Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » SMPN 60 Surabaya: Plafon Kelas Runtuh, Siswa Aman

SMPN 60 Surabaya: Plafon Kelas Runtuh, Siswa Aman

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Runtuhnya plafon salah satu ruang kelas di SMP Negeri 60 Surabaya kembali menyorot persoalan serius kondisi sarana pendidikan di Kota Pahlawan.

Meski Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, kejadian ini memunculkan pertanyaan besar soal pengawasan dan kelayakan bangunan sekolah negeri.

Insiden plafon runtuh itu terjadi saat aktivitas belajar mengajar berlangsung.

Beruntung, para siswa di dalam kelas berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada yang mengalami luka.

Pihak sekolah segera mengosongkan ruang kelas dan melaporkan kejadian tersebut ke Dispendik Surabaya.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Ahmad Syahroni menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat kejadian, siswa kelas VII E tengah mengikuti pembelajaran literasi.

“Kejadiannya sekitar pukul 07.00 WIB, anak-anak masuk (kelas) 06.30 WIB. Saat itu (anak-anak) lagi belajar literasi di kelas, Bahasa Indonesia,” ujar Syahroni pada Rabu (28/1/2026).

Menurut dia, tekanan angin di lantai tiga gedung SMPN 60 Surabaya cukup tinggi dan menyebabkan plafon terdorong ke bawah. “Memang itu tekanan anginnya tinggi di sana, di lantai tiga ini. Ternyata setelah kita cek, itu ada peluang angin masuk dari atasnya plafon, maka dia (angin) menekan ke bawah,” jelasnya.

Plafon yang runtuh diketahui berbahan gypsum dan sudah berusia cukup lama. Ke depan, Syahroni mematikan bahwa Dispendik Surabaya akan menggantinya dengan material yang lebih ringan.

“Nah, ini nanti (plafon) akan kita tutup, terus juga plafonnya akan kita ganti bahan yang beda, yang ringan, triplek. Soalnya itu (yang runtuh) dari gypsum yang mungkin berat, ini memang sudah agak lama sih. (Padahal) kondisi besinya itu lurus, gak ada yang bengkok, gak ada yang bocor,” jelas Syahroni.

Syahroni juga menuturkan sebagian ruang kelas lain di sekolah tersebut sebenarnya sudah menggunakan plafon berbahan triplek. “Beberapa kelas sudah diganti sama triplek, tinggal yang ini belum,” imbuhnya.

Jumlah siswa di kelas tersebut sekitar 32 anak. Meski tidak ada yang tertimpa secara langsung, sejumlah siswa sempat mengalami trauma dan kepanikan.

“Sudah ada penanganan dari Puskesmas sama DP5APPKB (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana), psikolog yang menenangkan anak-anak,” ungkap Syahroni.

Ia juga memastikan tidak ada siswa yang mengalami luka fisik. “Karena nggak ada benda tajamnya. Jadi (anak-anak kayak) kaget gitu, tapi nggak sampai luka,” katanya.

Saat ini, puing-puing plafon yang runtuh telah dibersihkan dan proses perbaikan segera dilakukan. Untuk sementara, kegiatan belajar siswa kelas VII E dan kelas di sebelahnya dipindahkan ke ruang lain.

“Ini sudah dibersihkan mau kita perbaiki dengan bahan baru, terus anak-anak (sementara) belajar di ruang lab maupun di perpustakaan. Anak kelas 7E dan sebelahnya itu ikut biar tenang sekalian,” kata Syahroni.

Selain tenaga medis dari Puskesmas dan psikolog, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya juga disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan cuaca ekstrem lanjutan. 

“Yang menangani Puskesmas dan Psikolog (DP5APPKB). Untuk BPBD juga ada di lokasi siap siaga, kalau (misal) nanti ada angin kencang lanjutan,” pungkasnya. (sms)

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Celtic

    Celtic Menghadapi Ancaman Rekor Kekalahan Terbesar di Eropa

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Celtic FC, klub sepak bola legendaris Skotlandia, kini berada dalam posisi yang sangat rentan menjelang pertandingan leg kedua melawan VfB Stuttgart di Liga Eropa. Pemilik gelar juara domestik ini tampaknya sedang menghadapi ancaman terberat dalam sejarah mereka di kompetisi antarnegara. Para penggemar klub yang biasanya penuh semangat menghadapi laga-laga Eropa kini justru merasa cemas […]

  • Ernando Ari Dipuji Paul Munster, Kiper Persebaya Bikin Lini Serang Bhayangkara Kewalahan

    Ernando Ari Dipuji Paul Munster, Kiper Persebaya Bikin Lini Serang Bhayangkara Kewalahan

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 92
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Paul Munster tidak ragu memberikan pujian tinggi kepada Ernando Ari yang tampil luar biasa di bawah mistar Persebaya Surabaya. Ia menganggap penampilan kiper tersebut sebagai alasan utama mengapa sejumlah peluang Bhayangkara Presisi Lampung FC tidak berbuah gol meskipun mereka terus-menerus menekan dalam pekan ke-14 Super League 2025/2026. Pelatih asal Irlandia Utara mengakui bahwa Ernando […]

  • Kasus Korupsi BKD Padangan 2021: Heru Sugiarto Diserahkan ke Kejari Bojonegoro

    Kasus Korupsi BKD Padangan 2021: Heru Sugiarto Diserahkan ke Kejari Bojonegoro

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 123
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Heru Sugiarto, mantan Camat Padangan di Kabupaten Bojonegoro, kini menjalani proses hukum terkait dugaan tindak pidana korupsi bersama empat kepala desa. Proses ini merupakan tahap II dari penanganan kasus yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Timur dan diserahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. Penyerahan Tersangka ke Kejari Bojonegoro Pada Kamis, 27 […]

  • NASDEM Rusdi Masse ,PSI, NASDEM

    Perubahan Kepemimpinan di Partai Nasdem dan Kemungkinan Pergeseran Kader, Rusdi Masse Gabung PSI?

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 68
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perubahan besar terjadi dalam dinamika partai politik di Indonesia, khususnya di Partai Nasdem. Salah satu tokoh penting yang mengundurkan diri dari partai tersebut adalah Rusdi Masse Mappasessu, Ketua DPW Partai Nasdem Sulawesi Selatan (Sulsel). Pengunduran dirinya menimbulkan berbagai spekulasi tentang masa depan kiprahnya dalam dunia politik. Penyebab dan Proses Pengunduran Diri Rusdi Masse, […]

  • Gubernur Jawa Timur, Kasus Dana Hibah

    Gubernur Jawa Timur Ajukan Penundaan Pemeriksaan Terkait Kasus Dana Hibah

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, telah meminta penundaan pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah. Penundaan ini dilakukan karena adanya agenda kegiatan yang sudah terjadwal sebelumnya dan tidak dapat ditinggalkan. Menurut informasi yang diperoleh dari KPK, pemeriksaan terhadap Khofifah akan dijadwalkan ulang setelah ia menyelesaikan […]

  • Kemensos Usulkan 40 Nama Pahlawan Nasional: Ada Soeharto, Gus Dur, hingga Marsinah

    Kemensos Usulkan 40 Nama Pahlawan Nasional: Ada Soeharto, Gus Dur, hingga Marsinah

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 250
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Kementerian Sosial mengusulkan sebanyak 40 nama tokoh untuk mendapat gelar pahlawan nasional. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyerahkan berkas usulan tersebut kepada Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) Fadli Zon di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Selasa siang. “Usulan ini berupa nama-nama yang telah dibahas selama beberapa tahun terakhir. Ada yang […]

expand_less