Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Geger Temuan Mayat di Kamar Kos Mojosari! Diduga Meninggal karena Sakit

Geger Temuan Mayat di Kamar Kos Mojosari! Diduga Meninggal karena Sakit

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Warga Sawahan Gang 3, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mojosari, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat di sebuah kamar kos pada Senin (3/2/2025) pagi. Korban diketahui bernama Subakir (56), seorang pedagang bakso asal Malang yang tinggal seorang diri di tempat tersebut.

Peristiwa ini terungkap setelah seorang warga, Yuli Sulistyowati (43), mencium bau menyengat dari arah kamar korban. Merasa curiga karena korban tidak terlihat keluar selama empat hari, Yuli segera menghubungi M. Taufiq Hardianto (45), pemilik kos, untuk membuka kamar tersebut secara paksa.

Saat pintu berhasil dibuka, keduanya dibuat kaget. Subakir ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, sementara tubuhnya sudah mengeluarkan bau menyengat. Menyadari kejadian ini, kedua saksi segera melaporkan temuan tersebut ke Polsek Mojosari untuk ditindaklanjuti.

Kapolsek Mojosari, Kompol Purnomo, membenarkan peristiwa ini dan memastikan pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dugaan sementara, korban meninggal karena sakit yang dideritanya. Namun, untuk memastikan penyebab kematiannya, kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kompol Purnomo kepada awak media.

Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi, polisi berkoordinasi dengan pihak keluarga korban untuk proses evakuasi dan pemulasaraan jenazah. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan memutuskan untuk membawa jenazah ke kampung halamannya di Malang.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi warga sekitar untuk lebih peduli dengan lingkungan, terutama terhadap penghuni kos yang tinggal sendirian. Jika ada tanda-tanda mencurigakan, masyarakat diimbau untuk segera melaporkan ke pihak berwenang guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.(Dk/di)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Keracunan Massal di Tuban dan Bojonegoro

    Temuan Ulat Hingga Siswa Keracunan, Program MBG Presiden Prabowo di Tuban Dikritik

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Program Makan Bergizi Gratis di Tuban Diuji Kualitasnya Setelah Insiden Keracunan dan Ulat dalam Makanan DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah insiden serius menggoyang program makan bergizi gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Tuban. Dalam rentang waktu singkat, dua lokasi berbeda melaporkan masalah kesehatan yang menimpa siswa, mulai dari keracunan hingga temuan ulat sayur dalam […]

  • Pemkab Trenggalek Bebaskan Retribusi di Area Parkir Khusus, Ini Penjelasannya

    Pemkab Trenggalek Bebaskan Retribusi di Area Parkir Khusus, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Pemkab Trenggalek Berikan Kebijakan Baru untuk Meningkatkan Kenyamanan Warga DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek mengambil langkah strategis dalam meningkatkan kenyamanan masyarakat dan memperbaiki kondisi lalu lintas di wilayah tersebut. Salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah penghapusan retribusi di beberapa kawasan parkir khusus. Keputusan ini mulai berlaku sejak hari ini dan akan dievaluasi secara berkala. Bupati […]

  • Peter De Roo Akui Kalah Hadapi Eduardo Perez, Persebaya Surabaya Bawa Persis Solo ke Jurang Degradasi

    Peter De Roo Akui Kalah Hadapi Eduardo Perez, Persebaya Surabaya Bawa Persis Solo ke Jurang Degradasi

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 163
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Persis Solo harus menerima kekalahan di Stadion Gelora Bung Tomo, malam Minggu, setelah kalah 2-1 dari Persebaya Surabaya dalam pertandingan pekan ke-11 Super League 2025/2026. Kekalahan ini tidak hanya membuat Laskar Sambernyawa pulang tanpa mendapatkan poin, tetapi juga membawa mereka semakin dekat dengan zona degradasi. Pelatih Persis Solo, Peter De Roo, mengakui bahwa timnya […]

  • Jelang Nataru, DPRD Sebut PDT KBS Telah Persiapkan Layanan Dan Infrastruktur

    Jelang Nataru, DPRD Sebut PDT KBS Telah Persiapkan Layanan Dan Infrastruktur

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 230
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi B DPRD Surabaya yang membidangi perekonomian dan keuangan menyebutkan bahwa Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS)telah mempersiapkan dalam menghadapi momen libur natal 2024 dan tahun baru 2025. Anggota Komisi B DPRD Surabaya Bagas Iman Waluyo, mengatakan bahwa ada beberapa upaya yang telah dilakukan oleh KBS baik secara layanan maupun […]

  • Kegiatan Ferdy Sambo di Balik Jeruji, Isi Khutbah Mantan Jenderal

    Kegiatan Ferdy Sambo di Balik Jeruji, Isi Khutbah Mantan Jenderal

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Setelah lama tidak ada kabar, keadaan Ferdy Sambo di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, mulai diketahui. Seorang mantan perwira polisi yang dihukum seumur hidup akibat terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap ajudannya, Nofriansyah Yosua Hutabarat, kini menjalani masa tahanan dengan kegiatan yang berbeda dibandingkan sebelumnya. Selama menjalani hukuman di balik jeruji besi, Ferdy Sambo […]

  • Kemnaker Hapus Kriteria Diskriminatif: Tidak Cantik Tetap Bisa Kerja

    Kemnaker Hapus Kriteria Diskriminatif: Tidak Cantik Tetap Bisa Kerja

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Perubahan Penting dalam Prosedur Rekrutmen Pekerja di Indonesia DIAGRAMKOTA.COM – Selama beberapa tahun terakhir, banyak pencari kerja di Indonesia mengeluhkan adanya syarat-syarat yang dinilai tidak masuk akal dalam proses rekrutmen. Beberapa contohnya adalah kriteria seperti penampilan menarik, tinggi badan minimal, atau bahkan status pernikahan yang harus single. Praktik ini sering kali dianggap diskriminatif karena mengabaikan kemampuan […]

expand_less