Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Kehadiran Anggota TNI di Ruang Sidang Nadiem Makarim Memicu Perdebatan Hukum, Mahfud MD: Saya Agak Kaget

Kehadiran Anggota TNI di Ruang Sidang Nadiem Makarim Memicu Perdebatan Hukum, Mahfud MD: Saya Agak Kaget

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kehadiran prajurit TNI di ruang sidang terdakwa Nadiem Makarim menjadi topik yang memicu perbincangan publik dan para ahli hukum. Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, mengungkapkan kekagetannya atas tindakan tersebut. Ia menyatakan bahwa ini adalah pertama kalinya ia melihat pengadilan dijaga oleh anggota TNI.

“Ya agak kaget juga karena bagi saya itu rasanya baru pertama ya, saya tidak tahu orang lain apa pernah melihat ada sidang pengadilan yang dijaga oleh TNI dan berdiri di depan pula kan di hadapan hakim lalu di depan para pengunjung gitu,” ujar Mahfud MD dalam sebuah wawancara.

Pengamanan persidangan biasanya dilakukan oleh satuan pengamanan pengadilan internal, sesuai dengan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) nomor 5 tahun 2020. Menurut Mahfud, aturan ini menjelaskan bahwa pengamanan pengadilan dilakukan oleh personel internal.

“Ada Perma nomor 5 tahun 2020 di situ disebutkan pengaman pengadilan itu menurut pasal 10 ayat 5 itu dilakukan pengaman internal pengadilan,” jelasnya.

Alasan Pengamanan Persidangan Oleh TNI

Meski aturan menetapkan pengamanan internal, Mahfud MD menjelaskan bahwa ada pengecualian. Jika persidangan menarik perhatian masyarakat, seperti kasus terorisme atau perkara yang bersifat sensasional, maka bisa saja pengamanan dilakukan oleh prajurit Polri atau TNI.

“Sidang bisa saja dijaga oleh prajurit Polri atau TNI, asalkan persidangan tersebut menarik perhatian masyarakat. Sidang yang menarik perhatian itu seperti perkara terorisme yang diprediksi mengundang orang banyak ke pengadilan,” tambahnya.

Namun, kasus Nadiem Makarim yang terkait dugaan korupsi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tidak termasuk dalam kategori perkara yang sangat sensitif. Hal ini memunculkan pertanyaan tentang alasan pengambilan kebijakan tersebut.

Reaksi dari Hakim dan Pengunjung

Dalam sidang tersebut, tiga anggota TNI tampak berdiri di depan ruang sidang. Mereka tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berada di posisi yang menonjol, yaitu di depan hakim dan pengunjung. Hal ini menimbulkan reaksi dari sejumlah pihak, termasuk hakim yang bertanya dari mana mereka berasal.

Beberapa pengunjung mengaku merasa tidak nyaman dengan kehadiran prajurit TNI di tempat yang seharusnya hanya dijaga oleh petugas pengamanan pengadilan. Mereka khawatir hal ini bisa mengganggu proses persidangan yang seharusnya netral dan adil.

Konteks Korupsi di Kementerian Pendidikan

Nadiem Makarim, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dituduh terlibat dalam kasus korupsi terkait pengadaan alat pendidikan. Penyelidikan terhadap kasus ini masih berlangsung, dan beberapa saksi telah memberikan kesaksian di persidangan.

Salah satu saksi mengungkapkan bahwa Nadiem memberikan kewenangan luas kepada pihak tertentu dalam pengadaan barang. Hal ini menunjukkan adanya potensi pelanggaran etika dan regulasi yang harus diteliti lebih lanjut.

Pertanyaan tentang Kepatuhan Aturan

Keberadaan TNI di ruang sidang Nadiem Makarim memicu pertanyaan tentang apakah aturan hukum telah diikuti secara benar. Meskipun ada pengecualian untuk kasus-kasus tertentu, penggunaan TNI sebagai pengaman di ruang sidang yang tidak termasuk dalam kategori “sensasional” menimbulkan keraguan.

