Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Belum Sepekan Jalan, Satgas Premanisme dan Mafia Tanah Surabaya Kebanjiran Aduan

Belum Sepekan Jalan, Satgas Premanisme dan Mafia Tanah Surabaya Kebanjiran Aduan

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kantor Satuan Tugas (Satgas) Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah Kota Surabaya langsung kebanjiran aduan masyarakat meski baru mulai beroperasi.

Sejak resmi dibuka pada Senin (5/1/2026), puluhan laporan telah masuk dan kini tengah ditindaklanjuti oleh tim Satgas.

Aduan yang diterima beragam, mulai dari dugaan aksi premanisme di lingkungan permukiman dan kawasan usaha, hingga kasus-kasus sengketa dan penguasaan lahan yang diduga melibatkan praktik mafia tanah.

Laporan tersebut disampaikan warga melalui berbagai kanal pengaduan yang disediakan Satgas, baik secara langsung maupun daring.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru, mengatakan sejak kantor Satgas dibuka pada Senin 5 Januari 2026 pihaknya menerima cukup banyak laporan atau aduan dari masyarakat.

“Untuk kantor Satgas ini memang dari hari ke hari, semakin lama semakin banyak aduannya. Kalau laporannya masuk banyak, tetapi yang bisa dikategorikan premanisme sampai dengan kemarin itu kurang lebih ada delapan yang (kategori) premanisme,” ujar Tundjung, Kamis (15/1/2026).
 
Selain laporan terkait premanisme, Tundjung mengungkap bahwa Satgas juga menerima berbagai aduan mengenai permasalahan pertanahan. “Sedangkan yang lainnya itu terkait dengan tanah. Baik mafia kasus tanah, maupun sengketa tanah. Ada penipuan (tanah), dan lain-lain begitu,” jelasnya.
 
Tundjung menyebut, salah satu bentuk premanisme yang dilaporkan masyarakat antara lain berupa praktik pungutan liar (pungli). “Ada pungli. Jadi masuk kawasan berbayar, tapi sudah kita tangani tahap awal, dirapatkan oleh Satpol PP dengan kecamatan kewilayahan di situ, untuk menyelesaikan masalah dengan cepat,” katanya.
 
Tundjung menegaskan bahwa setiap aduan masyarakat yang masuk ke Satgas langsung ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas aparat. “(Laporan) rata-rata sudah kita lakukan koordinasi awal terkait itu, karena harus tahu (persoalannya). Jadi Satpol PP sudah bergerak koordinasi dengan kecamatan dan Polsek tempat,” jelasnya.

Terkait kecepatan respons Satgas, Tundjung memastikan penanganan dilakukan secara cepat dengan tetap berkoordinasi dengan aparat terkait. “Iya, sudah dilakukan,” tegasnya.

Sementara itu, untuk laporan yang berkaitan dengan permasalahan pertanahan, penanganan dilakukan bersama perangkat daerah (PD) terkait, seperti Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Bapemkesra) Kota Surabaya. “Kalau soal tanah, ini langsung dari Bapemkesra sudah melakukan rapat, memanggil pelapor untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” jelasnya.
 
Menurut Tundjung, sebagian besar masyarakat menyampaikan aduan dengan datang langsung ke Kantor Satgas yang berlokasi di Jalan Sedap Malam. Meski mayoritas pelapor merupakan warga Surabaya, terdapat pula laporan dengan objek perkara di luar wilayah Surabaya.
 
“Ya memang warga Surabaya tetapi ada yang dilaporkan itu di luar Surabaya. Kalau yang dilaporkan di luar Surabaya, tentunya kita tolak. Jadi warga Surabaya melaporkan ke Satgas tapi yang dilaporkan (objeknya) di luar Surabaya. Ada yang seperti itu,” ungkapnya.
 
Karena itu, Tundjung kembali menegaskan apabila laporan yang masuk tidak sesuai dengan tugas dan fungsi Satgas, maka aduan tersebut akan dikembalikan kepada pelapor. “Ada, itu kita kembalikan karena memang bukan fungsi dari Satgas ini,” ujarnya.

Terkait mekanisme pelaporan, Tundjung memastikan bahwa Satgas telah memiliki standar operasional prosedur (SOP). “Tentunya sudah kita buatkan SOP-nya, tergantung laporan tersebut nanti diverifikasi laporannya. Kalau bisa kita teruskan, kita teruskan, kalau tidak dia (pelapor) harus melengkapi dulu laporan tersebut. Jadi ada alurnya,” jelasnya.
 
Ia menambahkan bahwa personel yang bertugas merupakan unsur lintas instansi sesuai dengan struktur Satgas. “Dari pihak yang terkait sesuai dengan Satgas itu,” pungkasnya.
 
Sebagai informasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah resmi membentuk Satgas Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah pada Senin (5/1/2026). Satgas ini dibentuk untuk menjaga keamanan serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. Satgas tersebut merupakan gabungan lintas institusi yang melibatkan unsur Pemkot Surabaya, TNI, Polri, Kejaksaan, hingga Pengadilan Negeri.

Kantor Satgas beroperasi setiap hari kerja mengikuti jam kantor pemerintahan, yakni pukul 07.30 hingga 16.00 WIB. Selain kantor Satgas, Pemkot Surabaya juga menyediakan hotline pengaduan masyarakat melalui nomor 0817-0013-010 serta Call Center (CC) 112. (sms)

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertama di Surabaya, Pengobatan Nyeri Tanpa Masuk Rumah Sakit

    Pertama di Surabaya, Pengobatan Nyeri Tanpa Masuk Rumah Sakit

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 182
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Nyeri bisa muncul sebagai mekanisme perlindungan tubuh terhadap kerusakan jaringan yang lebih parah atau dari aktivitas yang berpotensi merusak tubuh. Dilihat dari sifatnya, nyeri dapat bersifat akut atau kronis. Sedangkan dari segi intensitasnya, nyeri bisa dirasakan ringan atau berat. Pasien yang mengalami rasa sakit, khususnya nyeri mendadak, memerlukan penanganan yang tepat, cepat, dan nyaman. […]

  • Paguyuban RT/RW

    Kolaborasi Paguyuban RT/RW Kota Surabaya dan Komunitas UMKM Indonesia Hebat, Berbagi Takjil di Jemursari

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 326
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah-tengah bulan Ramadhan yang penuh berkah, Paguyuban RT/RW Kota Surabaya bersama Komunitas UMKM Indonesia Hebat mengadakan aksi berbagi takjil yang sangat mulia. Kegiatan ini berlangsung pada sore hari Jumat, 21 Maret 2025, di Jl. Jemursari No. 197, Surabaya. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, ratusan paket takjil dibagikan secara gratis kepada pengendara motor{ […]

  • Presiden Prabowo Subianto

    Tegaskan Hukum Bukan Alat Politik, Prabowo: Saya Berani Berikan Penghapusan dan Pengampunan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 24
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya terhadap penegakan hukum yang adil dan tidak tebang pilih. Dalam pidatonya pada acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, ia menyampaikan bahwa sistem hukum harus menjadi alat untuk menjaga keadilan, bukan digunakan sebagai senjata politik. “Kita bertekad ya, saya bertekad, patuhi hukum! Tidak ada kompromi. […]

  • Sekda Magetan

    Pelantikan Sekda Magetan: Fokus pada Kesejahteraan Rakyat

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 176
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan telah resmi dilakukan, menandai akhir dari proses seleksi yang berlangsung selama beberapa bulan. Welly Kristanto, yang sebelumnya menjadi salah satu kandidat terkuat, akhirnya terpilih sebagai Sekda baru. Pengangkatan ini dilakukan oleh Bupati Magetan Nanik Sumantri di Pendapa Surya Graha, Jumat (7/11/2025). Proses Seleksi yang Ketat dan Transparan Proses seleksi […]

  • Aksi Kemanusiaan yang Menggugah Hati: Ojol Gresik Berdonasi untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatera

    Aksi Kemanusiaan yang Menggugah Hati: Ojol Gresik Berdonasi untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatera

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 75
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bencana banjir yang melanda wilayah Aceh dan Sumatera menjadi momentum penting bagi masyarakat Gresik untuk menunjukkan kepedulian. Dalam waktu singkat, sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di kota ini bergerak cepat dengan melakukan aksi penggalangan dana. Tidak hanya sekadar memberikan bantuan materi, mereka juga membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya solidaritas dalam menghadapi bencana alam. Partisipasi […]

  • Iga Świątek ,Australian Open 2026

    Perjalanan Iga Świątek di Australian Open 2026: Siapa yang Menantinya?

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 43
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Iga Świątek, bintang tenis asal Polandia, terus memperkuat posisi sebagai salah satu pemain terbaik dunia dengan tampil mengesankan di Australian Open 2026. Dalam perjalanannya menuju babak semifinal, ia akan menghadapi lawan tangguh yang tak bisa dianggap remeh. Pertandingan ini menjadi momen penting bagi penonton setia tenis dan penggemar olahraga di seluruh dunia. Jalur […]

expand_less