Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Pemkot Surabaya Perketat Penggunaan HP Anak demi Tangkal Konten Berbahaya

Pemkot Surabaya Perketat Penggunaan HP Anak demi Tangkal Konten Berbahaya

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan penggunaan gawai dan internet pada anak melalui sosialisasi Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya Nomor 400.2.4/34733/436.7.8/2025 tentang Penggunaan Gawai (HP) dan Internet untuk Anak di Kota Surabaya.

Sosialisasi tersebut digelar sebagai respons atas meningkatnya paparan konten negatif di ruang digital, mulai dari kekerasan, pornografi, hingga paham radikalisme yang menyasar anak dan remaja.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa regulasi ini bukan bertujuan melarang anak menggunakan gawai, melainkan mengatur dan mengawasi agar pemanfaatannya tetap aman dan edukatif.

“Tujuan kegiatan hari ini adalah mensosialisasikan Surat Edaran mengenai pembatasan penggunaan HP di lingkungan sekolah. Ini adalah respons serius atas informasi di lapangan, termasuk dari Densus 88, yang menyebutkan adanya anak usia sekolah di beberapa kota, termasuk Surabaya, yang terpapar konten berbahaya hingga radikalisme melalui internet,” ujar Eri.

Ia menjelaskan, tanpa pengawasan yang memadai, anak-anak dapat dengan mudah mengakses konten berbahaya hanya melalui layar ponsel. Kondisi ini kerap terjadi ketika orang tua terlalu sibuk dan menggantikan kehadiran mereka dengan memberikan gawai tanpa disertai komunikasi dan kontrol yang cukup.

“Tanpa pengawasan anak-anak bisa belajar hal-hal yang berbahaya, bahkan cara menyakiti orang lain, hanya dari HP. Ini sering terjadi karena orang tua sibuk bekerja dan kasih sayangnya tergantikan oleh gawai,” imbuhnya.

Selain ancaman radikalisme, Eri juga memaparkan tingginya akses anak terhadap konten pornografi. Menurutnya, persoalan tersebut tidak memandang latar belakang ekonomi keluarga.

“Saya memohon kepada seluruh orang tua agar memastikan penggunaan HP benar-benar untuk kemaslahatan (kebenaran), bukan justru membawa mudarat (kerugian). Masalah ini bisa terjadi di keluarga mana pun, jika kasih sayang dan pengawasan orang tua tergadaikan oleh kesibukan,” tegasnya.

Dalam dunia pendidikan, Pemkot Surabaya menetapkan aturan tegas terkait penggunaan gawai di sekolah. HP tidak diperkenankan digunakan selama jam pelajaran berlangsung.

“Siswa boleh membawa HP, tetapi harus disimpan di loker dan hanya boleh digunakan jika ada instruksi guru untuk kebutuhan pembelajaran. Aturan ini juga berlaku bagi guru sebagai teladan,” kata dia.

Ia menekankan bahwa pembentukan karakter dan kedisiplinan anak sejak dini menjadi kunci masa depan Surabaya.

Jika ditemukan anak masih mengakses konten negatif, Pemkot Surabaya telah menyiapkan mekanisme pembinaan melalui sinergi Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Surabaya.

“Kami siapkan pendampingan, peringatan, hingga pembinaan karakter khusus jika diperlukan. Kita harus berani memulai kedisiplinan ini sekarang demi menyelamatkan masa depan bangsa,” ujarnya.

Tak hanya fokus pada pembatasan ruang digital, Wali Kota Eri juga ingin menghidupkan kembali interaksi sosial anak-anak melalui beragam permainan tradisional dalam pembentukan Kampung Pancasila.

“Kami ingin anak-anak kembali bermain permainan tradisional, berinteraksi secara nyata, bukan terisolasi oleh game daring. Dengan pengawasan teknologi dan penguatan nilai sosial, kita jaga Surabaya tetap dipenuhi generasi berakhlak mulia,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menjelaskan bahwa kehadiran Densus 88, BNN, Forum Satu Data, hingga Polrestabes Surabaya dalam sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada orang tua mengenai ancaman serius di ruang digital.

“Masih banyak orang tua yang belum menyadari betapa seriusnya ancaman radikalisme, terorisme, dan narkotika yang bisa masuk melalui teknologi. Gawai memiliki sisi positif, tetapi juga sisi negatif yang sangat tajam jika tidak dikelola dengan bijak,” jelas Febri sapaan akrabnya.

Ia menerangkan, adanya kesenjangan literasi teknologi antara orang tua dan anak. Untuk itu, Dispendik akan menindaklanjuti kegiatan ini dengan membentuk kelas-kelas kecil di setiap sekolah.

“Orang tua akan diajarkan secara praktis cara memantau aktivitas digital anak, mengenali situs berbahaya, hingga memeriksa aplikasi yang dikunci atau disembunyikan,” katanya.