Mahfud MD menegaskan bahwa pengamanan persidangan harus dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia berharap agar langkah-langkah seperti ini tidak menjadi kebiasaan, terutama dalam kasus-kasus yang tidak memiliki dampak sosial yang signifikan.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026 Kemenag ,Muhammadiyah, Ramadan 1447 H

    Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026: Apakah Ada Tambahan Setelah Tahun Baru?

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 367
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Libur nasional dan cuti bersama menjadi perhatian utama bagi masyarakat, terutama menjelang akhir tahun. Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri telah menetapkan jadwal libur nasional untuk tahun 2026. Salah satu pertanyaan yang sering diajukan adalah apakah ada tambahan cuti bersama setelah libur Tahun Baru. Libur Tahun Baru 2026: Hanya Satu Hari Menurut […]

  • Wisata Petik Jambu BUMDES Kebaron Makmur Sulap Lahan 4 Hektare Menjadi Pusat Wisata Edukasi

    Wisata Petik Jambu BUMDES Kebaron Makmur Sulap Lahan 4 Hektare Menjadi Pusat Wisata Edukasi

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 394
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Desa Kebaron, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, menghadirkan destinasi Wisata Kaki Bumi Petik Jambu yang dikelola oleh BUMDES Kebaron Makmur bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Dari total lahan 4 hektare, sekitar 2 hektare dimanfaatkan sebagai kebun jambu, sementara sisanya menjadi area wisata seperti kolam pancing, peternakan kambing, taman kelinci, hingga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). […]

  • Kronologi Lurah Ditusuk Warga Saat Tertibkan Polisi Tidur di Medan, Pelaku Terancam Bui

    Kronologi Lurah Ditusuk Warga Saat Tertibkan Polisi Tidur di Medan, Pelaku Terancam Bui

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Lurah di Medan Didorong Warga Hingga Masuk Parit Saat Menertibkan Polisi Tidur DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah kejadian yang mengejutkan terjadi di Kota Medan, khususnya di Kecamatan Medan Timur. Seorang lurah, Muhammad Fadli, dilaporkan didorong oleh warga hingga terjeblos ke dalam parit saat sedang melakukan penertiban terkait pemasangan polisi tidur yang tidak sesuai aturan. Kejadian ini menimbulkan reaksi […]

  • Kapolda Jatim Lepas 24 Personel Ikuti Kejuaraan Internasional World Police And Fire Games Open Tournament di Amerika Serikat

    Kapolda Jatim Lepas 24 Personel Ikuti Kejuaraan Internasional World Police And Fire Games Open Tournament di Amerika Serikat

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 256
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ada 24 atlet personel Polda Jatim yang mengikuti Kejuaraan Internasional World Police And Fire Games Open Tournament di di Birmingham Alabama Amerika Serikat. Tournament yang berlangsung pada tanggal 27 Juni sampai dengan 6 Juli 2025 di Birmingham Alabama Amerika Serikat, diikuti oleh atlet-atlet terbaik di seluruh dunia. Dari 24 personel Polda Jawa Timur […]

  • Flyover Taman Pelangi Segera Dibangun, Pemkot Pastikan Lahan Aman

    Flyover Taman Pelangi Segera Dibangun, Pemkot Pastikan Lahan Aman

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Setelah melalui proses panjang, pembebasan lahan di Kampung Taman Pelangi akhirnya rampung, membuka jalan bagi dimulainya pembangunan flyover yang diharapkan mampu mengurai kemacetan di kawasan tersebut. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan bahwa optimalisasi saluran dan rumah pompa di sejumlah titik wilayah Surabaya selatan akan dilakukan untuk mengendalikan aliran air agar tidak menumpuk di kawasan […]

  • Polri Serahkan Bantuan Pendidikan bagi 10 Anak Korban KKB di Papua

    Polri Serahkan Bantuan Pendidikan bagi 10 Anak Korban KKB di Papua

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 127
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmen kuat terhadap keluarga korban tindak kekerasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Melalui Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, Polri menyerahkan bantuan tabungan pendidikan sebesar Rp45 juta untuk masing-masing anak yang kehilangan orang tua akibat aksi brutal KKB, Selasa (9/12). Penyerahan bantuan berlangsung penuh haru […]

expand_less