Inisiatif BI Kediri Mengubah Limbah Pertanian Menjadi Pupuk Organik
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sel, 18 Nov 2025
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Bank Indonesia (BI) Kediri telah melakukan inovasi yang signifikan dalam mendukung sektor pertanian di Kabupaten Blitar. Dengan bantuan alat pengolahan limbah, para petani kini mampu mengubah limbah ternak menjadi pupuk organik berkualitas tinggi. Inisiatif ini tidak hanya membantu meningkatkan hasil pertanian tetapi juga memberikan solusi terhadap masalah lingkungan.
Bantuan Alat Pengolahan Limbah
Para petani di Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, kini memiliki akses ke alat pengolahan limbah yang memungkinkan mereka mengubah limbah kohe sapi dan ayam menjadi pupuk organik. Proses ini dilakukan melalui fermentasi, yang mempercepat waktu produksi dan meningkatkan kualitas pupuk.
Manfaat bagi Petani
Dengan adanya bantuan dari BI Kediri, petani tidak lagi bergantung pada pupuk kimia yang mahal. Pupuk organik yang dihasilkan lebih murah, melimpah, dan berkualitas. Hasil pertanian pun meningkat secara signifikan. Misalnya, produksi padi per hektar meningkat dua kali lipat, dari 6-7 ton menjadi 12-17 ton.
Penanganan Masalah Lingkungan
Limbah ternak sering menjadi masalah lingkungan, seperti pencemaran air sumur dan sungai serta bau tidak sedap di sekitar perternakan. Dengan program ini, limbah yang sebelumnya dianggap sebagai sampah kini menjadi sumber daya yang bernilai. Ini membantu menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar.
Dampak Ekonomi dan Sosial
Selain manfaat lingkungan, program ini juga memberikan dampak ekonomi positif. Petani kini bisa mandiri dalam membuat pupuk organik, sehingga mengurangi biaya produksi. Hasil panen yang lebih baik juga meningkatkan pendapatan petani. Selain itu, kualitas produk pertanian meningkat, membuat harga lebih kompetitif di pasar.
Pemanfaatan Pupuk Organik untuk Berbagai Tanaman
Pupuk organik tidak hanya digunakan untuk tanaman padi, tetapi juga untuk palawija seperti jagung, kacang, umbi-umbian, sayuran, dan bunga. Hal ini menunjukkan fleksibilitas dan keberlanjutan program ini dalam mendukung berbagai jenis pertanian.
Keberlanjutan dan Kemandirian Petani
Program ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga bertujuan untuk menciptakan kemandirian petani. Dengan pelatihan dan pembinaan yang diberikan oleh BI Kediri, petani mampu mengelola proses pengolahan limbah secara mandiri. Ini memastikan bahwa manfaat dari program ini dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Harapan Masa Depan
Ketua Koperasi Pertanian Ben Giat Tani, Amor Kodrat, berharap bantuan dari BI Kediri akan semakin bermanfaat bagi petani di Kabupaten Blitar. Ia berharap inisiatif ini dapat diperluas dan diterapkan di wilayah lain, sehingga lebih banyak petani dapat merasakan manfaatnya.
Inisiatif BI Kediri dalam mengubah limbah pertanian menjadi pupuk organik adalah contoh nyata dari upaya pemerintah dan lembaga keuangan dalam mendukung sektor pertanian. Program ini tidak hanya membantu meningkatkan hasil pertanian tetapi juga memberikan solusi untuk masalah lingkungan. Dengan bantuan teknologi dan pelatihan, petani kini lebih mandiri dan mampu menghasilkan produk berkualitas dengan biaya yang lebih rendah. ***





Saat ini belum ada komentar