Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Latar Belakang Keluarga dan Kehidupan, Dewi Astutik Terlibat Narkoba Internasional Asal Ponorogo

Latar Belakang Keluarga dan Kehidupan, Dewi Astutik Terlibat Narkoba Internasional Asal Ponorogo

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rab, 3 Des 2025
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Dewi Astutik, yang dikenal sebagai gembong narkoba internasional, tinggal di lingkungan Jepun, Desa/Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Rumahnya sangat sederhana dan tidak menunjukkan kemewahan apa pun. Tidak ada barang mewah atau tanda-tanda kekayaan yang mencolok. Keadaan ini bertolak belakang dengan reputasi yang dimilikinya sebagai pelaku perdagangan narkoba skala besar.

Sarno, suami dari Dewi Astutik, mengungkapkan bahwa ia merasa kaget dan syok ketika mengetahui istrinya ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kamboja. Ia mengatakan bahwa selama ini ia tidak memiliki pengetahuan tentang aktivitas istrinya terkait narkoba. “Saya pasrah, tapi saya syok,” ujarnya. Ia juga memastikan bahwa foto yang beredar di media adalah benar-benar istrinya.

Perjalanan Karier dan Kehidupan Luar Negeri

Sebelum menjadi gembong narkoba, Dewi Astutik pernah bekerja di Taiwan selama sepuluh tahun. Setelah itu, ia pulang ke Indonesia pada tahun 2023 dan kembali bekerja di luar negeri. Menurut Sarno, istrinya pamit ke Taiwan sebelum akhirnya ditangkap. “Pamitnya ke rumah bosnya yang dulu di Taiwan,” katanya.

Namun, informasi yang diberikan oleh Dewi Astutik saat pamit berbeda dengan kejadian nyata. Ia mengklaim bahwa ia pergi ke Taiwan, tetapi justru ditangkap di Kamboja. Hal ini membuat Sarno semakin bingung dan tidak tahu bagaimana cara menghadapi situasi ini. “Saya tidak tahu sama sekali. Katanya ke rumah majikan yang dulu. Sudah itu gak tau kemana-mana,” tambahnya.

Tanggapan dan Reaksi Keluarga

Sarno mengaku tidak mengetahui secara pasti tentang peran istri dalam bisnis narkoba. Meski begitu, ia tetap tinggal di Ponorogo dan menjalani kehidupan sehari-hari. Ia menyatakan bahwa keluarganya tidak memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan istri selama ini. “Di rumah saja susah didiknya. Tapi ya gimana,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kehidupan keluarga mereka cukup sederhana dan tidak memiliki kebutuhan yang berlebihan. Meskipun demikian, ia tetap merasa kaget dan tidak percaya bahwa istri yang selama ini hidup sederhana bisa menjadi gembong narkoba internasional.

Konteks Penangkapan dan Penyelundupan Narkoba

Penangkapan Dewi Astutik oleh BNN di Kamboja mengejutkan banyak pihak. Diketahui bahwa ia merupakan otak dari penyelundupan 2 ton sabu-sabu. Ini menunjukkan bahwa perannya dalam perdagangan narkoba sangat besar. Penangkapan ini juga menunjukkan bahwa kejahatan narkoba tidak hanya terjadi di dalam negeri, tetapi juga melibatkan jaringan internasional.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana seseorang dapat terlibat dalam kegiatan ilegal tanpa diketahui oleh orang terdekat. Bagi Sarno, hal ini menjadi sebuah kejutan yang sulit dipahami. Ia hanya bisa pasrah dan berharap agar segala sesuatu bisa segera selesai.

