Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Dosen Hukum Kritik Korupsi Chromebook: Bising di Kasus Kecil, Bisu di Kasus Besar

Dosen Hukum Kritik Korupsi Chromebook: Bising di Kasus Kecil, Bisu di Kasus Besar

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Dosen Hukum Tata Negara dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Dr Benediktus Hestu Cipto Handoyo, mengkritik perkara dugaan korupsi terkait pembelian chromebook yang sedang berlangsung.

Menurutnya, kasus tersebut memerlukan perhatian serius dari aparat penegak hukum karena dianggap memiliki pola pelanggaran yang terstruktur, melibatkan berbagai wilayah, melibatkan jaringan vendor besar, serta berkaitan dengan kebijakan pusat dan daerah.

“Inilah masalah klasik, ketika korupsi besar, banyak aparat penegak hukum di daerah justru berkurang,” kata Ben, Selasa (2/12).

Ia mengkritik kecenderungan aparat penegak hukum yang terlalu cepat menangani kasus administratif yang sebenarnya hanya melanggar prosedur. Namun, lambat dalam menangani kasus yang menunjukkan indikasi penyalahgunaan dana seperti pengadaan Chromebook.

“Spesifikasinya seragam, harga bisa diukur, pola markup terlihat, namun penanganannya justru lambat. Banyak aparat lebih berani dalam kasus ringan, tetapi ragu dalam kasus yang berat,” tegasnya.

Ben menyesali aparat yang bertindak keras terhadap kesalahan administratif, namun diam saja ketika pola korupsi sudah jelas terlihat.

Ia menilai bahwa dalam kasus pengadaan, perusahaan merupakan pihak yang paling mungkin menguasai situasi, mulai dari penentuan spesifikasi, pengaturan harga, hingga keterlibatan dengan PPK.

Jika sebuah perusahaan sering menang dalam lelang di berbagai wilayah dengan pola yang sama, menurutnya, ini bukan sekadar kebetulan, melainkan sebuah rencana terencana.

Menurutnya, aparat sering memilih jalan pintas dengan menuntut pejabat pemerintah, sementara perusahaan yang mendapat manfaat justru tidak terkena konsekuensi, padahal seluruh direksi bisa dimintai tanggung jawab jika mereka mengetahui, mengizinkan, menyetujui, atau meraih keuntungan dari tindakan yang melanggar hukum.

“Ketangguhan untuk mengikat pemain hebat itu sering kali hilang,” katanya.

Ben menyatakan bahwa secara prinsip, seluruh jajaran direksi tidak dapat berdalih tidak mengetahui. Tata kelola perusahaan mensyaratkan mereka untuk mengawasi setiap kebijakan yang memiliki dampak finansial dan hukum.

Masalah pada Chromebook ini bukanlah kesulitan dalam mengungkap, melainkan ketidaksungguhan pihak berwajib dalam menyentuh inti permasalahan. Bukan karena kurangnya bukti, tetapi karena kurangnya keberanian.

Petugas penegak hukum perlu menghentikan tindakan menembak pihak yang lemah dan membiarkan yang kuat, menghentikan keterlibatan dalam perkara administratif yang belum tentu memiliki niat jahat, serta mulai fokus pada kasus-kasus besar yang benar-benar merugikan negara, terstruktur dengan jelas, dan merupakan tindakan korupsi yang nyata.

“Jika pola pengadaan yang jelas dan terang tidak dianggap serius, penegakan hukum kita berada pada titik terendah—bising dalam perkara kecil, diam dalam perkara besar,” tutupnya.

Sementara itu, Ugik Ramantyo, Kasi Intel Kejari Lombok Timur, mengatakan bahwa berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan perangkat TIK pada tahun 2022 telah diserahkan ke pengadilan.

Ada enam tersangka, yaitu LH yang menjabat sebagai Direktur PT Temprina Media Grafika, LA sebagai Direktur PT Dinamika Indo Media, AS yang merupakan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur periode 2020–2022, A sebagai Pejabat Pembuat Komitmen, serta S dan MJ dari CV Cerdas Mandiri dan PT JP Press.

Mengenai kemungkinan tersangka tambahan, Ugik menyatakan hal tersebut bisa terjadi jika muncul bukti baru selama persidangan.

