Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Tunjangan Perumahan Rp62 Juta Bulanan, Anggota DPRD Jabar Lebih Kaya dari DPR RI

Tunjangan Perumahan Rp62 Juta Bulanan, Anggota DPRD Jabar Lebih Kaya dari DPR RI

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Anggaran Tunjangan Perumahan DPRD Jabar Tetap Besar Meski Ada Kebijakan Efisiensi

DIAGRAMKOTA.COM – Sebanyak 120 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat masih menerima tunjangan perumahan sebesar Rp62.175.000 per bulan, meskipun pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan efisiensi anggaran melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.

Total anggaran tunjangan perumahan DPRD Jabar tahun 2025 tercatat sebesar Rp89,53 miliar, sesuai dengan data dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat 2025. Dengan jumlah tersebut, setiap anggota DPRD Jabar akan menerima sekitar Rp746,1 juta untuk tunjangan perumahan selama setahun.

Pemberian tunjangan ini dilakukan karena Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak menyediakan rumah dinas bagi para anggota DPRD periode 2024–2029. Namun, para pimpinan DPRD yang memiliki rumah dinas tidak mendapatkan tunjangan serupa. Hal ini menimbulkan ketidakseimbangan antara anggota dewan biasa dan pimpinan dewan.

Meski ada instruksi penghematan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sejak awal tahun, komponen tunjangan perumahan tidak mengalami perubahan. Keputusan ini diatur dalam Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 14 Tahun 2025, yang menjadi dasar perubahan kelima atas APBD 2025.

Sejak penetapan APBD pada 9 November 2024 hingga perubahan terbaru, anggaran tunjangan perumahan tetap lolos dari pemangkasan. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah provinsi tidak melakukan penyesuaian terhadap besaran tunjangan tersebut meskipun ada arahan dari pemerintah pusat.

Sekretaris DPRD Jawa Barat, Dodi Sukmayana, menjelaskan bahwa tidak ada peningkatan dalam komponen pendapatan dewan tahun ini. Pernyataan ini juga ditegaskan oleh Ketua DPRD Jabar, Buky Wibawa, saat menyampaikan maklumat resmi DPRD di Gedung Sate, pada Senin, 1 September 2025.

“Sebagaimana ditegaskan Ketua DPRD, pada 2025 tidak ada kenaikan baik untuk tunjangan perumahan maupun transportasi,” ujar Dodi, Jumat 5 September 2025.

Dodi juga menyebut bahwa nominal tunjangan Rp62 juta tersebut merupakan nilai kotor sebelum pajak. Setelah dipotong pajak, anggota DPRD hanya menerima sekitar Rp44 juta per bulan. Meski begitu, jumlah tersebut tetap menjadi sorotan publik karena muncul di tengah upaya nasional melakukan efisiensi belanja negara.

Hingga kini, tidak ada perubahan pada alokasi anggaran tunjangan perumahan DPRD Jawa Barat. Hal ini memicu berbagai pertanyaan dan kritik dari masyarakat, terutama terkait transparansi dan penggunaan uang rakyat. Beberapa pihak menilai bahwa anggaran yang dialokasikan untuk tunjangan perumahan harus disesuaikan dengan kondisi ekonomi saat ini, terlebih jika pemerintah pusat sedang mendorong penghematan.

Beberapa isu yang muncul antara lain adalah apakah anggaran tersebut benar-benar diperlukan, atau apakah ada alternatif lain yang lebih efisien. Selain itu, banyak yang bertanya bagaimana pemerintah daerah bisa tetap memberikan tunjangan besar meskipun ada instruksi penghematan dari pemerintah pusat.

Kebijakan ini juga menjadi bahan diskusi dalam rapat-rapat dewan dan forum-forum akademis. Banyak pihak menilai bahwa transparansi dan akuntabilitas anggaran harus ditingkatkan agar masyarakat dapat memahami alasan di balik penggunaan dana tersebut.

Selain itu, beberapa organisasi masyarakat dan aktivis mengajak DPRD Jawa Barat untuk lebih proaktif dalam menjelaskan alasan penggunaan anggaran tunjangan perumahan. Mereka menilai bahwa partisipasi masyarakat dalam pengawasan anggaran sangat penting agar tidak terjadi penyalahgunaan dana.

