Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Dishub Surabaya Gagal Penuhi Target Retribusi Parkir, Komisi B Sampaikan Keprihatinan

Dishub Surabaya Gagal Penuhi Target Retribusi Parkir, Komisi B Sampaikan Keprihatinan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMKomisi B DPRD Surabaya yang membidangi perekonomian kembali menggelar rapat evaluasi dan monitoring dengan beberapa stakeholder, yang salah satunya adalah Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya. Kamis (19/12/2024)

Agung Prasodjo anggota Komisi B DPRD Surabaya dari fraksi Golkar menerangkan bahwa pihaknya sedang menyoroti soal pendapatan dari sektor retribusi parkir Tepi Jalan Umum (TJU) yang selama ini dikelola oleh Dishub.

Menurutnya, hasil dan target yang disampaikan pada hari ini secara prinsip tidak ada perubahan yang signifikan dibanding beberapa tahun sebelumnya, padahal situasi dan kondisi jalan di Kota Surabaya telah banyak berubah. Demikian juga dengan jumlah kendaraannya.

“Dari target dari TAPD Pemkot adalah 59 Miliar ternyata hanya bisa tercapai 25 Miliar, yang angka ini masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Sepertinya ini angka aman. Padahal kalau dihitung secara matematis, harusnya ada penambahan,” terangnya kepada sejumlah awak media usai rapat berlangsung.

Sebagai contoh, kata Agung, jumlah penduduk Kota Surabaya sudah menyentuh angka 3 Juta. Kalau pagi sampai sore Surabaya bisa mencapai 6 Juta orang, karena banyak juga yang  datang dari daerah sekitar Surabaya. Kalau diambil 10% saja pemilik kendaraan maka ketemu 600 Ribu kendaraan roda 2 yang beroperasi di Surabaya, belum yang jenis mobil dll.

“Itu kalau hanya berdasarkan data penduduk, padahal jika siang hari bisa mencapai lebih dari 6 Juta orang yang beraktifitas di Kota Surabaya, karena banyak yang datang dari beberapa wilayah penyangga seperti Gresik, Sidoarjo, Pasuruan dan Mojokerto serta Bangkalan, untuk keperluan bekerja,” tandasnya.

Atas dasar inilah, Agung mengatakan jika sumber daya manusia (SDM ) Dishub Kota Surabaya yang membidangi retribusi parkir jalan umum belum menunjukkan kinerja yang maksimal, sebagaimana yang diharapkan, sehingga belum bisa meminimalisir kebocoran.

“Teman-teman (bidang retribusi parkir TJU Dishub-red) ini belum ‘fight’ dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Pelaksanaan di lapangan masih menunggu laporan dari petugas atau jukirnya. Harusnya mereka ini sudah membuat sistem yang baru,” harapnya.

Menurutnya, satuan kerjanya Dishub harus mulai proaktif untuk mendatangi lokasi parkir secara periodik, karena jika bicara parkir kendaraan itu sifatnya insidentil atau secara waktu hanya temporary.

“Kalau satu titik dalam satu hari setorannya ke dishub hanya 100 ribu, itu kan hanya untuk 20 mobil dan beberapa jam, padahal dalam satu hari bisa beberapa kali kendaraan yang parkir. Jadi di lapangan itu sangat bocor, maka yang harus diubah adalah sistem dan sdm nya, terutama yang dilapangan. Jangan males gerak (mager),” tegasnya.

Diakhir paparannya, Agung dengan tegas mengatakan bahwa pihaknya akan terus memelototi pendapatan dari sektor retribusi parkir jalan umum di tahun 2025, karena saat ini masih paroduk lama artinya timbang terima kita di Komisi B yang baru untuk bulan Agustus ke Desember.

“Maka saya ingatkan bahwa untuk tahun depan (2025) akan kita pelototi terus dan kita lecut,” pungkasnya.

Merespon hasil evaluasi Komisi B DPRD Surabaya, Trio wahyu wibowo Sekretaris Dishub Kota Surabaya mengatakan jika pihaknya akan berusaha untuk mengejar target di bulan Desember 2024.

“Target di 31 Desember nanti Capaian target kami 48 persen atau sekira 49 Miliar. Jadi ada beberapa retribusi parkir kami yang belum sesuai target yang salah satunya adalah retribusi parkir TJU,” jawabnya saat di konfirmasi sejumlah awak media.

