Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Kritik terhadap Revisi UU KPK dan Pemulihan Hak Pegawai, Desak Penerbitan Perppu

Kritik terhadap Revisi UU KPK dan Pemulihan Hak Pegawai, Desak Penerbitan Perppu

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah pihak menilai bahwa revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) yang dilakukan beberapa tahun lalu memiliki dampak negatif terhadap kinerja lembaga antirasuah. Salah satu tokoh yang aktif mengkritik kebijakan tersebut adalah Boyamin Saiman, Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI). Ia menilai bahwa pengembalian UU KPK ke versi sebelum direvisi menjadi langkah penting untuk memperkuat fungsi KPK dalam memberantas korupsi.

Boyamin menekankan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memiliki kesempatan untuk segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) guna mengembalikan UU KPK ke bentuk aslinya. Dengan demikian, selain memperbaiki kerangka hukum, penerbitan Perppu juga dapat digunakan sebagai dasar untuk memulihkan status 57 pegawai KPK yang diberhentikan melalui Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Table of Contents

Persoalan TWK dan Dampaknya pada KPK

Menurut Boyamin, pelaksanaan TWK dinilai tidak sesuai dengan prinsip objektivitas dan profesionalisme. Ia menyatakan bahwa tes tersebut telah menyebabkan banyak pegawai KPK yang dianggap tidak memenuhi syarat, padahal sebenarnya mereka memiliki kompetensi yang cukup. Hal ini, menurutnya, telah menciptakan ketidakadilan dan merusak semangat kerja para penyidik.

“Tes Wawasan Kebangsaan itu dianggap tidak ada, nyatanya salah, sudah dipersoalkan di mana-mana, Ombudsman juga (menemukan) bahwa itu salah,” ujar Boyamin dalam sebuah pernyataan video.

Ia menegaskan bahwa 57 pegawai yang diberhentikan harus kembali bekerja di KPK. Beberapa dari mereka, seperti Novel Baswedan dan Yudi Purnomo, merupakan tokoh penting dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Boyamin menilai bahwa keberadaan mereka sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugas KPK secara efektif.

Tantangan dalam Memperkuat KPK

Selain isu TWK, Boyamin juga menyoroti pentingnya pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset. Menurutnya, efek jera terhadap koruptor hanya akan tercapai jika koruptor dimiskinkan. Oleh karena itu, ia menilai bahwa penguatan KPK tidak hanya terbatas pada perubahan struktur hukum, tetapi juga memerlukan mekanisme hukum yang lebih ketat terhadap pelaku korupsi.

Kritik terhadap Pernyataan Jokowi

Boyamin juga menyampaikan kritik terhadap pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengklaim bahwa revisi UU KPK pada 2019 silam merupakan inisiatif DPR. Menurutnya, pemerintahan Jokowi tidak hanya mendukung revisi tersebut, tetapi juga secara sistematis memfasilitasi pelaksanaan TWK yang menyebabkan puluhan pegawai KPK diberhentikan.

“Kalau sekarang menyatakan setuju dikembalikan, lha ngapain dulu diubah? Beliau harus tahu bahwa perubahan UU KPK itu daya rusaknya sangat hebat,” kata Boyamin.

Ia menilai bahwa indeks persepsi korupsi Indonesia turun drastis setelah revisi UU KPK. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan tersebut justru mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan KPK dalam menangani kasus korupsi.

Tantangan Ke depan

Dalam rangka memperkuat KPK, Boyamin menyarankan agar pemerintah segera mengambil langkah-langkah konkret. Selain menerbitkan Perppu, ia menilai bahwa penegakan hukum terhadap pelaku korupsi harus diperkuat. Dengan demikian, KPK dapat kembali menjalankan tugasnya secara efektif dan independen.

