Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kasus Bimtek DPRD Surabaya Kembali Diperiksa, Wakil Wali Kota Tegaskan Tidak Terlibat

Kasus Bimtek DPRD Surabaya Kembali Diperiksa, Wakil Wali Kota Tegaskan Tidak Terlibat

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kasus dugaan penyimpangan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota DPRD Surabaya periode 2009–2014 kembali mencuat dan menjadi perhatian masyarakat. Informasi ini muncul setelah Polrestabes Surabaya kembali menggelar pengusutan terhadap perkara lama yang sebelumnya sempat berhenti pada tahap penyidikan.

Selama Januari 2026, sejumlah staf di lingkungan Sekretariat DPRD Surabaya dianggap telah dipanggil dan diperiksa oleh penyidik. Pemeriksaan fokus pada aspek administrasi kegiatan bimtek, termasuk mekanisme penganggaran dan proses pencairan dana dari APBD Kota Surabaya. Selain itu, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

Penyidik Periksa Staf Sekretariat DPRD Surabaya

Penyidik menelusuri berbagai aspek terkait pelaksanaan bimtek yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan. Hal ini termasuk temuan adanya dokumen pendukung yang tidak lengkap serta laporan pertanggungjawaban kegiatan yang dinilai tidak memadai. Sejumlah indikasi penyimpangan ditemukan selama proses penyelidikan sebelumnya.

Pemeriksaan terhadap staf Sekretariat DPRD Surabaya dilakukan untuk memperjelas peran dan tanggung jawab pihak-pihak yang terlibat dalam perencanaan maupun pelaksanaan kegiatan bimtek. Meski begitu, hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan terbaru penanganan perkara tersebut.

Wakil Wali Kota Surabaya Beri Penjelasan

Di tengah berkembangnya isu tersebut, Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam dugaan penyimpangan kegiatan bimtek DPRD Surabaya periode 2009–2014. Selain itu, ia membantah kabar yang menyebut dirinya kembali dipanggil oleh kepolisian untuk memberikan keterangan baru.

Menurut Armuji, informasi yang beredar melalui pesan berantai WhatsApp tidak sesuai dengan fakta. Ia menjelaskan bahwa kedatangannya ke kepolisian bukan dalam rangka pemeriksaan sebagai saksi. Kehadirannya hanya untuk melakukan penandatanganan ulang dokumen administrasi yang sebelumnya telah diselesaikan.

“Tidak ada itu. Tidak ada kesaksian baru. Yang ada hanya penandatanganan ulang. Dan itu dilakukan oleh anggota DPRD Surabaya pada masa kepemimpinan Wisnu Wardana, termasuk Sekretaris Dewan,” ujar Armuji.

Perbedaan Masa Kepemimpinan

Armujhi menekankan bahwa dugaan kasus bimtek tersebut terjadi jauh sebelum dirinya menjabat sebagai Wakil Wali Kota Surabaya. Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut berada pada periode kepemimpinan Wisnu Wardana. Oleh karena itu, ia merasa tidak relevan untuk dikaitkan dalam kasus tersebut.

Meskipun demikian, penyidik tetap melanjutkan investigasi terkait dugaan penyimpangan dalam penggunaan anggaran kegiatan bimtek. Proses penyelidikan ini dilakukan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana APBD Kota Surabaya.

Pengawasan dan Transparansi Anggaran

Kasus ini menunjukkan pentingnya pengawasan dan transparansi dalam penggunaan anggaran daerah. Masyarakat menuntut agar semua kegiatan pemerintahan dilakukan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan adanya pengusutan ulang, diharapkan bisa memberikan kepastian hukum serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.

