Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Hearing Komisi C Buntu, Warga Bale Hinggil Masih Tanpa Listrik-Air

Hearing Komisi C Buntu, Warga Bale Hinggil Masih Tanpa Listrik-Air

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMRapat dengar pendapat (RDP) antara warga Apartemen Bale Hinggil, pengelola PT Tata Kelola Sarana (TKS), dan perwakilan Pemerintah Kota Surabaya yang dimediasi Komisi C DPRD kembali menemui jalan buntu. Selama lebih dari satu bulan, aliran listrik dan air bersih di puluhan unit apartemen masih terputus sejak 8 April 2024.

Ketua Bale Hinggil Community (BHC), Kristianto Sutanto, menegaskan bahwa mediasi sudah dilakukan berulang kali, tapi belum membuahkan hasil konkret.

“Komisi C sangat membantu warga, kami sangat berterima kasih atas fasilitasi yang dilakukan, terutama untuk hari ini. Tapi hasilnya tetap buntu. Satu bulan kami tanpa listrik dan air. Ini menyangkut kemanusiaan,” kata Kristianto, Senin (21/4).

Ia membeberkan bahwa warga sudah menyampaikan delapan tuntutan, termasuk kejelasan legalitas pengelola, keabsahan PPJB, hingga dugaan praktik ilegal dalam pengelolaan air bersih.

“Sertifikat induk apartemen dijaminkan ke bank oleh pengembang. Ini fatal! Kami sudah laporkan ke Polda. PT TKS pun sudah tidak memiliki dasar hukum untuk mengelola Bale Hinggil. Tapi mengapa pemkot belum bertindak?” tegas Kristianto.

Ia juga mengungkap adanya dugaan permainan dalam pemutusan layanan. Menurutnya, pemutusan dilakukan secara acak. Ada warga yang tetap diputus meski telah membayar, sementara yang belum membayar justru tidak kena sanksi.

“Ada hampir 200 unit yang disomasi, tapi yang diputus sekitar 50-an unit. Random. Ada indikasi pemaksaan, bahkan air dijual Rp10.000 per meter kubik oleh pengelola. PDAM kok bisa dijual seenaknya?” ujar Kristianto geram.

Kristianto menuding pengelola memaksakan isi PPJB yang tidak sesuai dengan UU No. 20 Tahun 2011 dan PP No. 13 Tahun 2021.

Delapan Sikap Warga Bale Hinggil:

  1. Menolak perpanjangan pengelolaan oleh PT TKS;

  2. Masa pengelolaan oleh pengembang berakhir 31 Desember 2024;

  3. PPJB dianggap cacat hukum dan bertentangan dengan UU Rumah Susun;

  4. SHMSRS belum diterbitkan;

  5. Sertifikat induk diagunkan ke Bank KB Bukopin;

  6. Biaya pengelolaan seharusnya masih tanggung jawab pengembang;

  7. Menuntut transparansi pembiayaan IPL;

  8. Menuntut penerbitan AJB dan SHMSRS secara sah.

Pemkot: Semua Butuh Itikad Baik

Kepala Bagian Hukum dan Kerja Sama Pemkot Surabaya, Sidharta Praditya Revienda Putra, menyebut permasalahan ini tak bisa diselesaikan jika masing-masing pihak bersikeras dengan tafsirnya sendiri.

“Walaupun sudah beberapa kali rapat, kalau tidak ada itikad baik, ya tidak selesai. Jalur hukum bisa ditempuh, tapi kalau tetap mempertahankan tafsir masing-masing, deadlock terus,” jelas Sidharta.

Ia menilai persoalan ini bukan hanya ranah hukum, tapi juga persoalan sosial dan komunikasi.

Komisi C Sarankan Minta Pendapat Jaksa Negara

Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Josiah Michael, menilai sengketa ini bersumber dari tafsir berbeda atas PPJB. Ia menyarankan agar para pihak meminta pendapat resmi dari Jaksa Pengacara Negara (JPN).

“Hearing ini deadlock karena masing-masing punya tafsir. Komisi C menyarankan minta pendapat dari JPN, apalagi menyangkut pemutusan air dan listrik,” ujar Josiah.

Ia juga mengkritik lemahnya regulasi apartemen di Indonesia. “Kekosongan hukum ini jadi sumber masalah. Pemkot juga kurang tegas mengawasi. Padahal ini bukan soal kecil. Bayangkan, warga sudah bayar lunas, tapi belum dapat sertifikat dan malah dimatikan listriknya,” ucapnya.