Revisi UU KPK yang dilakukan beberapa tahun lalu telah menimbulkan berbagai masalah, termasuk penghapusan 57 pegawai KPK melalui TWK. Kritik terhadap kebijakan tersebut datang dari berbagai pihak, termasuk Boyamin Saiman. Ia menilai bahwa pengembalian UU KPK ke versi asli serta pengesahan undang-undang yang lebih ketat menjadi langkah penting dalam memperkuat lembaga antirasuah. Dengan demikian, KPK dapat kembali menjalankan tugasnya secara efektif dan transparan.***

 

  • Penulis: Diagram Kota

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gadis Madiun Hilang

    Gadis Madiun Hilang Saat Mengaji di Oro-Oro Ombo

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 232
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pasangan suami istri Mulawardana-Linda Purwati, warga RT 23, RW 6, Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun sedang cemas. Karena, Renanda Maharani Kharisma Wardana, 20 tahun, putrinya menghilang dan belum kembali sejak Senin (3/11/2025) lalu. Linda menceritakan bahwa putrinya yang satu-satunya pergi mengaji di Jalan Trengguli, Kelurahan Oro-oro Ombo pada hari Senin pagi sekitar pukul […]

  • Jadwal Proliga 2026

    Jadwal Proliga 2026: Laga Seru di GOR Voli Sumut: BJB Tandamata Vs Electric Mobil, Falcons Tirta Bhagasasi Vs Samator

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 104
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada hari Sabtu, 17 Januari 2026, kompetisi voli putri dan putra kembali memperlihatkan pertandingan menarik dalam Putaran 1 Seri II Sumut. Kompetisi ini menjadi ajang penting bagi para tim untuk menunjukkan kemampuan mereka sekaligus memperkuat posisi di klasemen sementara. Pertandingan Awal: BJB Tandamata vs Electric PLN Mobile Pertandingan pertama berlangsung pada pukul 15.30 WIB, […]

  • Gelar Reses Di 12 titik, Ajeng Wira Wati Disambati Program Cek Kesehatan Gratis

    Gelar Reses Di 12 titik, Ajeng Wira Wati Disambati Program Cek Kesehatan Gratis

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 301
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota DPRD Surabaya sekaligus Ketua Fraksi Gerindra, Ajeng Wira Wati menggelar reses di enam kecamatan yang  masuk di daerah pemilihan (Dapil) 1 Surabaya, meliputi kecamatan Gubeng, Genteng, Simokerto, Bubutan, Tegalsari dan Krembangan.

  • Kejari Sidoarjo Tahan Dua Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMDes Jimbaran Kulon

    Kejari Sidoarjo Tahan Dua Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMDes Jimbaran Kulon

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 311
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan wewenang terkait pengelolaan dana penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jimbaran Kulon, Kecamatan Wonoayu. Keduanya resmi ditahan pada Kamis malam, 3 Juli 2025. Tersangka pertama berinisial MH, yang kala itu menjabat sebagai Sekretaris Desa sekaligus merangkap sebagai bendahara BUMDes. […]

  • Ekonomi Sumsel , Uang Baru ,Ramadhan ,Idul Fitri Bank Indonesia, Penukaran Uang, Lebaran 2026

    Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Dorong Peningkatan Uang Baru untuk Ramadhan dan Idul Fitri

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 111
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ekonomi Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami pertumbuhan signifikan dalam setahun terakhir, yang berdampak langsung pada peningkatan jumlah uang baru yang disediakan oleh Bank Indonesia (BI) untuk menyambut bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Kenaikan ini mencapai sekitar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total uang baru yang dikeluarkan mencapai Rp 5,6 triliun. Pertumbuhan ekonomi Sumsel […]

  • Inovasi Keamanan di RW 01 Blauran: Bhabinkamtibmas Pasang Barcode Patroli

    Inovasi Keamanan di RW 01 Blauran: Bhabinkamtibmas Pasang Barcode Patroli

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 202
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada Jumat, 2 Agustus 2024, Aiptu Suprijadi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Genteng, melaksanakan pemasangan barcode patroli di Balai RW 01 Blauran, Jalan Tanjung Anom No. 14, Surabaya. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat sistem keamanan dan pemantauan wilayah secara digital. Pemasangan barcode tersebut didampingi oleh Ibu Denty, salah satu pengurus RW 01 Blauran. Dengan teknologi barcode […]

expand_less