Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Wabup Jember Berani Mengajukan Gugatan Balik untuk Mempertahankan Hak dan Kebenaran

Wabup Jember Berani Mengajukan Gugatan Balik untuk Mempertahankan Hak dan Kebenaran

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Bupati Jember Djoko Susanto menegaskan bahwa gugatan rekonvensi yang ia ajukan bukanlah tindakan spontan, melainkan langkah hukum yang dilakukan sebagai bentuk perjuangan untuk mempertahankan hak dan kebenaran. Pernyataan ini disampaikan setelah ia digugat dalam perkara perbuatan melawan hukum oleh seorang warga Jember bernama Mashudi alias Agus MM. Djoko menyatakan bahwa gugatan tersebut tidak tepat sasaran dan tidak mencerminkan kewenangan yang seharusnya diberikan kepada pihak yang berwenang.

Dalam wawancara dengan awak media, Djoko menjelaskan bahwa posisi Bupati Jember Muhammad Fawait dalam gugatan konvensi sebelumnya justru hanya berstatus turut tergugat pasif. Hal ini menurutnya tidak sesuai dengan logika hukum, karena kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah adalah wewenang dari bupati.

“Ini kan tidak lazim, tidak mencerminkan kewenangan yang dipunyai, karena yang punya kebijakan itu kan bupati,” ujar Djoko.

Ia menilai bahwa substansi gugatan Agus berkaitan dengan dampak kebijakan pemerintah daerah yang dinilai tidak berjalan dengan baik. Oleh karena itu, secara logis hukum, pihak yang seharusnya dimintai pertanggungjawaban adalah pemegang kewenangan, yaitu bupati. Perbedaan status dalam gugatan awal tersebut, menurut Djoko, justru mencerminkan ketidakselarasan antara bupati dan wabup.

Gugatan Rekonvensi Sebagai Bentuk Tanggung Jawab Moral dan Agama

Djoko juga menyampaikan bahwa pengajuan gugatan rekonvensi merupakan kewajiban moral dan agama. Ia mengatakan bahwa diam saja akan membuatnya merasa bersalah.

“Mempertahankan hak dan membela kebenaran itu kewajiban, kalau saya diam justru saya merasa berdosa,” kata Djoko.

Gugatan rekonvensi yang diajukan oleh Djoko tidak hanya bertujuan untuk menuntut pertanggungjawaban atas kebijakan yang dianggap tidak berjalan, tetapi juga menjadi sarana untuk membuka kebenaran secara terang melalui proses hukum yang sah.

“Lewat mekanisme inilah kebenaran itu akan menemukan jalannya,” jelas mantan Kepala BPN Jember itu.

Nilai Tuntutan yang Sangat Tinggi

Dalam gugatan rekonvensi yang diajukan, Djoko Susanto menuntut nilai sebesar Rp 25,5 miliar terhadap Bupati Jember Muhammad Fawait serta sekitar Rp 1,5 miliar terhadap penggugat Agus. Selain itu, Djoko juga menarik persoalan kesepakatan politik Pilkada Jember yang sebelumnya dimohonkan untuk dibatalkan oleh penggugat dalam gugatan awal.

Penjelasan tentang Proses Hukum yang Dilalui

Djoko menegaskan bahwa langkah hukum ini tidak diambil secara tiba-tiba, melainkan berangkat dari kejanggalan dalam gugatan konvensi yang menempatkan dirinya sebagai tergugat. Ia juga menyatakan bahwa jika Bupati merasa terganggu atas gugatan konvensi Agus, maka sejak awal sudah menjalin komunikasi dengannya untuk mencari solusi.

[GAMBAR: Wakil Bupati Jember Djoko Susanto saat wawancara dengan awak media]

Dampak dari Gugatan Balik

Gugatan balik yang diajukan oleh Djoko Susanto telah menarik perhatian publik dan para pihak terkait. Beberapa warga Jember memberikan tanggapan mereka, dengan harapan agar Bupati dan Wabup dapat menyelesaikan masalah secara damai.

Djoko juga menegaskan bahwa tujuan dari gugatan ini adalah untuk menegakkan keadilan dan memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam kebijakan pemerintah daerah dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan hukum yang berlaku.