Kejadian penangkapan Dewi Astutik menunjukkan betapa kompleksnya dunia perdagangan narkoba. Meski hidup sederhana, ia berhasil menjadi salah satu gembong narkoba internasional. Sarno, suaminya, merasa kaget dan tidak siap menghadapi situasi ini. Kasus ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat bahwa kejahatan narkoba tidak hanya terjadi di tempat-tempat tertentu, tetapi juga bisa terjadi di mana saja, bahkan di lingkungan sekitar kita. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Down For Life

    Down For Life Mengguncang AMI Awards dan Rock In Solo 2025

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 47
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Band metal asal Solo, Down For Lifebaru saja mengalami dua momen penting dalam minggu ini. Pertama, memenangkan AMI Awards 2025 untuk pertama kalinya. Kedua, kembali menguasai Rock In Solo 2025. Down For Life Meraih Gelar Pemenang AMI Awards 2025 Album Kalatidha dari Down For Life dinobatkan sebagai Album Logam Terbaik dalam acara Anugerah […]

  • Kukuhkan 1.552 Wisudawan, Cak Hasan Tekankan Pentingnya Mental Tangguh dalam Wisuda ke-111 UNESA

    Kukuhkan 1.552 Wisudawan, Cak Hasan Tekankan Pentingnya Mental Tangguh dalam Wisuda ke-111 UNESA

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 135
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Universitas Negeri Surabaya (UNESA) telah meluluskan sebanyak 1.552 mahasiswa pada Wisuda ke-111 yang berlangsung di GRAHA UNESA Kampus II Lidah Wetan, Surabaya, pada Selasa, 20 Agustus 2024. Wisuda kali ini mencakup lulusan dari jenjang Sarjana Terapan, Sarjana, Magister, dan Doktor. Dengan tema “Wisudawan UNESA Siap Mengakselerasi Kemajuan, Mewujudkan Kejayaan, Menuju Indonesia Emas 2045,” […]

  • Kritik Pelepasan Ratusan Ribu Hektare Kawasan Hutan Papua untuk PSN,Ini Respons Wamenhut

    Kritik Pelepasan Ratusan Ribu Hektare Kawasan Hutan Papua untuk PSN,Ini Respons Wamenhut

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 87
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah akan melepas status kawasan hutan di Merauke, Provinsi Papua Selatan, seluas hampir 500 ribu hektare untuk kebutuhan program swasembada pangan dan energi yang menjadi bagian Proyek Strategis Nasional (PSN) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sejumlah organisasi pemerhati lingkungan khawatir pelepasan kawasan hutan untuk PSN ini mengancam kedaulatan puluhan […]

  • Proses Seleksi Sekda DKI Jakarta

    Latar Belakang dan Proses Seleksi Sekda DKI Jakarta, Alasan Pramono Pilih Uus Kuswanto

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 35
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemilihan Sekda DKI Jakarta yang baru, Uus Kuswanto, dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek penting. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa keputusan ini didasarkan pada rekam jejak dan kemampuan seseorang sebagai administrator yang mampu menggerakkan birokrasi. Ia menekankan bahwa Jakarta membutuhkan sosok yang kuat dan terampil dalam menjalankan tugas pemerintahan. Pengalaman dan Kompetensi yang […]

  • Emil Dardak: Seni dan Budaya Sebagai Wadah Penguatan Integritas Bangsa

    Emil Dardak: Seni dan Budaya Sebagai Wadah Penguatan Integritas Bangsa

    • calendar_month Ming, 15 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 131
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam sebuah acara orchestra kebangsaan yang penuh nuansa seni dan makna, Emil Dardak kembali menekankan pentingnya peran seni dan budaya dalam membentuk masyarakat yang berintegritas. Acara tersebut menghadirkan pertunjukan luar biasa dari Symphony Orchestra Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan sejumlah bintang tamu yang memikat perhatian audiens. Menurut Emil, pada acara orchestra kebangsaan dalam […]

  • Patroli Tim JOGOBOYO 97 Sukses Cegah Gangguan Keamanan di Surabaya

    Patroli Tim JOGOBOYO 97 Sukses Cegah Gangguan Keamanan di Surabaya

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 172
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim Patroli Perintis Polrestabes Surabaya kembali membuktikan kemampuan mereka dalam menjaga stabilitas keamanan di Kota Surabaya. Pada Minggu dini hari (19/01/2025), tim ini berhasil menggagalkan berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk aksi balap liar, kericuhan, hingga ancaman tawuran di sejumlah wilayah kota. Tim JOGOBOYO 97, yang dipimpin oleh Kanit Turjawali Aipda Wedar Rahadian, S.H., […]

expand_less