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Jawa Timur. Isu transparansi dan keadilan dalam penerapan aturan ini mulai muncul setelah pelaksanaannya terkesan tidak jelas dan kurang koordinasi antara pihak pemerintah dan pelaku usaha.

Proses Penerbitan yang Tidak Transparan

Sekretaris P3I Jatim, Agus Winoko, menyampaikan bahwa Perwali tersebut disahkan pada 8 Desember 2025, namun baru disosialisasikan hampir dua bulan kemudian, yaitu pada 5 Februari 2026. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai alasan penundaan sosialisasi yang cukup lama. Menurutnya, waktu yang terlalu panjang antara pengesahan dan penyampaian informasi membuat pelaku usaha merasa tidak diberi kesempatan yang sama untuk memahami aturan baru.

Agus menilai bahwa penundaan ini berpotensi menciptakan ketidakadilan di kalangan pelaku usaha. Ia juga menyebutkan bahwa sebelum Perwali baru ini diterbitkan, beberapa titik lokasi reklame di aset pemerintah kota sudah terisi. Ini menunjukkan adanya proses pengambilan titik yang dilakukan sebelum aturan resmi diberlakukan, sehingga menimbulkan keraguan tentang keadilan dalam distribusi hak penggunaan aset publik.

Keterkaitan dengan Perwali Sebelumnya

Sebelum Perwali 73/2025, Pemkot Surabaya telah menerbitkan Perwali Nomor 70 Tahun 2024 tentang Penataan Reklame. Dalam aturan tersebut, disebutkan bahwa aset tanah milik pemerintah kota dapat dimanfaatkan untuk pemasangan reklame. Titik-titik lokasi tersebut diatur secara rinci melalui keputusan wali kota.

Menurut Agus, mekanisme penggunaan titik-titik tersebut menjadi incaran para pengusaha reklame. Namun, dengan adanya Perwali 73/2025, ada harapan bahwa proses perekrutan atau pemilihan pihak yang mendapatkan hak penggunaan titik akan lebih jelas dan adil.

Permintaan P3I Jatim untuk Kejelasan

P3I Jatim meminta Pemkot Surabaya untuk membuka secara jelas mekanisme, syarat, serta proses penentuan pihak yang memperoleh titik reklame. Mereka berharap agar setiap pemohon mendapatkan perlakuan yang sama, sehingga tercipta iklim usaha yang sehat di sektor periklanan, khususnya media luar ruang seperti billboard.

Agus menjelaskan bahwa kebijakan yang tidak transparan dapat menghambat pertumbuhan industri periklanan. Selain itu, hal ini juga berpotensi menciptakan praktek-praktek yang tidak sehat, seperti praktik suap atau pengambilan keuntungan yang tidak adil.

Tantangan di Sektor Periklanan

Perkembangan industri periklanan di Surabaya terus berkembang, terutama dengan meningkatnya penggunaan media luar ruang. Namun, dengan adanya peraturan yang belum sepenuhnya jelas, pelaku usaha merasa khawatir akan ketidakpastian dalam bisnis mereka.

Kondisi ini juga memicu diskusi lebih lanjut tentang bagaimana pemerintah daerah bisa memastikan bahwa regulasi yang dikeluarkan tidak hanya bermanfaat bagi pihak tertentu, tetapi juga memberikan kesempatan yang sama bagi semua pelaku usaha.

Harapan untuk Regulasi yang Lebih Adil

Dengan adanya keluhan dari P3I Jatim, diharapkan Pemkot Surabaya dapat segera memberikan jawaban yang jelas dan transparan. Pemerintah harus memastikan bahwa regulasi yang diterbitkan tidak hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar berdampak positif bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Selain itu, diperlukan pula komunikasi yang lebih baik antara pemerintah dan pelaku usaha agar kebijakan yang dikeluarkan dapat diimplementasikan secara efektif dan adil. Dengan demikian, industri periklanan di Surabaya dapat terus berkembang dengan kondisi yang sehat dan berkelanjutan.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persebaya Surabaya Mempercayai Pemain Muda untuk Menentukan Masa Depan Klub di Super League Musim 2025/2026

    Persebaya Surabaya Mempercayai Pemain Muda untuk Menentukan Masa Depan Klub di Super League Musim 2025/2026

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya, salah satu klub sepak bola ternama di Indonesia, tengah membangun fondasi masa depan dengan memberikan kesempatan kepada pemain muda. Dalam Super League musim 2025/2026, empat pemain U-23 telah menunjukkan potensi mereka melalui penampilan yang konsisten di lapangan. Ini bukan sekadar upaya promosi, tetapi sebuah strategi jangka panjang yang bertujuan menguatkan struktur tim. […]

  • Gandeng Media Operasi Keselamatan Semeru 2025: Upaya Polres Pelabuhan Tanjung Perak Menekan Laka Lantas.

    Gandeng Media Operasi Keselamatan Semeru 2025: Upaya Polres Pelabuhan Tanjung Perak Menekan Laka Lantas.

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 191
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Operasi Keselamatan Semeru 2025 yang digelar oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak. memasuki hari ketiga Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak melaksanakan Sisialisasi Operasi Keselamatan Melalui Siaran Radio Wijaya FM. Berdasarkan laporan dari Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Imam Saifudin Rodji, S.H., melalui siaran Radio Wijaya FM Surabaya, Untuk menekan angka kecelakaan hingga […]

  • Ciptakan Rasa Aman Polisi Kembali Laksanakan Patroli Skala Besar di Jakarta

    Ciptakan Rasa Aman Polisi Kembali Laksanakan Patroli Skala Besar di Jakarta

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Daerah Metro Jaya kembali melaksanakan patroli skala besar pada Minggu (5/10/25) sore. Kegiatan ini dipimpin oleh Ipda Putu Randy Adhinata selaku Pamin Siaga A Bagdalops Polda Metro Jaya dengan melibatkan 119 personel. Dalam kegiatan tersebut, personel dibagi ke dalam dua kelompok yang menyisir wilayah hukum berbeda di Jakarta. Patroli skala besar ini […]

  • Operasional Whoosh akan ditangani Danantara

    Operasional Whoosh akan ditangani Danantara

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTRA.COM – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mengumumkan bahwa perannya dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, yang dikenal sebagai Whoosh, akan berfokus pada aspek operasional. Hal ini menunjukkan bahwa Danantara akan bertanggung jawab atas pengelolaan layanan dan pemeliharaan sarana-prasarana yang terkait dengan kereta cepat tersebut. Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa keputusan […]

  • Ketua JDT Usai Banding Ditolak FIFA: Ada Unsur Politik

    Ketua JDT Usai Banding Ditolak FIFA: Ada Unsur Politik

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua klub Johor Darul Ta’zim, Tunku Ismail Idris, mengkritik keputusan FIFA yang menolak permohonan banding dari Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait dugaan pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasinya. Ia menyatakan bahwa keputusan FIFA tidak memiliki dasar yang jelas. FIFA secara resmi menolak permohonan banding yang diajukan oleh FAM setelah dianggap melakukan pemalsuan dokumen terhadap […]

  • KBS Kebun Binatang Surabaya

    Penyidik Kejaksaan Jatim Lakukan Penggeledahan di Kebun Binatang Surabaya

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur melakukan penggeledahan di kantor Kebun Binatang Surabaya (KBS), Kamis (5/2/2026) petang. Aktivitas tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang diduga terjadi di lingkungan institusi tersebut. Penggeledahan ini menunjukkan komitmen pihak kejaksaan dalam mengungkap kasus-kasus yang mencurigakan dan memastikan transparansi dalam […]

expand_less