Namun dengan beberapa arahan dan masukan dari Komisi B, kata Trio, pihaknya akan berusaha unutk mengejar capaian sesuai target yakni diploting target 102 Miliar untuk tahun 2025.

“Komisi B mendorong kami agar meningkatkan kinerja pengawasan, kemudian diminta untuk mendahulukan jenis roda empat dengan sisitem tiping seperti di Tol. Selanjutnya juga soal penataan area parkir roda dua di sekitar RS Soewandhi,” tuturnya.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tempat Camping Terbaik Di Bali

    Tempat Camping Terbaik Di Bali

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 228
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tempat camping terbaik di BaliBagi para petualang dan pecinta alam, Bali menawarkan pengalaman camping yang tak terlupakan dengan pemandangan alam yang menakjubkan. Dari pegunungan yang megah hingga tepi danau yang tenang, berikut adalah beberapa rekomendasi tempat camping terbaik di Bali yang wajib Anda coba: 1. Danau Tamblingan: Kedamaian di Tengah Hutan Belantara Terletak […]

  • Kereta Cepat Whoosh Diperluas ke Surabaya, DPRD Jatim Dorong Keterjangkauan dan Efektivitas

    Kereta Cepat Whoosh Diperluas ke Surabaya, DPRD Jatim Dorong Keterjangkauan dan Efektivitas

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 256
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Rencana pemerintah untuk memperpanjang jalur kereta cepat Whoosh dari Jakarta-Bandung hingga Surabaya menuai respons positif dari DPRD Provinsi Jawa Timur. Salah satu dukungan datang dari anggota DPRD Jatim Dapil Surabaya, Lilik Hendarwati, yang menilai proyek tersebut sebagai langkah strategis dalam mendorong kemajuan infrastruktur, efisiensi transportasi, dan pertumbuhan sektor riil di wilayah timur Pulau […]

  • Resident Evil Requiem

    Pengaruh Keputusan Akhir dalam Resident Evil Requiem

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 150
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Resident Evil Requiem, salah satu judul terbaru dari seri survival horror legendaris Capcom, menawarkan pengalaman bermain yang mendalam dan penuh tantangan. Salah satu aspek paling menarik dari game ini adalah akhir cerita yang bisa berbeda-beda tergantung pada pilihan pemain. Dua akhir utama yang muncul adalah “Destruction Ending” dan “Hope Ending”, masing-masing dengan konsekuensi […]

  • Polres Tulungagung dan BRI Berbagi Takjil, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

    Polres Tulungagung dan BRI Berbagi Takjil, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 223
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Suasana Ramadan semakin terasa di Tulungagung dengan aksi sosial yang dilakukan Polres Tulungagung bersama Bank BRI Tulungagung pada Selasa, 25 Maret 2025. Dalam semangat berbagi, kedua pihak bersinergi membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas di depan Kantor Bank BRI Tulungagung. Kegiatan ini menyasar pengendara, pejalan kaki, serta warga yang membutuhkan menjelang waktu berbuka […]

  • Long Weekend, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Gelar Patroli Skala Besar Gabungan TNI Polri

    Long Weekend, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Gelar Patroli Skala Besar Gabungan TNI Polri

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 249
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Pelabuhan Tanjung Perak melaksanakan patroli skala besar. Patroli ini melibatkan polisi, TNI, hingga Pemkot Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama libur panjang. Patroli gabungan skala besar ini digelar secara rutin oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak terutama saat akhir pekan. Selain secara mobile, pihak kepolisian juga […]

  • Hotel di Jawa Timur,Libur Nataru 2025/2026

    Tingkat Hunian Hotel di Jawa Timur Mencapai 95% Selama Libur Nataru 2025/2026

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 112
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 memberikan angin segar bagi industri perhotelan di Jawa Timur. Data terbaru menunjukkan bahwa tingkat okupansi kamar hotel mencapai 95%, melebihi target yang sebelumnya ditetapkan. Angka ini menjadi indikasi kuat bahwa minat masyarakat untuk berwisata meningkat, terutama setelah beberapa tahun terakhir dihantam oleh tantangan ekonomi dan pandemi. Peningkatan […]

expand_less