Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Erick Komala Usulkan Pembentukan Pansus DPRD Jatim Usut Kredit Fiktif Rp569 Miliar di Bank Jatim

Erick Komala Usulkan Pembentukan Pansus DPRD Jatim Usut Kredit Fiktif Rp569 Miliar di Bank Jatim

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, Erick Komala, angkat suara terkait kasus korupsi manipulasi pemberian kredit senilai Rp569 miliar di Bank Jatim Cabang Jakarta. Ia menilai kasus ini tidak boleh berhenti pada penetapan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta semata, melainkan harus diusut tuntas hingga ke akar-akarnya melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus) oleh DPRD Jatim.

“Sepanjang yang saya tahu, pada bulan Desember 2023 sudah keluar hasil audit yang menyebutkan adanya kredit bermasalah di Jakarta pada beberapa debitur,” kata Erick Komala, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kamis (17/4/2025).

Menurut Erick, setelah hasil audit itu terbit, seharusnya pihak direksi Bank Jatim segera mengambil tindakan tegas terhadap Kepala Cabang Bank Jatim Jakarta. Namun kenyataannya, justru masih ada debitur-debitur baru yang masuk dan kembali mengalami gagal bayar pada bulan-bulan berikutnya.

“Seharusnya pada bulan Desember 2023 saat ditemukan permasalahan kredit di Cabang Jakarta oleh auditor kantor pusat, direksi langsung menonaktifkan atau mengganti kepala cabangnya. Sehingga kejadian kredit fiktif ini tidak perlu terjadi,” tegasnya.

Erick mengusulkan pembentukan Pansus DPRD Jawa Timur sebagai langkah konkret untuk membongkar tuntas skandal ini. Ia menilai, pansus akan membuka tabir permasalahan secara menyeluruh dan memulihkan kepercayaan publik terhadap Bank Jatim.

“Pansus ini bertujuan agar permasalahan kredit fiktif di Bank Jatim jadi terang benderang. Masyarakat Jawa Timur khususnya nasabah Bank Jatim harus tahu apa yang sebenarnya terjadi. Kita tidak boleh membiarkan kepercayaan publik runtuh karena ulah segelintir pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Erick.

Lebih lanjut, Erick juga mempertanyakan integritas dan kepekaan para direksi terhadap situasi Bank Jatim. Ia menyoroti bahwa sebagian besar direksi bukan berasal dari internal Bank Jatim, yang menurutnya menjadi faktor lemahnya rasa kepemilikan terhadap perusahaan daerah tersebut.

“Direksi tidak punya kepekaan, tidak punya rasa memiliki Bank Jatim. Apa karena rata-rata mereka bukan dari dalam Bank Jatim? Ini menjadi pertanyaan besar. Padahal hasil audit Desember 2023 bisa menjadi early warning,” kritiknya.

Ia menambahkan, melalui pansus nantinya DPRD dapat mengetahui apakah laporan pertanggungjawaban kepala cabang mengenai kredit Rp500 miliar lebih itu telah diperiksa dan disetujui oleh direksi serta komisaris, atau justru tidak tercantum sama sekali.

“Karena laporan tersebut juga berkaitan dengan pembagian dividen. Jadi dari pansus akan ketahuan apakah direksi menerapkan prinsip kehati-hatian atau tidak dalam mengelola perusahaan,” terang Erick.

Kepada pihak Kejaksaan, Erick menyampaikan apresiasi atas langkah tegas dalam penanganan kasus ini. Namun ia menegaskan bahwa proses pengusutan di DPRD juga penting untuk menemukan kebenaran materiil dari sisi pengawasan dan manajerial.

“Saya apresiasi kepada Komisi C yang cukup responsif dan concern atas perkara ini. Tapi menurut saya, kalau hanya usulan pemberhentian kepala cabang dan kawan-kawan, maka masyarakat tidak akan mengetahui fakta secara utuh dan sejauh mana pihak yang terlibat,” pungkas Erick.

