Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Masalah Ketenagakerjaan Guru PPPK di Tuban Mengundang Perhatian Serius

Masalah Ketenagakerjaan Guru PPPK di Tuban Mengundang Perhatian Serius

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Polemik yang melibatkan nasib 39 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Tuban kini menjadi perhatian publik. Mereka mengabdi selama puluhan tahun, namun kini masih menanti kejelasan terkait kontrak kerja mereka yang tidak diperpanjang mulai 1 Januari 2026. Persoalan ini muncul setelah PGRI Tuban bersama perwakilan guru melakukan audiensi dengan Komisi I DPRD Tuban untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan mereka.

Peran PGRI dalam Menyuarakan Aspirasi Guru

Ketua PGRI Tuban, Witono, menjelaskan bahwa organisasinya berkomitmen untuk memperjuangkan hak dan aspirasi anggotanya sesuai dengan amanah undang-undang. Ia menegaskan bahwa para guru yang terdampak bukanlah tenaga baru, melainkan mereka yang telah mengabdi selama 20 hingga 25 tahun sebagai honorer sebelum diangkat sebagai PPPK. Namun, status PPPK yang mereka pegang hanya berlangsung sekitar lima tahun sebelum kontraknya diputus.

Witono menyoroti bahwa penilaian kehadiran berbasis absensi fingerprint menjadi faktor utama dalam pemutusan kontrak. Namun, para guru menilai terdapat ketidaksesuaian antara data sistem dengan kondisi riil di lapangan. Beberapa kasus disampaikan, seperti guru yang izin sakit untuk menjalani operasi atau izin umrah yang terlambat terunggah dalam sistem.

Proses Evaluasi dan Penilaian Kinerja

Komisi I DPRD Tuban, Suratmin, mengatakan bahwa audiensi tersebut belum menghasilkan keputusan final. Meski demikian, DPRD membuka ruang dialog untuk mencari solusi. Suratmin menekankan bahwa dalam sistem penilaian terdapat ambang batas kelulusan minimal 53 persen. Meskipun para guru telah mendapatkan tambahan nilai 30 persen, akumulasi ketidakhadiran membuat nilai akhir mereka tetap tidak memenuhi syarat.

“Secara logika seharusnya mudah mencapai nilai itu. Tapi kenapa kok tidak tercapai. Ini yang perlu didiskusikan ulang,” ujar Suratmin.

Komisi I DPRD Tuban mendorong adanya peninjauan ulang bersama BKPSDM dan Dinas Pendidikan, terutama terkait validitas data absensi dan mekanisme evaluasi kinerja guru PPPK. Suratmin menegaskan bahwa fingerprint bukan satu-satunya alat untuk memutus perpanjangan kontrak, tetapi menjadi salah satu petunjuk.

Kepedulian PGRI dan Harapan untuk Solusi

Witono menegaskan bahwa PGRI Tuban akan terus mendampingi para guru hingga ada kejelasan kebijakan. Ia berharap ada kebijaksanaan dari pihak terkait agar tidak terjadi sejarah yang dikenang tidak indah.

Meski Pemkab Tuban disebut telah menyiapkan opsi tenaga pengganti, PGRI menilai peluang bagi 39 guru PPPK tersebut belum sepenuhnya tertutup selama proses verifikasi dan evaluasi ulang masih berjalan. Audiensi lanjutan antara Komisi I DPRD Tuban dengan pemerintah terkait dijadwalkan dalam waktu dekat untuk menentukan langkah selanjutnya terkait nasib puluhan guru PPPK tersebut.

