Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Dinkes Kediri Cek Langsung Dapur SPPG, Ambil Sampel Air dan Makanan

Dinkes Kediri Cek Langsung Dapur SPPG, Ambil Sampel Air dan Makanan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemeriksaan Langsung oleh Dinkes Kota Kediri di Dapur SPPG

DIAGRAMKOTA.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri melakukan pemeriksaan langsung terhadap sejumlah dapur pelaksana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa seluruh dapur memenuhi standar kebersihan dan kelayakan agar dapat mendapatkan sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS).

Pemeriksaan dilakukan pada Selasa, 14 Oktober 2025, dan salah satu lokasi yang dikunjungi adalah dapur SPPG di Kelurahan Banjaran, Kota Kediri, Jawa Timur. Di tempat tersebut, tim Dinkes memantau secara langsung proses pengolahan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disiapkan untuk siswa.

Proses pemeriksaan mencakup berbagai tahapan, mulai dari bahan baku, pengolahan, hingga penyajian makanan. Petugas juga memeriksa kondisi lingkungan dapur, sarana sanitasi, serta peralatan yang digunakan. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan anak-anak penerima program MBG.

Selain itu, tim Dinkes juga melakukan pemeriksaan terhadap anggota SPPG yang diwajibkan memiliki sertifikat penjamah makanan. Langkah ini dilakukan untuk menilai sejauh mana penerapan ilmu yang telah mereka dapatkan dalam kegiatan sehari-hari di dapur.

“Pemeriksaan ini penting untuk memastikan setiap dapur SPPG benar-benar menerapkan prinsip higienitas sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah,” ujar Yuni Ulifah, anggota tim Dinkes Kota Kediri.

Pengambilan Sampel untuk Menjamin Keamanan Makanan

Selain observasi langsung, petugas juga mengambil sampel air dan makanan yang diolah di dapur SPPG. Sampel tersebut kemudian diuji di laboratorium untuk mengetahui kualitas dan keamanannya sebelum dikonsumsi anak-anak. Hasil dari pengujian sampel ini akan menjadi dasar penilaian apakah dapur tersebut layak mendapatkan sertifikat SLHS atau tidak.

Yuni menjelaskan, SLHS merupakan salah satu standar wajib yang harus dimiliki oleh dapur pelaksana program MBG di Kota Kediri. Dengan sertifikat tersebut, dapur dinyatakan memenuhi kriteria kebersihan dan keamanan pangan yang sesuai ketentuan.

“Kami ingin memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi siswa benar-benar aman dan bergizi, sehingga dapat mencegah terjadinya kasus keracunan di lingkungan sekolah,” tambahnya.

Proses Pemeriksaan yang Komprehensif

Pemeriksaan yang dilakukan oleh Dinkes Kota Kediri melibatkan beberapa aspek penting, termasuk:

  • Pemeriksaan bahan baku: Memastikan bahwa bahan-bahan yang digunakan dalam pengolahan makanan memenuhi standar kualitas.
  • Pengolahan makanan: Mengamati proses pengolahan untuk memastikan tidak ada pelanggaran terhadap prinsip higienis.
  • Penyajian makanan: Memastikan bahwa makanan disajikan dalam kondisi yang aman dan bersih.
  • Kondisi lingkungan dapur: Mengecek kebersihan dan kelayakan ruangan tempat makanan diolah.
  • Sarana sanitasi: Memastikan adanya fasilitas sanitasi yang memadai dan terjaga kebersihannya.
  • Perawatan peralatan: Memastikan peralatan yang digunakan dalam pengolahan makanan dalam kondisi baik dan bersih.

Pentingnya Sertifikat SLHS

Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) merupakan bukti bahwa sebuah dapur telah memenuhi standar kebersihan dan kelayakan untuk menyediakan makanan yang aman. Dalam konteks program MBG, sertifikat ini sangat penting karena makanan yang disajikan kepada siswa harus dalam kondisi yang terbaik untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan mereka.

Dengan adanya pemeriksaan rutin dan pengujian sampel, Dinkes Kota Kediri berkomitmen untuk menjaga kualitas makanan yang diberikan kepada siswa. Ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap risiko kesehatan yang bisa muncul akibat makanan yang tidak layak konsumsi.