Ia menilai, jika langkah korektif tidak segera diambil, Bank Jatim sebagai BUMD andalan Jawa Timur akan kehilangan kepercayaan publik. “Sangat disayangkan sekali Bank Jatim bisa kurang hati-hati dalam melaksanakan SOP perbankan. Ini akan menimbulkan krisis kepercayaan terhadap masyarakat Jatim, khususnya terhadap bank kebanggaan Jawa Timur ini,” tutup Erick Komala.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • SIM Keliling Surabaya 24-29 November 2025, Lihat Jadwal dan Lokasi

    SIM Keliling Surabaya 24-29 November 2025, Lihat Jadwal dan Lokasi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satuan Lalu Lintas Polrestabes Surabaya menyediakanSIM kelilingdan SIM Cak Bhabin untuk warga yang ingin memperpanjang masa berlaku surat izin mengemudinya. Pada 24-29 November 2025, layanan SIM keliling tersedia di ITC Mallbagi warga yang berada di wilayah Polsek Tambaksari, Polsek Genteng, Polsek Simokerto, dan Polsek Tegalsari, Polsek Bubutan, Polsek Pabean Cantian, serta Polsek Kenjeran. Titik […]

  • Polda Jatim Pastikan Proses Identifikasi Korban Ponpes Al Khoziny Berjalan Maksimal, 17 Korban Telah Teridentifikasi

    Polda Jatim Pastikan Proses Identifikasi Korban Ponpes Al Khoziny Berjalan Maksimal, 17 Korban Telah Teridentifikasi

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 177
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polda Jawa Timur menyampaikan perkembangan terbaru proses identifikasi korban robohnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo di Posko Disaster Victim Identification (DVI) RS Bhayangkara Surabaya,Senin (6/10/2025). Hingga saat ini, tim DVI Polda Jatim telah berhasil mengidentifikasi 17 korban dari total 59 kantong jenazah yang diterima. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes […]

  • Awali Tugas Baru Kapolres Situbondo Silaturahmi ke Pokdarkamtibmas Perkuat Sinergitas

    Awali Tugas Baru Kapolres Situbondo Silaturahmi ke Pokdarkamtibmas Perkuat Sinergitas

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bulan pertama bertugas sebagai Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie terus mengisi kegiatannya dengan silaturahmi ke jajaran pemerintahan Kabupaten Situbondo dan Instansi samping serta Tokoh Ulama, Tokoh Masyarakat termasuk Pokdarkamtibmas. AKBP Bayu Anuwar yang sebelumnya adalah Pamen Kortastipidkor Polri di Mabes Polri itu mengatakan kegiatan silaturahmi diawal tugasnya untuk menjaga sinergitas dan soliditas […]

  • Dana Pemda Mengendap, Berapa Milik Surabaya?

    Dana Pemda Mengendap, Berapa Milik Surabaya?

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 220
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa soal tumpukan dana pemerintah daerah yang masih mengendap di bank menjadi sorotan tajam terhadap efektivitas belanja daerah. Hingga akhir September 2025, jumlah dana yang tersimpan di perbankan disebut mencapai Rp234 triliun, angka fantastis yang menunjukkan masih lambatnya penyerapan anggaran di berbagai daerah. “Data Bank Indonesia per 15 […]

  • Aksi Tawuran Viral di Surabaya Gegerkan Warga, Diduga Akibat Sengketa Tanah

    Aksi Tawuran Viral di Surabaya Gegerkan Warga, Diduga Akibat Sengketa Tanah

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 220
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Warga Surabaya dikejutkan oleh tawuran yang terjadi di Jalan Embong Malang pada dini hari Minggu (24/8). Kejadian ini terekam oleh kamera penduduk dan menyebar luas di media sosial. Di dalam video yang beredar di internet, terjadi pergulatan antar kelompok di dekat Hotel JW Marriott. Perkelahian terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Teriakan dan lemparan benda […]

  • Pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Timur: Infrastruktur Pendidikan untuk Masa Depan Generasi Muda

    Pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Timur: Infrastruktur Pendidikan untuk Masa Depan Generasi Muda

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembangunan infrastruktur yang layak dan memadai. Salah satu proyek besar yang sedang berjalan adalah pembangunan lima Sekolah Rakyat (SR) permanen di Jawa Timur. Proyek ini menempati lima lokasi strategis, yaitu Kabupaten Gresik, Tuban, Sampang, Jombang, serta Kota Surabaya. Dengan anggaran sebesar Rp 1,165 triliun, proyek ini […]

expand_less