Dengan pengajuan gugatan rekonvensi, Djoko Susanto menunjukkan bahwa ia tidak hanya memperjuangkan hak pribadi, tetapi juga ingin memastikan bahwa sistem hukum di Jember berjalan dengan adil dan transparan. Langkah ini juga menjadi contoh bagaimana pejabat publik bisa menggunakan mekanisme hukum untuk menegakkan kebenaran dan memperkuat sistem demokrasi di tingkat daerah.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wales Berusaha Menembus Piala Dunia Tanpa Bale dan Ramsey

    Wales Berusaha Menembus Piala Dunia Tanpa Bale dan Ramsey

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 55
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wales kini menghadapi tantangan besar dalam upaya mereka menembus Piala Dunia 2026. Untuk pertama kalinya dalam sekitar dua dekade, tim ini berjuang tanpa dua pemain penting, Gareth Bale dan Aaron Ramsey. Kehadiran kedua pemain tersebut selama bertahun-tahun menjadi tulang punggung kesuksesan Wales di berbagai kompetisi internasional. Namun, kini giliran generasi baru untuk membuktikan diri. […]

  • Lewat Buku, Wakapolri Titipkan Pesan Penting Pemberantasan TPPA–PPO kepada 5 Calon Atase dan Staf Teknis Polri

    Lewat Buku, Wakapolri Titipkan Pesan Penting Pemberantasan TPPA–PPO kepada 5 Calon Atase dan Staf Teknis Polri

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menyampaikan pesan strategis pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang serta Perlindungan Perempuan dan Anak (TPPA–PPO) kepada lima calon Atase Kepolisian Republik Indonesia (Atpol RI) dan staf teknis Polri melalui penyerahan buku “Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO: Perlindungan […]

  • Menghidupkan Aksara Jawa di Kota Lama Surabaya

    Menghidupkan Aksara Jawa di Kota Lama Surabaya

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 295
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di kampung Kota Lama Surabaya, bocah-bocah kecil bermain dengan aksara Jawa. Kegiatan Sinau Aksara Jawa yang diadakan oleh Puri Aksara Rajapatni di Jalan Mliwis, Surabaya, diikuti oleh anak-anak kecil, orang dewasa, hingga kakek-nenek. Semua peserta bersemangat seperti pemuda, menjaga nyala api budaya. Budaya literasi aksara Jawa seolah hampir padam oleh perkembangan zaman. Di […]

  • Persoalan Kepemilikan Klub dalam Persepakbolaan Eropa

    Persoalan Kepemilikan Klub dalam Persepakbolaan Eropa

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam dunia olahraga profesional, terutama di sepak bola Eropa, isu kepemilikan klub sering kali menjadi topik yang menarik perhatian. Tidak hanya pemain dan pelatih yang menjadi fokus, tetapi juga para pemilik klub yang menghadapi berbagai tantangan. Baru-baru ini, seorang pemilik klub besar, Dimitris Giannakopoulos, menyampaikan pernyataan yang mengejutkan tentang perlindungan bagi para pemilik klub. […]

  • Polres Situbondo Ungkap Kasus Narkoba, Berhasil Amankan 3 Tersangka Pengedar dan 4,21 gram Sabu

    Polres Situbondo Ungkap Kasus Narkoba, Berhasil Amankan 3 Tersangka Pengedar dan 4,21 gram Sabu

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 225
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Situbondo Polda Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Situbondo. Kali ini, Tiga orang terduga pengedar sabu berhasil diamankan berikut barang bukti narkoba 7 paket sabu total 4,21 gram. Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K. melalui Kasat Resnarkoba AKP Muhammad Luthfi, S.H. menerangkan […]

  • Pentingnya Memahami Sistem Desil dalam Penerimaan Bantuan Sosial 2026 dan Mengajukan Pembaruan Status

    Pentingnya Memahami Sistem Desil dalam Penerimaan Bantuan Sosial 2026 dan Mengajukan Pembaruan Status

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 80
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sistem desil menjadi salah satu mekanisme utama yang digunakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menentukan kelayakan penerima bantuan sosial (bansos). Desil adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan rumah tangga berdasarkan data tunggal sosial dan ekonomi nasional (DTSEN). Dengan sistem ini, pemerintah dapat memastikan bahwa bansos diberikan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan. Desil dibagi menjadi lima kategori, […]

expand_less