Kesimpulan

Kegiatan pemeriksaan oleh Dinkes Kota Kediri terhadap dapur SPPG merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa semua makanan yang disajikan kepada siswa memenuhi standar kebersihan dan kelayakan. Dengan pendekatan komprehensif dan pengujian sampel yang dilakukan, pihak Dinkes berupaya memberikan perlindungan maksimal bagi kesehatan anak-anak yang menjadi penerima program MBG.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ernando Ari Dipuji Paul Munster, Kiper Persebaya Bikin Lini Serang Bhayangkara Kewalahan

    Ernando Ari Dipuji Paul Munster, Kiper Persebaya Bikin Lini Serang Bhayangkara Kewalahan

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Paul Munster tidak ragu memberikan pujian tinggi kepada Ernando Ari yang tampil luar biasa di bawah mistar Persebaya Surabaya. Ia menganggap penampilan kiper tersebut sebagai alasan utama mengapa sejumlah peluang Bhayangkara Presisi Lampung FC tidak berbuah gol meskipun mereka terus-menerus menekan dalam pekan ke-14 Super League 2025/2026. Pelatih asal Irlandia Utara mengakui bahwa Ernando […]

  • Shio Beruntung Minggu Ini: Rezeki di Akhir Tahun 2025

    Shio Beruntung Minggu Ini: Rezeki di Akhir Tahun 2025

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 103
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tiga lambang zodiak Tiongkok diharapkan akan mendapatkan banyak keuntungan besar sepanjang minggu yang berlangsung dari tanggal 15 hingga 21 Desember 2025. Terdapat pasang surut dalam minggu ini, namun pemilik Shio hewan tersebut justru meraih keuntungan dari keduanya. Dua hari pertama dalam minggu ini merupakan hari libur nasional, sehingga kamu harus waspada pada hari Senin […]

  • Merajut Kebersamaan di Hari Juang TNI AD ke-80

    Merajut Kebersamaan di Hari Juang TNI AD ke-80

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Usai memimpin upacara peringatan Hari Juang TNI AD ke-80 di Makorem 081/DSJ, Senin (15/12/2025), Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mentraktir seluruh anggotanya makan soto. Danrem Untoro menyebut, aksi tersebut dilakukan secara spontan tanpa perencanaan sebelumnya. Ia mengaku tergerak setelah melihat semangat para prajurit selama mengikuti upacara. “Saya melihat anggota begitu bersemangat saat […]

  • WBP Rutan Surabaya Dibekali Literasi Digital

    WBP Rutan Surabaya Dibekali Literasi Digital

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 352
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas I Surabaya mendapatkan edukasi literasi digital dalam kegiatan yang digelar pada Selasa, 20 Februari 2025. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Rutan Kelas I Surabaya dan Plato Foundation untuk membekali WBP dengan wawasan digital yang bertanggung jawab.(20/02/2025) Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tomi Elyus, menjelaskan […]

  • Workshop Wartawan Surabaya Dinilai Bisa Buka Ruang Partisipasi Publik

    Workshop Wartawan Surabaya Dinilai Bisa Buka Ruang Partisipasi Publik

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 197
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Workshop wartawan Surabaya yang membahas potensi aset pemkot untuk optimalisasi PAD di Balai Diklat Pemkot Surabaya, Prigen, mendapat apresiasi luas. Tidak hanya dari jajaran pemkot, tapi juga pimpinan dan anggota DPRD Surabaya yang menilai forum ini sangat strategis. Acara ini dihadiri 75 wartawan yang aktif meliput politik pemerintahan kota Surabaya dan seluruh anggota Komisi […]

  • Alasan Ridwan Kamil dan Atalia Praratya cerai bukan karena orang ketiga, lantas apa penyebabnya?

    Alasan Ridwan Kamil dan Atalia Praratya cerai bukan karena orang ketiga, lantas apa penyebabnya?

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 100
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Kabar mengejutkan datang dari pasangan ikonik, Ridwan Kamil dan Atalia Praratya, yang akhirnya sepakat untuk mengakhiri rumah tangga mereka secara baik-baik. Keputusan besar ini diambil setelah keduanya menjalani proses mediasi yang cukup panjang terkait gugatan cerai yang sedang bergulir. Kuasa hukum Ridwan Kamil, Wenda Aluwi, mengungkapkan bahwa mediasi digelar secara privat di luar […]

expand_less