Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Kewajiban Moral dan Hukum Penerima Beasiswa LPDP

Kewajiban Moral dan Hukum Penerima Beasiswa LPDP

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 52 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Dana beasiswa yang diberikan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) berasal dari sumber-sumber yang sangat penting bagi negara, termasuk pajak masyarakat dan sebagian dari utang negara. Dalam konteks ini, pemerintah menegaskan bahwa uang tersebut dialokasikan untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM), yang menjadi fondasi utama dalam membangun kekuatan ekonomi dan teknologi Indonesia.

Seiring dengan itu, munculnya polemik terkait pernyataan seorang alumnus LPDP, DS, di media sosial mengundang reaksi keras dari berbagai pihak. Unggahan tersebut mencerminkan sikap yang dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai integritas dan rasa nasionalisme yang seharusnya dijunjung tinggi oleh penerima beasiswa negara.

Peristiwa yang Memicu Kontroversi

Polemik dimulai ketika DS mengunggah video di akun Instagram pribadinya pada Jumat, 20 Februari 2026. Dalam unggahan tersebut, ia menunjukkan surat dari otoritas Inggris terkait kewarganegaraan anak keduanya yang resmi menjadi warga negara Inggris. Dalam penjelasannya, DS menyampaikan pernyataan yang menuai kontroversi, antara lain: “I know the world seems unfair (aku tahu dunia terasa tidak adil). Tapi, cukup aku aja yang WNI (warga negara Indonesia), anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA (warga negara asing) itu.”

Pernyataan tersebut dianggap merendahkan martabat Indonesia, terutama karena DS merupakan penerima beasiswa LPDP. Akibatnya, unggahan tersebut viral di platform seperti Instagram dan Threads, memicu respons dari warganet yang menilai pernyataan tersebut tidak bijak dan tidak pantas dilakukan oleh penerima beasiswa negara.

Tanggung Jawab dan Konsekuensi

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa suami DS, yang juga alumnus LPDP, akan mengembalikan seluruh dana beasiswanya kepada negara. Hal ini disampaikan setelah komunikasi dengan Pelaksana Tugas Direktur Utama LPDP Sudarto. Suami DS disebut telah menyatakan kesediaannya untuk mengembalikan dana tersebut, termasuk bunganya.

Selain itu, pemerintah juga akan memasukkan nama yang bersangkutan ke dalam daftar hitam (blacklist) sehingga tidak dapat bekerja di lingkungan pemerintahan. Langkah ini bertujuan untuk menegaskan bahwa penerima beasiswa negara memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk berkontribusi bagi bangsa.

Kewajiban Kontribusi Setelah Studi

Sesuai ketentuan, setiap penerima beasiswa LPDP wajib menjalani masa pengabdian di Indonesia selama dua kali masa studi ditambah satu tahun (2N+1). Dalam kasus DS, yang menempuh studi dua tahun, kewajiban kontribusinya adalah lima tahun. DS dinyatakan lulus pada 31 Agustus 2017 dan telah menyelesaikan masa pengabdiannya hingga 2023.

Selama periode tersebut, DS menginisiasi berbagai proyek yang berkontribusi bagi masyarakat, seperti penanaman 10.000 pohon bakau di sejumlah wilayah pesisir dan partisipasi dalam pembangunan sekolah di Nusa Tenggara Timur. Meski demikian, polemik yang muncul tetap menjadi perhatian serius bagi LPDP.

Penindakan Terhadap Suami DS

Sorotan kemudian berpindah ke suami DS, yang berinisial AP. Ia juga merupakan alumnus LPDP, lulus doktoral dari Utrecht University, Belanda, pada 2022, dan kini bekerja sebagai peneliti di sebuah kampus di Inggris. Menurut LPDP, AP diduga belum menyelesaikan kewajiban kontribusinya di Indonesia setelah menamatkan studi.

Atas dugaan tersebut, LPDP melakukan pendalaman internal dan memanggil AP untuk klarifikasi. Jika terbukti tidak memenuhi kewajiban berkontribusi, LPDP akan melakukan penindakan, termasuk pengenaan sanksi dan pengembalian seluruh dana beasiswa.