Secara keseluruhan, kasus ini menunjukkan pentingnya keseimbangan antara hak dan tanggung jawab anggota dewan dalam menjalankan tugasnya. Di satu sisi, mereka memiliki hak untuk menerima tunjangan sesuai dengan aturan yang berlaku. Di sisi lain, mereka juga memiliki kewajiban untuk menjaga kepercayaan masyarakat dengan menggunakan anggaran secara bertanggung jawab. (*)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Leeds United ,Norwich City

    Strategi dan Persaingan di Piala FA: Leeds United vs Norwich City

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 123
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Piala FA 2025/2026 kembali memanas dengan pertandingan penting antara Leeds United dan Norwich City. Laga ini bukan hanya tentang tiket ke babak berikutnya, tetapi juga menjadi ujian bagi konsistensi tim-tim yang sedang menghadapi tekanan di kompetisi domestik. Dengan skenario yang saling berlawanan, pertandingan ini menjadi sorotan utama dalam dunia sepak bola Inggris. Kondisi […]

  • Kejutan Hari Pertama Kerja: Tarif Tol Ngawi-Kertosono Berbeda

    Kejutan Hari Pertama Kerja: Tarif Tol Ngawi-Kertosono Berbeda

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 161
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Akan ada kejutan pada hari pertama masuk kerja dan sekolah, (5/1/26) mendatang. Biaya tol Ngawi-Kertosono akan berbeda dari biasanya. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) akan mengumumkan penyesuaian atau kenaikan tarif. Kepala Perusahaan PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri, Arie Arianto, mengatakan bahwa penyesuaian tarif ini dilakukan sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 1441/KPTS/M/2025 […]

  • 5 tempat sewa motor di Pangandaran untuk liburan dan jalan-jalan, mulai dari Rp100 ribuan

    5 tempat sewa motor di Pangandaran untuk liburan dan jalan-jalan, mulai dari Rp100 ribuan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 172
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pangandaran merupakan salah satu tempat wisata andalan di Jawa Barat yang selalu ramai dikunjungi oleh para pengunjung, khususnya pada masa liburan dan hari besar nasional. Keindahan pemandangan pantai, akses yang mudah, serta berbagai macam aktivitas wisata membuat Pangandaran menjadi pilihan utama bagi keluarga maupun pelancong individu. Untuk menjelajahi kawasan wisata Pangandaran secara maksimal, diperlukan […]

  • Al Gharafa vs Tractor

    Prediksi Laga AFC Champions League Elite: Al Gharafa vs Tractor

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 126
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laga antara Al Gharafa dan Tractor dalam ajang AFC Champions League Elite 2026 menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan. Pertandingan ini akan digelar pada Selasa, 17 Februari 2026, dengan kick-off pada pukul 23.00 WIB. Kedua tim memiliki ambisi besar untuk meraih kemenangan, terutama karena posisi mereka di klasemen grup Wilayah Barat masih sangat […]

  • Kondisi Jamaah Umroh Ponorogo yang Tertahan di Arab Saudi

    Kondisi Jamaah Umroh Ponorogo yang Tertahan di Arab Saudi

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 104
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah jamaah umroh asal Ponorogo, Jawa Timur, masih terjebak di Jeddah, Arab Saudi. Keadaan ini terjadi setelah pemerintah AS melakukan serangan ke Iran, sehingga menyebabkan penghentian sementara penerbangan. Sebanyak 13 jamaah dari biro perjalanan umroh Al Marwah masih menunggu kepastian jadwal kepulangan mereka. Kepala Kantor Kementerian Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Ponorogo, Marjuni, mengonfirmasi […]

  • Wakapolri: Puslitbang Harus Urip, Jadi Api Perubahan Polri dan Motor Reformasi Berbasis Riset

    Wakapolri: Puslitbang Harus Urip, Jadi Api Perubahan Polri dan Motor Reformasi Berbasis Riset

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 218
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menegaskan bahwa Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri harus benar-benar urip — hidup, dinamis, dan menjadi api perubahan Polri. Ia menjelaskan, mengapa pasca dibentuknya Komisi Percepatan Reformasi Polri oleh Presiden Jenderal (Purn.) Prabowo Subianto, lembaga pertama yang […]

expand_less