Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Sal Priadi Menjelaskan Klarifikasi Terkait Foto dengan Sitok Srengenge, Kasus Apa?

Sal Priadi Menjelaskan Klarifikasi Terkait Foto dengan Sitok Srengenge, Kasus Apa?

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Sal Priadi, penyanyi asal Malang yang dikenal dengan lagu “Gala Bunga Matahari”, memberikan penjelasan resmi terkait unggahan foto dirinya bersama sastrawan Sitok Srengenge. Unggahan tersebut memicu reaksi dari warganet di media sosial, khususnya karena rekam jejak Sitok yang sempat menjadi sorotan publik.

Dalam pernyataannya, Sal menegaskan bahwa ia tidak memiliki niat untuk mendukung atau mencuci nama baik Sitok Srengenge. Ia menyatakan bahwa foto yang beredar berasal dari kunjungan ke rumah anak Sitok, Laire Siwi Mentari, yang merupakan temannya. Saat itu, orang tua Laire juga hadir, sehingga Sal mengaku hanya berbincang sebagaimana tamu biasa dan akhirnya diajak untuk berfoto sebagai bentuk sopan santun.

“Kunjungan saya ke rumah anaknya, lalu masuk ke dalam rumah. Ada bapak dan ibunya. Ngobrol selayaknya tamu, lalu diajak foto,” tulis Sal dalam cuitannya di X, Jumat, 2 Januari.

Pernyataan Tegas dan Penolakan Dukungan

Sal Priadi menegaskan bahwa ia tidak memiliki keinginan sedikit pun untuk membela Sitok Srengenge. Ia menekankan bahwa kasus yang melibatkan Sitok adalah urusan hukum, dan ia tidak ingin terlibat dalam perdebatan yang muncul di media sosial.

“Sikap saya jelas, saya tidak bela. Kalau ada pihak yang melintir, itu urusan mereka sendiri,” tegas Sal. Ia bahkan menggunakan kata-kata kasar untuk menunjukkan ketidakpuasannya terhadap situasi yang terjadi.

Ia juga menutup klarifikasinya dengan janji untuk lebih selektif dalam berinteraksi di ruang publik, agar tidak terjadi kesalahpahaman serupa di masa depan.

“Menurut saya clear, dia janc*k. Saya akan lebih bijak menerima ajakan foto ya, thanks,” tutup Sal.

Latar Belakang Sitok Srengenge

Sebagai informasi, Sitok Srengenge sempat menjadi sorotan pada tahun 2013 setelah dilaporkan oleh seorang mahasiswi atas dugaan kekerasan seksual yang mengakibatkan korban hamil. Meskipun pada tahun 2014, Sitok ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya, kasus ini dinilai banyak pihak tidak selesai secara adil. Korban tidak mendapatkan kepastian hukum yang memadai, sehingga menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Peran Media Sosial dalam Kasus Ini

Peristiwa ini menunjukkan betapa pentingnya tanggung jawab dalam berinteraksi di media sosial. Foto yang awalnya dianggap sebagai momen biasa bisa menjadi bahan perdebatan yang memicu opini publik. Dalam hal ini, Sal Priadi menunjukkan sikap tegas untuk menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam isu yang bisa merugikan pihak lain.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Surabaya

    Gawat Viral di Medsos, DPRD Surabaya Desak Evaluasi Ketua LPMK

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 271
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, angkat bicara terkait viralnya dugaan permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) oleh Ketua LPMK Manukan Wetan yang beredar di media sosial. Ia meminta pihak kecamatan segera menindaklanjuti persoalan tersebut agar tidak menimbulkan preseden buruk di tengah masyarakat. “Barusan saya telepon Pak Febri, Camat Tandes, dan saya […]

  • Jadwal Pelayaran Kapal Pelni Rute Ambon ke Makassar Tahun 2026

    Jadwal Pelayaran Kapal Pelni Rute Ambon ke Makassar Tahun 2026

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 135
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Jadwal pelayaran kapal pelni dari Ambon menuju Makassar di bulan Februari 2026 telah dirilis dan menjadi informasi penting bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan laut antar pulau. Berbagai kapal dengan kelas ekonomi tersedia, termasuk KM Leuser, KM Ciremai, KM Nggapulu, dan KM Labobar. Harga tiket untuk kelas ekonomi ditawarkan mulai dari Rp511.500, sesuai dengan standar […]

  • Azhar Kahfi, kebijakan efisiensi Pemkot

    Kebijakan Efisiensi Terjerumus Jurang Utang? Azhar Kahfi: Bukan Menolak Pembangunan, Tapi Prioritas Pro Rakyat!

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 305
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kebijakan efisiensi kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menuai kritik tajam. Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi, menyoroti kebijakan yang dinilai tidak konsisten. Di satu sisi, Pemkot gencar melakukan efisiensi ASN, tetapi di sisi lain masih berencana berutang hingga Rp 5,6 triliun untuk proyek-proyek besar yang […]

  • Reses Di Pakal , Ketua Komisi A Disambati Perbaikan Infrastruktur Dan Persoalan Banjir

    Reses Di Pakal , Ketua Komisi A Disambati Perbaikan Infrastruktur Dan Persoalan Banjir

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 220
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menggelar reses jaring aspirasi masyarakat masa persidangan pertama tahun 2024 di Kelurahan Dukuh Babat Jerawat, khususnya RT 01, 02, 03, dan 04 RW 01. Warga menyampaikan berbagai keluhan terkait persoalan banjir, infrastruktur, dan kebutuhan fasilitas yang mendukung kegiatan sosial. Imron salah satu warga membuka diskusi […]

  • Pemerintah Kota Surabaya, Urbanisasi

    Kebijakan Baru Pemerintah Kota Surabaya untuk Mengatasi Arus Urbanisasi

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya mengambil langkah tegas dalam menghadapi arus urbanisasi pasca-Lebaran 2026. Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan bahwa setiap pendatang yang masuk ke kota ini harus memiliki pekerjaan dan sumber penghasilan yang jelas. Langkah ini diambil untuk mencegah munculnya berbagai masalah sosial seperti meningkatnya jumlah pengemis, gelandangan, serta potensi tindak kriminal. Tujuan Kebijakan […]

  • Kemenag Bondowoso: Perbedaan Awal Puasa Kunci Toleransi dalam Keberagaman

    Kemenag Bondowoso: Perbedaan Awal Puasa Kunci Toleransi dalam Keberagaman

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perayaan Ramadan di Indonesia sering kali menjadi momen yang penuh makna, bukan hanya sebagai bulan suci untuk beribadah, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat persaudaraan. Namun, perbedaan dalam penentuan awal puasa kerap menjadi topik hangat menjelang bulan ramadan. Di Kabupaten Bondowoso, hal ini kembali menjadi perhatian masyarakat dan instansi terkait. Kementerian Agama (Kemenag) Bondowoso […]

expand_less