Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Sembilan Profesor Baru UNESA: Dorong Inovasi dan Pendidikan Berkelanjutan

Sembilan Profesor Baru UNESA: Dorong Inovasi dan Pendidikan Berkelanjutan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM — Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menambah jajaran guru besarnya. Pada Selasa, 29 Oktober 2024, sembilan profesor resmi dilantik dalam Rapat Terbuka Senat Akademik yang berlangsung di Gedung Pertunjukan Sawunggaling, Kampus 2 Lidah Wetan, Surabaya. Ini merupakan gelombang pertama pengukuhan profesor tahun 2024. Pengukuhan tahap kedua akan dilaksanakan awal November, dengan 11 profesor yang sudah siap, sementara 18 lainnya masih dalam tahap persiapan.

“Gelombang pertama ini ada 9 profesor, bulan depan ada 11 lagi, dan sekitar 18 lagi dalam proses pengajuan. Semoga semua berjalan lancar,” kata Rektor UNESA, Nurhasan, yang akrab disapa Cak Hasan.

Menurutnya, pencapaian sebagai guru besar bukan hal mudah karena banyak syarat yang harus dipenuhi. Namun, UNESA berkomitmen terus memperbanyak jumlah profesor melalui program percepatan. “Dosen yang memenuhi kualifikasi kami dorong untuk segera mengajukan guru besar. Kami fasilitasi dengan pendampingan melalui tim percepatan, yang terdiri dari guru besar senior. Kami juga memberikan insentif bagi dosen yang berhasil mempublikasikan karya ilmiah di jurnal bereputasi,” jelasnya.

Cak Hasan berharap, bertambahnya guru besar ini dapat menjadi semangat baru bagi UNESA dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi serta memperkuat riset, publikasi, dan inovasi di lingkungan kampus.

Daftar Guru Besar Baru dari Beragam Bidang Keilmuan

Sembilan guru besar yang dilantik di gelombang pertama ini berasal dari berbagai bidang keilmuan. Di antaranya:

  1. Prof. Endang Pudjiastuti Sartinah: Bidang Bimbingan dan Konseling Anak Berkebutuhan Khusus. Orasi ilmiahnya berjudul Peran Strategis Bimbingan dan Konseling Anak Berkebutuhan Khusus: Mewujudkan Pendidikan Inklusif yang Holistik.
  2. Prof. Abadi: Bidang Matematika Terapan (Sistem Dinamik). Ia memaparkan Sistem Dinamik dan Penerapannya dalam Bidang Mekanika, Penyebaran Penyakit Menular, dan Interaksi Populasi.
  3. Prof. Raden Roro Nanik Setyowati: Bidang Sosiologi Pendidikan. Orasi ilmiahnya berjudul Pendekatan Humanis dalam Mengantisipasi Kekerasan Suporter dalam Sepak Bola (Studi Kasus Suporter Bonek Surabaya).
  4. Prof. Himawan Wismanadi: Bidang Analisis Kondisi Fisik Bulu Tangkis, dengan orasi ilmiah berjudul Pengembangan Program Pelatihan Fisik Bayangan Bulu Tangkis dan Pengurangan Masa Istirahat untuk Meningkatkan Power, Kecepatan Reaksi, dan Pemulihan.
  5. Prof. Achmad Imam Agung: Bidang Pendidikan Kewirausahaan Teknik Elektro. Ia menyampaikan orasi ilmiah berjudul Faktor-faktor yang Mempengaruhi Niat Berwirausaha di Indonesia: Persepsi terhadap Pendidikan Kejuruan Siswa SMA.
  6. Prof. Setiyo Hartoto: Bidang Pembelajaran Tenis Lapangan. Orasi ilmiahnya bertema Model Gaya Kepemimpinan terhadap Peningkatan Komitmen dan Keterampilan Bermain pada Atlet Tenis Mahasiswa.
  7. Prof. Bachtiar Syaiful Bachri: Bidang Pengembangan Kurikulum, dengan orasi Tantangan Pengembangan Kurikulum di Era Post-Modern.
  8. Prof. Lilik Anifah: Bidang Kecerdasan Buatan (Pattern Recognition). Orasi ilmiahnya berjudul Pattern Recognition Intelligence sebagai Decision Support Systems: Kajian Empiris dan Implementasi.
  9. Prof. Dwi Cahyo Kartiko: Bidang Pembelajaran Bola Basket, dengan orasi berjudul Revitalisasi Pedagogi dan Eskalasi Kompetensi Bola Basket: Integrasi Functional Strength Training Atlet Muda. (dk/nw)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Pasuruan Salurkan Bansos untuk Warga Terdampak Sambaran Petir di Desa Cowek