Dispendik Surabaya juga tengah mematangkan kebijakan keterbukaan akses gawai, termasuk pemberian kata sandi dari anak kepada orang tua sebagai bentuk pengawasan.

“Anak memang memiliki hak privasi, tetapi orang tua punya tanggung jawab besar untuk menyelamatkan masa depan mereka. Jangan membiarkan anak tenggelam dalam gawai hanya agar tidak merasa repot,” tegasnya.

Febri menambahkan, mulai pekan depan, langkah konkret ini ditargetkan sudah berjalan di sekolah-sekolah, dilengkapi dengan sistem pelaporan harian dari orang tua terkait pemeriksaan gawai anak.

“Kami akan lakukan verifikasi acak sebagai bahan evaluasi. Harapannya, pengawasan ini menjadi tanggung jawab nyata demi menjaga keamanan dan karakter anak-anak Surabaya,” pungkasnya. (sms)

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inflasi Jawa Timur pada Akhir Tahun 2025 Menunjukkan Kenaikan yang Signifikan 2,93 Persen

    Inflasi Jawa Timur pada Akhir Tahun 2025 Menunjukkan Kenaikan yang Signifikan 2,93 Persen

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laju inflasi di Jawa Timur (Jatim) pada tahun 2025 tercatat sebesar 2,93 persen secara year on year (y-on-y). Angka ini menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 110,25 pada Desember 2025. Dalam skala bulanan, inflasi Jatim pada bulan Desember 2025 tercatat sebesar 0,76 persen (month to month), yang dipengaruhi oleh […]

  • Moroseneng Pemkot Surabaya

    Bayang Ilusif Lokalisasi yang Tak Kunjung Padam: Red Flag Pemkot Surabaya untuk Moroseneng 

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 141
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Sore itu, deretan bangunan tua di kawasan Moroseneng, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, tampak sunyi. Cat dindingnya pudar, pintu-pintu besi tertutup rapat. Sekilas tak ada yang mencurigakan, namun di balik keheningan itu, masih ada aktivitas yang mencederai komitmen moral Kota Pahlawan. Ya, kawasan yang dulu dikenal sebagai lokalisasi Sememi Jaya 1 dan 2 itu […]

  • Wakil Ketua MPR RI: Membangun Bangsa dengan Pancasila sebagai Panduan

    Wakil Ketua MPR RI: Membangun Bangsa dengan Pancasila sebagai Panduan

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Diagram Kota Jakarta – Dalam era globalisasi dan kosmopolitanisme saat ini, membangun bangsa tidak cukup didasarkan pada memahami nilai-nilai Pancasila semata-mata tanpa implementasi dalam kehidupan sehari-hari. Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan bahwa nilai-nilai Pancasila harus diimplementasikan oleh setiap anak bangsa dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara. “Dalam keseharian kita dalam bernegara seringkali muncul […]

  • Prilly Latuconsina Jadi Duta Brand Cellbooster di Starry Night Talks & Insights 2025

    Prilly Latuconsina Jadi Duta Brand Cellbooster di Starry Night Talks & Insights 2025

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Aktris, produser, dan pengusaha muda, Prilly Latuconsina resmi diumumkan sebagai Brand Ambassador Cellbooster, injectable skin booster premium asal Swiss yang kini menjadi pilihan utama para profesional estetika di Indonesia. Pengumuman tersebut disampaikan dalam event Starry Night Talks & Insights 2.0 yang digelar di The H Club, Jakarta pada 4 Desember 2025. Penunjukan Prilly Latuconsina […]

  • Dugaan Korupsi APBD Surabaya 2025

    Dugaan Korupsi APBD Surabaya 2025, SPM-MP Bongkar Mark-Up hingga Utang Berbunga Tinggi

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 307
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Solidaritas Pemuda-Mahasiswa Merah Putih (SPM-MP) Jawa Timur menuding adanya dugaan korupsi APBD Surabaya 2025. Pasalnya, sederet pos belanja janggal dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025. Temuan tersebut dinilai berpotensi merugikan daerah hingga ratusan miliar rupiah akibat praktik pemborosan dan dugaan mark-up anggaran. Dalam aksinya di Balai Kota […]

  • Dinikahi Dosen Kaya, Ini Profil Boiyen, Komika Terkenal: Usia, Agama, dan Karier

    Dinikahi Dosen Kaya, Ini Profil Boiyen, Komika Terkenal: Usia, Agama, dan Karier

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 68
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Berita gembira datang dari dunia hiburan Indonesia setelah komedian dan penyanyi dangdut Boiyen secara resmi menikah dengan seorang pria bernama Rully Anggi Akbar. Acara akad yang diadakan dengan suasana hangat dan sederhana menjadi perhatian publik, terutama karena selama ini Boiyen jarang membagikan kehidupan cintanya. Dikenal sebagai artis multi-talenta, penyanyi, presenter hingga komedian, Boiyen telah […]

expand_less