Polemik ini menjadi pengingat bahwa beasiswa negara tidak hanya membawa hak untuk belajar, tetapi juga kewajiban moral dan hukum untuk berkontribusi bagi Indonesia. LPDP menegaskan komitmennya untuk menegakkan aturan secara adil dan konsisten kepada semua penerima beasiswa.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Liburan Tahun Baru 2026 Menghadirkan Kebahagiaan dan Kebingungan di Pantai Jember

    Liburan Tahun Baru 2026 Menghadirkan Kebahagiaan dan Kebingungan di Pantai Jember

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 68
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Liburan tahun baru 2026 menjadi momen penting bagi masyarakat Jember. Banyak keluarga memanfaatkan libur panjang untuk berkunjung ke berbagai destinasi wisata, terutama pantai-pantai yang terletak di sepanjang pesisir selatan. Pantai Payangan dan Watu Ulo menjadi salah satu tujuan utama pengunjung. Namun, kepadatan pengunjung juga membawa tantangan tersendiri, khususnya terkait dengan sistem tiket masuk ke […]

  • Strategi Persib Bandung dalam Menghadapi Laga Kandang Kontra PSM Makassar

    Strategi Persib Bandung dalam Menghadapi Laga Kandang Kontra PSM Makassar

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laga antara Persib Bandung melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi momen penting bagi Maung Bandung. Tidak hanya untuk meraih poin penuh, tetapi juga sebagai persiapan menghadapi pertandingan krusial melawan Persija Jakarta. Pelatih Persib, Bojan Hodak, memberikan pesan yang jelas kepada Bobotoh, para pendukung setia tim. Bojan Hodak menekankan pentingnya […]

  • Eri Cahyadi penghormatan terakhir

    Eri Cahyadi Memimpin Penghormatan Terakhir untuk Tokoh yang Berdedikasi di Kota Surabaya

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seorang tokoh penting di Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, meninggalkan dunia setelah menjalani perjalanan panjang dalam pelayanan masyarakat. Upacara penghormatan terakhir digelar sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya selama bertahun-tahun sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya. Prosesi Penghormatan yang Penuh Makna Pada hari Kamis, 12 Februari 2026, upacara penghormatan terakhir dilakukan di Gedung DPRD Kota Surabaya. Jasad […]

  • Kebun Binatang Surabaya Tetap Beroperasi , Penyelidikan Kejati Jatim

    Libur Lebaran, KBS Siap Hibur Pengunjung Dengan Beragam Acara Menarik

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 177
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sambut libur Lebaran, Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya telah mempersiapkan beragam hiburan menarik. Pengunjung tidak hanya akan menikmati koleksi satwa yang ada, namun juga bisa menikmati hiburan yang acaranya dikemas secara interaktif dan edukatif. “Di Gebyar Lebaran 1 Syawal 1446 H ini, KBS sudah mempersiapkan banyak hiburan menarik, interaktif juga […]

  • Inter Milan ,Pisa ,Laga Serie A 2025/2026

    Kemenangan Dramatis Inter Milan atas Pisa dalam Laga Serie A 2025/2026

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 41
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Inter Milan berhasil mencatatkan kemenangan spektakuler dalam laga lanjutan Serie A 2025/2026. Tim asuhan Christian Chivu ini mampu melakukan comeback hebat setelah sempat tertinggal 0-2 dari Pisa sebelum akhirnya menang telak dengan skor 6-2. Pertandingan yang berlangsung di Stadion San Siro menjadi momen penting bagi Nerazzurri untuk memperkuat posisi mereka di puncak klasemen […]

  • Penghargaan Pahlawan Nasional Tahun Ini Menghadirkan 3 Tokoh Jawa Timur

    Penghargaan Pahlawan Nasional Tahun Ini Menghadirkan 3 Tokoh Jawa Timur

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 199
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada hari ini, Senin (10/11/2025), Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi mengumumkan penerima gelar Pahlawan Nasional tahun ini. Acara penghargaan ini digelar di Istana Negara, Jakarta, dan dihadiri oleh para ahli waris atau keluarga dari tokoh-tokoh yang mendapatkan penghargaan tersebut. Upacara dimulai dengan kumandang Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang […]

expand_less