    Polres Pasuruan Salurkan Bansos untuk Warga Terdampak Sambaran Petir di Desa Cowek

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 145
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Polres Pasuruan melalui Polsek Purwodadi menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada warga Dusun Sempuh, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, yang rumahnya rusak akibat sambaran petir. Penyaluran bantuan dilakukan pada Senin (15/12/2025). Bantuan diserahkan langsung oleh Kapolsek Purwodadi Iptu Sugiardi Prianto bersama jajaran, sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli […]

  • Prabowo Ungkap Alasan Bentuk Kementerian Haji: Permintaan Langsung dari Pemerintah Arab Saudi

    Prabowo Ungkap Alasan Bentuk Kementerian Haji: Permintaan Langsung dari Pemerintah Arab Saudi

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Penjelasan Presiden Prabowo tentang Pembentukan Kementerian Haji Presiden Prabowo Subianto, dalam sidang kabinet yang diadakan di Istana Negara Jakarta, menjelaskan alasan pemerintah membentuk Kementerian Haji dalam struktur pemerintahan. Menurutnya, keputusan ini bukan dilakukan secara tiba-tiba, melainkan sebagai bentuk penyesuaian terhadap permintaan langsung dari Pemerintah Arab Saudi. “Kita mendirikan Kementerian Haji atas dasar permintaan dari pihak […]

  • Kurir narkotika golongan 1 sabu sabu seberat 30kg

    Saya Bukan Dalangnya, Terdakwa Kasus 30 Kg Sabu Bacakan Pledoi dengan Penuh Harap Minta Keringanan Hukuman

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 297
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Dengan suara bergetar dan mata yang nyaris berlinang air mata, Iyek, terdakwa kasus peredaran sabu seberat 30 kilogram, membacakan nota pembelaan (pledoi) di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo, Selasa (22/4/2025). Warga Sampang, Madura itu memohon belas kasihan atas tuntutan hukuman penjara seumur hidup yang dijatuhkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri […]

  • Trump Menghadapi Kenaikan Harga Minyak di Tengah Ketegangan AS-Iran

    Trump Menghadapi Kenaikan Harga Minyak di Tengah Ketegangan AS-Iran

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 52
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Harga minyak mentah mengalami kenaikan tajam pada akhir pekan lalu, dengan kontrak minyak mentah Brent bulan Juni sempat mencapai level tertinggi dalam empat tahun. Pada hari Jumat, harga minyak bergerak naik meskipun sebelumnya mengalami fluktuasi yang cukup besar. Pergerakan ini terjadi di tengah ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, yang memicu kekhawatiran pasar […]

  • 12 Ribu ASN Program Kampung Pancasila: Membangun Solidaritas Sosial di Tingkat Akar Rumput

    12 Ribu ASN Program Kampung Pancasila: Membangun Solidaritas Sosial di Tingkat Akar Rumput

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 43
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota yang dikenal dengan semangat gotong royongnya, kini menghadirkan inisiatif baru untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila di tingkat masyarakat. Program Kampung Pancasila 2026 menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam membangun solidaritas sosial dan pemberdayaan masyarakat. Dengan melibatkan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pemuda, program ini bertujuan menciptakan lingkungan yang […]

  • Mengenal Super Flu, Wabah Baru yang Muncul di Indonesia

    Mengenal Super Flu, Wabah Baru yang Muncul di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 173
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Setelah pandemi Covid-19, ancaman wabah kembali menghantui Indonesia. Super Flu, penyakit pernapasan dengan tingkat penularan tinggi, kini dilaporkan mulai muncul dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Varian virus Influenza A (H3N2) subclade K yang dikenal sebagai ‘super flu‘ disebut bisa memicu gejala yang lebih berat dan berisiko komplikasi, utamanya pada kelompok rentan. Meski masih tergolong influenza musiman, […]

expand_less