“Jika para terdakwa menyebut pihak lain dan terdapat bukti yang memadai, tentu kami akan lanjutkan prosesnya,” katanya.

Terpisah, pakar hukum perusahaan Johanes Dipa Widjaja menganggap penyidik perlu memperdalam keterlibatan organ perusahaan lainnya, khususnya Direktur Utama dan Dewan Komisaris.

Menurutnya, dalam tata kelola perusahaan, kemungkinan besar pengadaan tidak dapat dilakukan tanpa diketahui oleh Direktur Utama.

“Ketidakwajaran ini wajar memicu spekulasi masyarakat, apakah justru seorang direktur tertentu yang ‘dikorbankan’ atau dijadikan tumbal dalam kasus ini,” katanya. 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri Untuk Masyarakat : Polres Situbondo Patroli di Pelabuhan Jangkar Bantu Penumpang Kapal

    Polri Untuk Masyarakat : Polres Situbondo Patroli di Pelabuhan Jangkar Bantu Penumpang Kapal

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wujud nyata kehadiran Polri sebagai pelayan masyarakat ditunjukkan oleh jajaran Satuan Samapta Polres Situbondo Polda Jatim saat melaksanakan patroli dan pengamanan di Pelabuhan Jangkar, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jum’at (11/7/2025). Dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Iptu H. Rachman Fadli Kurniawan, S.H., M.M. sejumlah personel Samapta turut membantu para penumpang membawa barang bawaan saat […]

  • Pengumuman Kelulusan PPPK Paruh Waktu 2025 di Gorontalo 8 September 2025

    Pengumuman Kelulusan PPPK Paruh Waktu 2025 di Gorontalo 8 September 2025

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Pengumuman Kelulusan PPPK Paruh Waktu Tahun 2025 di Provinsi Gorontalo DIAGRAMKOTA.COM – Pengumuman kelulusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu tahun 2025 telah resmi diumumkan pada hari Senin, 8 September 2025. Sejumlah daerah di Provinsi Gorontalo sudah mulai mengumumkan hasil kelulusannya, salah satunya adalah Kabupaten Bangka Selatan. Pengumuman ini dilakukan secara serentak setelah tanggal […]

  • Komisi A DPRD Surabaya

    Komisi A DPRD Surabaya Tekankan Pembinaan SDM Satpol PP dalam Pembahasan APBD 2026

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 245
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya. Hal itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat (hearing) bersama jajaran Satpol PP terkait pembahasan Rencana APBD 2026, Selasa (21/10/2025). Menurut Yona, pembahasan anggaran tidak semata soal besaran nominal, […]

  • KPU Kota Blitar Kembalikan Berkas Dua Pasangan Calon 

    KPU Kota Blitar Kembalikan Berkas Dua Pasangan Calon 

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 188
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persiapan Pilwali Kota Blitar memasuki babak baru. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar mengembalikan berkas milik dua pasangan calon (paslon) karena kurang lengkap. Berkas milik Bambang – Bayu dan Ibbin – Elim dikembalikan setelah melalui proses penelitian administrasi selama dua hari. Komisioner KPU Kota Blitar, Abdul Aziz Al Kamaruddin, menjelaskan bahwa berkas yang […]

  • HGN ke-66, Edukasi Gizi Seimbang ,Generasi Emas 2045

    Peringati HGN ke-66, Edukasi Gizi Seimbang untuk Generasi Emas 2045

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COOM – Pada peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 tahun 2026, berbagai inisiatif dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pangan seimbang dan pola hidup sehat. Salah satu yang menonjol adalah kegiatan edukasi gizi yang digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Kabupaten Ngawi. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan […]

  • Lebaran , Idul Fitri 1447

    Prediksi Tanggal Lebaran 2026: Perbedaan Pendapat Antara Pemerintah dan Muhammadiyah

    • calendar_month 18 jam yang lalu
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perayaan Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah di Indonesia tahun ini menjadi perhatian besar karena adanya prediksi berbeda antara pemerintah dan organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah. Hal ini memicu diskusi luas mengenai metode penentuan awal bulan hijriah, kriteria pengamatan hilal, serta dampaknya terhadap kalender nasional. Penjelasan dari Ahli Astronomi Menurut Thomas Djamaluddin, peneliti BRIN, secara […]

expand_less