Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Wawali Armuji Tindaklanjuti Kasus Bullying di SDN Ketabang Surabaya, Korban Trauma Tak Mau Sekolah

Wawali Armuji Tindaklanjuti Kasus Bullying di SDN Ketabang Surabaya, Korban Trauma Tak Mau Sekolah

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM– Kasus perundungan kembali mencoreng dunia pendidikan di Kota Surabaya. Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, turun langsung ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ketabang, Kecamatan Genteng, setelah menerima laporan adanya dugaan bullying terhadap seorang siswa kelas 4 berinisial AP.

Kronologi Perundungan Sejak Kelas 3 SD

Ayah korban, PY, mengungkapkan bahwa perundungan yang dialami anaknya sudah berlangsung sejak AP duduk di bangku kelas 3. Tiga teman sekelasnya, masing-masing berinisial RI, RE, dan F, disebut kerap menyembunyikan barang-barang milik AP, mulai dari baju olahraga, pulpen, hingga pensil.

“Sampai suatu ketika si AP marah terus mendorong pelaku itu, tapi gak sampai jatuh. Terus anak ini (pelaku) saat lapor ke wali kelasnya bukannya mendamaikan, justru malah AP yang disalahkan. Kesannya membela gitu,” jelas PY saat menyampaikan keluhannya kepada Armuji.

Masuk kelas 4, perundungan semakin parah. Menurut PY, AP kembali menjadi korban saat bukunya disembunyikan. Lebih dari itu, anaknya bahkan dipaksa ke kamar mandi dan dipukul hingga perkelahian terjadi. Kacamata yang dikenakan AP pecah akibat insiden tersebut.

Mediasi Keluarga dan Respons Sekolah

PY menambahkan, ketika istrinya menghubungi orang tua pelaku, salah satu orang tua akhirnya mengakui keterlibatan anaknya. Namun, pihak keluarga pelaku menolak membuat surat pernyataan agar perundungan tidak terulang.

“Dalam pertemuan itu wali kelas AP (saat kelas 3) malah bilang kalau AP banyak catatan jelek di rapor, suka nampol, lari-larian di kelas. Sementara tiga pelaku yang jelas-jelas melakukan, catatannya bersih. Jadi kok malah kami yang dipojokkan,” ungkap PY.

PY menilai pihak sekolah cenderung ingin kasus selesai dengan jalan damai tanpa ada kepastian perlindungan bagi anaknya. Bahkan, salah satu orang tua pelaku disebut mengancam akan memviralkan kasus ini.

“Waktu kami minta surat pernyataan resmi, pihak sekolah dan keluarga pelaku menolak. Akhirnya kami yang bikin surat itu sendiri sebagai jaminan agar AP tidak lagi dibully,” tambahnya.

Meski begitu, perundungan tetap berlanjut hingga membuat AP enggan masuk sekolah sejak Kamis (18/9/2025).

“Bahkan Senin depan (22/9/2025) kemungkinan AP juga tidak mau sekolah lagi karena trauma,” tutur PY.

Kepala Sekolah Anggap Sudah Damai

Kepala SDN Ketabang, Sutiana, memberikan penjelasan berbeda. Ia menegaskan bahwa kasus tersebut sebenarnya telah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Kemarin itu bahkan antar siswa sudah minta maaf, peluk-pelukan, damai. Tapi, malah pak PY bawa-bawa tentara ke sini,” ujar Sutiana.

Pihak sekolah, kata dia, sudah menasihati para siswa agar tidak mengulang tindakan perundungan. Namun, Sutiana menolak permintaan keluarga korban untuk membuat surat pernyataan resmi.

“Pak PY ini minta ada tanda tangan di atas materai. Sedangkan mereka ini masih anak-anak kecil, masa disuruh bikin surat pernyataan seperti itu,” terangnya.

Armuji Minta Sekolah Pastikan Keamanan Siswa

Menyikapi polemik tersebut, Wawali Armuji, meminta pihak sekolah bertanggung jawab penuh agar kasus serupa tidak terulang.

“Sudah, yang penting kasus ini sekarang sudah damai. Saya minta pihak sekolah memastikan agar kejadian ini tidak terulang lagi, supaya AP mau kembali ke sekolah,” kata Armuji, yang akrab disapa Cak Ji.