Selain itu, kasus ini juga menjadi peringatan bagi lembaga-lembaga pemerintah untuk lebih waspada dalam pengelolaan anggaran dan memastikan bahwa setiap kegiatan dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa aman dan yakin bahwa uang rakyat digunakan secara benar dan efektif.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transformasi Sogan Patisseries: Menyajikan Kelezatan Pastry di Kota Solo

    Transformasi Sogan Patisseries: Menyajikan Kelezatan Pastry di Kota Solo

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 148
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam dunia kuliner yang terus berkembang, tren pastry kembali menggelitik minat masyarakat. Salah satu tempat yang berhasil mengadaptasi tren ini adalah Sogan Patisseries, yang baru-baru ini merayakan peluncurannya di Hotel Solia Zigna Kampung Batik, Solo. Dulu dikenal sebagai Sogan Lounge, transformasi ini menunjukkan inovasi dan adaptabilitas dalam menyajikan beragam pastry yang sesuai dengan selera […]

  • Doa Niat Puasa Ramadhan Lengkap: Arab, Latin, Dan Terjemahan

    Doa Niat Puasa Ramadhan Lengkap: Arab, Latin, Dan Terjemahan

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 965
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Doa Niat Puasa Ramadhan Lengkap: Arab, Latin, dan TerjemahanDi bulan suci ini, umat Islam diwajibkan untuk berpuasa selama sebulan penuh, menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Puasa Ramadhan bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga merupakan ibadah yang bertujuan untuk […]

  • UMKM Jatim Dapat Angin Segar Ekspor, Tapi Ancaman Produk Impor Harus Diantisipasi

    UMKM Jatim Dapat Angin Segar Ekspor, Tapi Ancaman Produk Impor Harus Diantisipasi

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 139
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA COM– Kebijakan pemerintah Amerika Serikat yang menurunkan tarif impor produk dari Indonesia, dari 32 persen menjadi 19 persen, membawa peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Timur untuk memperluas pasar ekspor. Namun di sisi lain, ancaman produk impor yang membanjiri pasar domestik juga harus menjadi perhatian serius. Hal itu […]

  • Polri Gelar Operasi Besar Berantas Premanisme, Jamin Stabilitas Kamtibmas dan Iklim Investasi

    Polri Gelar Operasi Besar Berantas Premanisme, Jamin Stabilitas Kamtibmas dan Iklim Investasi

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 173
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan serentak mulai 1 Mei 2025. Operasi ini menyasar praktik premanisme yang dinilai semakin marak dan meresahkan masyarakat, serta berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan iklim investasi nasional. Langkah ini tertuang dalam Surat Telegram Nomor: STR/1081/IV/OPS.1.3./2025, yang ditujukan kepada seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia. […]

  • Polsek Sukodono Dampingi Pembudidaya Ikan Lele Ketahanan Pangan di Desa Pademonegoro

    Polsek Sukodono Dampingi Pembudidaya Ikan Lele Ketahanan Pangan di Desa Pademonegoro

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 192
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Mendukung program Ketahanan Pangan melalui Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), Bhabinkamtibmas Desa Pademonegoro, Polsek Sukodono, Polresta Sidoarjo melaksanakan kegiatan pengecekan dan pendampingan budidaya ikan lele, Minggu (27/4/2025) pagi. Kegiatan ini bertempat di pekarangan milik Pak Kusaini di RT 04 RW 01 Desa Pademonegoro, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan terhadap sarana […]

  • 5 Kota Ini Ternyata Paling Dingin

    Sumedang Paling Maju dalam Ekosistem Rebana di Jawa Barat

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 135
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sumedang dianggap sebagai kabupaten yang berkembang paling cepat dan inovatif di antara tujuh wilayah dalam ekosistem Rebana di Jawa Barat. Rebana menjadi jalur ekonomi yang penting bagi Jawa Barat. Wilayah ini meliputi tujuh kabupaten/kota, yaitu Kota dan Kabupaten Cirebon, Subang, Indramayu, Majalengka, Kuningan, dan Sumedang. “Dipimpin oleh Bupati Dony Ahmad Munir, Sumedang muncul sebagai […]

expand_less