Warga Desak Pemkot Tegas

Kristianto mempertanyakan sikap Pemkot yang terkesan abai terhadap kasus ini, padahal dugaan pelanggaran oleh PT TKS sudah terang-terangan.

“Kalau CV kecil viral, langsung disegel. Tapi ini PT yang jelas-jelas ilegal kok belum ditindak? Ada apa dengan pemkot?” tutup Kristianto.

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak pengelola atau pengembang terkait desakan warga dan status hukum pengelolaan Bale Hinggil. (dk/dms)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Epstein

    Mengenal Siapakah Epstein: Fakta dan Kontroversi

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Siapakah Epstein? Jeffrey Epstein adalah seorang miliarder dan kepribadian kontroversial yang dikenal karena keterlibatannya dalam berbagai skandal kriminal, termasuk perdagangan manusia dan eksploitasi seksual. Lahir pada 20 Januari 1953, Epstein memulai karirnya dalam dunia keuangan dan berhasil membangun imperium bisnisnya sendiri. Namun, hidupnya yang glamor dibayangi oleh berbagai tuduhan serius. Kontroversi dan Penangkapan Epstein pertama […]

  • Polda Jatim Kembalikan Motor kepada Pemiliknya Usai Ditemukan Saat Operasi Sikat Semeru 2025

    Polda Jatim Kembalikan Motor kepada Pemiliknya Usai Ditemukan Saat Operasi Sikat Semeru 2025

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 154
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur menyerahkan kembali satu unit sepeda motor Honda Beat hasil pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor dalam Operasi Sikat Semeru 2025. Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Widi Atmok mengatakan pengembalian barang bukti kepada pemilik yang sah merupakan bentuk komitmen Polda Jawa Timur dalam memberikan pelayanan kepolisian yang […]

  • Kabupaten Mojokerto

    Pemindahan Ibu Kota Mojokerto Tidak Hanya Mojosari, Dua Kecamatan Lain Juga Dikaji

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 256
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Mojokerto mulai mempersiapkan rencana pemindahan ibu kota. Hal ini ditandai dengan sosialisasi mengenai prosedur pemindahan, perubahan nama ibu kota, serta pengadaan lahan untuk pembangunan pusat pemerintahan baru dalam acara sosialisasi di Smart Room Satya Bina Karya (SBK) pada Senin (25/8/2025). Sosialisasi diikuti oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, beserta Sekretaris Daerah Teguh […]

  • SAHAM DEWA Ekspor Jawa Timur CUAN MIDASX

    Cuan! Strategi Investasi Taipan Indonesia di Tengah Kekacauan Pasar Saham, Prajogo Pangestu Beli 90 Miliar Petrindo Jaya

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 36
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah situasi pasar saham yang sedang mengalami penurunan tajam, seorang taipan ternama di Indonesia, Prajogo Pangestu, melakukan langkah strategis dengan membeli saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Langkah ini dilakukan saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan hingga 8%, menunjukkan ketidakstabilan di pasar modal. Pemilikan Saham yang Meningkat Pesat Prajogo […]

  • Gunakan Sepeda Motor, Kapolres Semarang Laksanakan Patroli Dialogis Cegah Aksi Premanisme

    Gunakan Sepeda Motor, Kapolres Semarang Laksanakan Patroli Dialogis Cegah Aksi Premanisme

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 280
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menghadapi libur panjang ,Polres Semarang Polda Jateng menggelar Patroli di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy SIK. MSi mengatakan patroli yang dilaksanakan tersebut untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas. “Dalam rangkaian Operasi Aman Candi 2025, kami laksanakan patroli untuk antisipasi gangguan Kamtibmas,” kata AKBP Ratna Quratul Ainy di Alun – alun […]

  • Tidak Perlu ke Luar Negeri, Ini Wisata Lokal Hemat untuk Liburan Nataru Bersama Keluarga

    Tidak Perlu ke Luar Negeri, Ini Wisata Lokal Hemat untuk Liburan Nataru Bersama Keluarga

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) biasanya dikaitkan dengan rencana pergi ke luar negeri. Namun, biaya tiket, penginapan, dan kebutuhan lain yang tinggi sering membuat rencana tersebut harus dipertimbangkan kembali. Padahal, Indonesia memiliki berbagai tujuan wisata lokal yang tidak kalah menarik, lengkap, dan terjangkau. Dengan memilih tujuan wisata dalam negeri, liburan bersama keluarga tetap […]

expand_less