Masa Depan Guru yang Membutuhkan Kejelasan

Para guru ini memiliki pengalaman dan dedikasi yang tinggi, namun kini menghadapi ketidakpastian. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan solusi yang adil dan mempertimbangkan kondisi nyata yang mereka alami. Dengan komunikasi yang terbuka dan transparan, diharapkan masalah ini dapat diselesaikan secara bijaksana dan tidak meninggalkan dampak negatif pada para guru.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Keuangan Purbaya redenominasi rupiah Purbaya Perpanjang Insentif Pajak

    Kini Purbaya Minta Negosiasi Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Tiongkok

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 239
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, yang dikenal dengan nama Whoosh, telah menjadi topik utama dalam pembahasan keuangan pemerintah Indonesia. Proyek ini melibatkan keterlibatan besar dari pihak China, sehingga mengundang perhatian berbagai kalangan, termasuk Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya menegaskan bahwa Kementerian Keuangan akan terlibat dalam negosiasi utang proyek tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa masalah […]

  • DPRD Klaten Kunjungi Dewan Jatim Pelajari Mekanisme Tenaga Pendamping Dewan

    DPRD Klaten Kunjungi Dewan Jatim Pelajari Mekanisme Tenaga Pendamping Dewan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 331
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — DPRD Kabupaten Klaten melakukan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Jawa Timur untuk membahas rancangan perubahan Peraturan DPRD Kabupaten Klaten Nomor 1 Tahun 2018 tentang Tata Tertib. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Badan Musyawarah DPRD Jatim, Jumat (8/8/2025). Rombongan DPRD Klaten dipimpin Ketua Bapemperda, Aziz Safrudi, dan diterima langsung oleh Ketua Bapemperda DPRD Jatim, […]

  • Awal mula Basral Graito jatuh cinta skateboard hingga raih emas di SEA Games 2025, berawal dari papan Rp 5.000

    Awal mula Basral Graito jatuh cinta skateboard hingga raih emas di SEA Games 2025, berawal dari papan Rp 5.000

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 279
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Medali emas yang kini menggantung di leher Basral Graito Hutomo bukan sekadar lambang kemenangan. Ia adalah saksi bisu dari perjalanan panjang yang dipenuhi keterbatasan, air mata, dan tekad yang nyaris tak tergoyahkan. Di ajang SEA Games 2025 Thailand, remaja asal Colomadu, Karanganyar, itu berdiri di puncak tertinggi—setelah menapaki jalan yang sama sekali tidak mudah. […]

  • Proliga 2026, Surabaya Samator

    Proliga 2026: Empat Tim Final Four Sudah Pasti, Surabaya Samator Jadi Penentu

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Proliga 2026 telah memasuki fase akhir dengan empat tim yang secara resmi lolos ke babak final four. Proses ini terjadi setelah beberapa pertandingan krusial yang memastikan posisi masing-masing klub di klasemen akhir. Salah satu tim yang menjadi penentu adalah Surabaya Samator, yang berhasil mengunci tiketnya ke babak selanjutnya. Kemenangan Penting Surabaya Samator Dalam pertandingan […]

  • HUT Ke-114 Wayang Orang Sriwedari Surakarta Warisan Budaya Jawa

    HUT Ke-114 Wayang Orang Sriwedari Surakarta Warisan Budaya Jawa

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Diagram Kota Solo – Wayang Orang Sriwedari adalah bentuk seni pertunjukan yang populer di Jawa. Ini adalah bentuk seni yang menampilkan penggambaran penggalan dari cerita Mahabarata dan Ramayana dengan cara naratif. Para aktor menggunakan gerakan tari, dialog, dan bernyanyi, didukung oleh musik gamelan dan dalang yang menyampaikan narasi dalam setiap adegan. Seni ini merupakan bagian […]

  • Menantu Trump: Hamas Bersikap Baik dalam Gencatan Senjata Gaza

    Menantu Trump: Hamas Bersikap Baik dalam Gencatan Senjata Gaza

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Peran Jared Kushner dalam Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza DIAGRAMKOTA.COM – Jared Kushner, menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menjadi salah satu tokoh utama dalam proses negosiasi kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan kelompok Palestina Hamas. Dalam sebuah wawancara yang disiarkan di CBS, ia menyatakan bahwa Hamas telah bertindak dengan itikad baik sesuai perjanjian yang ditetapkan. Pernyataan […]

expand_less