Inisiatif Sosial Pers dalam Merayakan Hari Pers Nasional 2026, PWI Pusat dan Artha Graha Peduli Gelar Baksos
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kolaborasi antara organisasi jurnalis dan lembaga sosial menjadi salah satu cara untuk memperkuat peran pers dalam masyarakat. Dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bekerja sama dengan Artha Graha Peduli (AGP) menggelar kegiatan bakti sosial di berbagai wilayah, termasuk Pondok Pesantren Nurul Ibad Banten. Kegiatan ini menunjukkan komitmen pers untuk tidak hanya menyuarakan isu-isu masyarakat, tetapi juga turut serta dalam memberikan solusi nyata.
Upaya Membantu Masyarakat Melalui Bantuan Sembako
Salah satu bentuk bantuan yang diberikan adalah sembako gratis yang disalurkan langsung kepada warga. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari program Pasar Murah yang telah berlangsung sejak Desember 2025. Tujuan utamanya adalah untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok, sekaligus menekan inflasi.
“Kami sudah diberikan bantuan sembako gratis, termasuk (sebelumnya) Pasar Murah. Ini bisa dimanfaatkan oleh Ibu-ibu dan masyarakat membutuhkan lainnya,” ujar Ustad Safidi, ketua Yayasan Nurul Ibad Banten, yang menyampaikan apresiasinya terhadap AGP dan PWI Banten.
Bantuan tersebut tidak hanya diberikan secara umum, tetapi juga melalui pendekatan door to door, sehingga lebih tepat sasaran. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan sosial tidak hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar berdampak pada kehidupan masyarakat sehari-hari.
Peran Pers dalam Menjaga Solidaritas Sosial
Direktur PWI Peduli Pusat, Yoyok Adjar, menekankan bahwa aksi sosial ini mencerminkan peran pers yang tidak hanya terbatas pada tugas jurnalistik, tetapi juga hadir dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia menilai bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian penting dari tanggung jawab pers.
Sementara itu, Ketua Umum PWI Banten, Andrea Nanda Saputra, berharap kolaborasi antara PWI dan AGP dapat terus berkembang. “Kami berharap bisa membantu dan menjangkau masyarakat dengan kolaborasi yang dilakukan,” tambahnya.
Tanggapan Positif dari Masyarakat
Warga setempat merasa sangat terbantu dengan kegiatan ini. Salah satunya adalah Ibu Asmara, warga RT 006 RW/002 Desa Sukaberes. Ia mengungkapkan rasa syukur atas bantuan sembako yang diterimanya.
“Kami dapat bantuan sembako, kami (merasa) senang sekali, (sehingga) bisa membantu memenuhi kebutuhan kami,” ujarnya.
Momentum HPN 2026 Sebagai Aksi Nyata
Momen HPN 2026 tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan bahwa pers memiliki peran penting dalam membangun solidaritas sosial. Kegiatan bakti sosial yang digelar di Pondok Pesantren Nurul Ibad dan wilayah lain di Banten menjadi bukti bahwa pers yang sehat selalu berpaut erat dengan kepentingan publik dan nilai-nilai kemanusiaan.
Melalui aksi-aksi seperti ini, pesan utama tentang kepercayaan publik terhadap pers dibangun melalui kerja nyata. Karena itu, rangkaian bakti sosial ini diposisikan sebagai bagian dari komitmen HPN 2026 untuk menghadirkan pers yang tidak hanya menyuarakan persoalan masyarakat, tetapi juga turut memperkuat daya tahan sosial melalui aksi solidaritas yang berkelanjutan.
Kolaborasi Lintas Elemen untuk Masa Depan Pers
PWI Pusat dan AGP memandang kolaborasi lintas elemen sebagai kunci menjaga relevansi HPN 2026. Dengan melibatkan berbagai pihak, baik lembaga sosial maupun komunitas lokal, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan. ***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar