Pungli Wira Wiri Terbongkar dari Ojek Online
- account_circle Shinta ms
- calendar_month Sab, 27 Des 2025
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Kasus dugaan pungutan liar (pungli) dalam rekrutmen transportasi publik Wira Wiri Surabaya terungkap dari pengalaman pahit seorang driver ojek online bernama Bagas Fradana. Modusnya rapi, berlapis, dan menyasar warga yang sedang membutuhkan pekerjaan.
Bagas menceritakan, peristiwa itu bermula pada Agustus 2025 ketika ia mengantar seorang penumpang ojek online.
Penumpang tersebut kemudian menawarkan peluang kerja di Wira Wiri dan mengenalkannya kepada seorang oknum bernama Yasikin. Dari perkenalan itulah dugaan praktik pungli dimulai.
“Saya diminta membayar Rp 8 juta untuk ganti trayek. Karena tidak punya uang segitu, saya bayar bertahap. Awalnya Rp 3 juta, lalu diminta lagi Rp 1 juta, jadi total 4 juta yang saya transfer,” ujar Bagas pada Sabtu (27/12/2025).
Uang tersebut disebut sebagai “pengganti trayek”, istilah yang belakangan ditegaskan Pemerintah Kota Surabaya sebagai praktik ilegal dan tidak pernah ada dalam sistem resmi rekrutmen transportasi umum.
Meski sudah menyetor jutaan rupiah, janji bekerja sebagai kru Wira Wiri tak kunjung terwujud. Bagas dijanjikan mulai bekerja pada Oktober 2025, namun terus ditunda tanpa kejelasan hingga Desember. Merasa ditipu dan dipermainkan, ia akhirnya membuka suara.
Dengan menyimpan bukti transfer dan komunikasi, Bagas merekam pengakuan pribadinya dan mengunggah video tersebut ke media sosial.
Tak disangka, video itu viral dan menyedot perhatian publik, sekaligus memicu respons cepat dari Pemerintah Kota Surabaya.
Kasus ini menjadi alarm keras bahwa praktik pungli masih menyusup dalam layanan transportasi publik, menyasar warga kecil dengan iming-iming pekerjaan. Keberanian Bagas melapor pun berbuah keadilan dan perhatian langsung dari Wali Kota Surabaya.
“Saya berterima kasih atas respon cepat Pemkot Surabaya terhadap masalah ini. Dengan pekerjaan yang saya terima dari Bapak Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi ke depannya saya akan amanah dan giat bekerja,” pungkasnya. (sms)
- Penulis: Shinta ms