Ia menegaskan pemerintah kota akan menjamin keamanan AP serta mendorong lingkungan sekolah untuk lebih peduli terhadap kasus bullying.

“Saya yang menjamin agar tidak ada lagi yang membully AP. Jadi memang kasus ini menjadi bahan introspeksi diri bagi kita semua,” tegasnya. [@]

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peningkatan Penggunaan Commuter Line Selama Libur Panjang di Surabaya

    Peningkatan Penggunaan Commuter Line Selama Libur Panjang di Surabaya

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 50
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Selama libur panjang akhir pekan, penggunaan Commuter Line di Area 8 Surabaya mengalami lonjakan yang signifikan. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat dalam melakukan perjalanan selama masa liburan. Data yang dirilis oleh VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menunjukkan bahwa jumlah penumpang di wilayah tersebut mencapai 161.251 orang selama periode 1 hingga 3 […]

  • Fulham

    Fulham Berusaha Patahkan Rekor 20 Tahun Tanpa Kemenangan Saat Menghadapi Crystal Palace

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 152
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Fulham akan menghadapi tantangan berat dalam pertandingan melawan Crystal Palace di Craven Cottage pada hari Minggu. Tim asuhan Marco Silva ini memiliki rekor yang memprihatinkan, yaitu tidak pernah menang dalam tujuh pertemuan terakhir melawan klub asal London Selatan sejak kemenangan 3-1 di Januari 2005. Bahkan, mereka telah kalah dua kali di kandang sendiri dalam […]

  • Sempat Kabur Usai Viral, Pencuri Motor di Kalimas Udik Diamankan Polres Tanjung Perak.

    Sempat Kabur Usai Viral, Pencuri Motor di Kalimas Udik Diamankan Polres Tanjung Perak.

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 47
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dua bulan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bjerhasil diringkus Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Tersangka AJ, 35, ditangkap usai mencuri motor di Jalan Kalimas Udik, Surabaya. Ia sempat viral usai aksinya ini terekam CCTV di lokasi. Tersangka yang diketahui warga Jalan Wonokusumo Jaya Baru, Surabaya, ini […]

  • Iran , AS, Israel

    1.332 warga Iran tewas Menghadapi Kekacauan Akibat Serangan AS-Israel

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 104
    • 0Komentar

    dIAGRAMKOTA.COM – Iran sedang menghadapi situasi yang sangat memprihatinkan setelah diserang oleh Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026 lalu. Dalam serangan tersebut, sebanyak 1.332 warga Iran dilaporkan tewas, dengan jumlah korban jiwa terus meningkat akibat serangan udara yang terus berlangsung. Serangan yang dilakukan oleh militer AS, diperkirakan telah menargetkan lebih dari 3.000 lokasi […]

  • Almería , Cristiano Ronaldo Portugal , Piala Dunia 2026

    Portugal Tak Dianggap Favorit, Tapi Jadi Pesaing Kuat di Piala Dunia 2026

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Piala Dunia 2026 menjadi ajang yang sangat dinantikan oleh banyak negara, termasuk Portugal. Timnas Portugal memperlihatkan potensi besar dalam kompetisi ini, namun pelatih mereka, Roberto Martinez, menegaskan bahwa timnya bukanlah favorit utama. Martinez mengungkapkan bahwa label “favorit” lebih cocok diberikan kepada tim-tim yang sebelumnya pernah memenangkan gelar juara. Ia menyebutkan nama-nama seperti Spanyol, Prancis, […]

  • Kapolri Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Aceh Tamiang Melalui Airdrop Akibat Lokasi Masih Terisolir

    Kapolri Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Aceh Tamiang Melalui Airdrop Akibat Lokasi Masih Terisolir

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 137
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolri kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah Aceh Tamiang. Kondisi lokasi yang masih terisolir dan tidak memungkinkan helikopter Polri untuk melakukan pendaratan, membuat distribusi bantuan dilakukan melalui metode airdrop agar dapat segera diterima oleh warga yang sangat membutuhkan, Selasa (2/12). Astamaops Kapolri menjelaskan […]

expand_less